“Seperti Kebakaran Jenggot” Gubernur Banten Andra Soni Melakukan Moratorium Ijin Tambang.

POSTJKT.COM | BANTEN–Gubernur Banten Andra Soni mengumumkan kebijakan moratorium penerbitan Izin Usaha Pertambangan (IUP) baru untuk menjamin keselamatan warga dan kelestarian lingkungan. Langkah ini diambil setelah terjadi beberapa bencana alam di Banten, seperti banjir dan tanah longsor, yang dipengaruhi oleh kondisi alam dan aktivitas pertambangan.

Andra Soni menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan instansi terkait untuk mitigasi bencana dan penataan ruang yang lebih adaptif terhadap perubahan iklim. Pemprov Banten juga telah membentuk Satgas Pengendalian Banjir untuk menangani permasalahan banjir di wilayah Banten.

Banjir dilingkungan sekolahΒ 

Para pecinta Lingkungan, berpendapat bahwa kebijakan tersebut seperti pahlawan kesiangan, setelah begitu banyak bencana yang menimpa Wilayah Banten, baru ada Moratorium. Seharusnya sudah di prediksi sejak awal, jangan tunggu bencana dulu baru Moratorium.” Seharusnya sudah dilakukan mitigasi sejak awal, karna cuaca dapat diprediksi”Β  “pungkasnya.

 

 

Red.

HUJAN DISERTAI ANGIN PUTING BELIUNG MEMPORAK PORANDAKAN PEMUKIMAN WARGA CIKUYA TANGERANG

POSTJKT.COMΒ  Β | Tangerang__Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Drs. H Achmad TaufikΒ  ( BPBD KAB. TANGERANGΒ  )Melalui pesan whatsapp mengirimkanΒ  Laporan kedaruratan dari Rembang Bandung, Pos Cisoka, Kabupaten Tangerang, menyebutkan bahwa telah terjadi pohon tumbang yang menghalangi jalan di Perum Adiyasa, Desa Cikuya, Kecamatan Solear, akibat angin puting beliung pada Kamis, 22 Januari 2026, pukul 17.00 WIB sore hari. Menurut keteragan yang berugas ditempat kejadian Kronologis Kejadian
Angin puting beliung menerjang kios-kios pedagang kaki lima, menyebabkan pohon tumbang dan menghalangi jalan.

Untuk membantu warga terdampak bantuan dari BPBDΒ  segera diterjunkan , sebanyak – 5 personil dan 1 unit mobil Damkar Cisoka telah dikirim ke lokasi kejadian. Dan sampai saat berita ini dirilis – Penanganan masih berlangsung, untuk mengantisipasi kejadian yang tidak diharapkan.

 

Dampak dari terjangan angin puting beliung banyak , pohon tumbang dan atap rumah yang rusak. Kios-kios pedagang kaki lima juga rusak parah diterjang angin hingga merubuh beberapa rumah warga.

Terjangan angin kencang disertai hujan menyebabkan genteng dan atap seng rumah warga beterbangan. Bahkan, sebuah warung nasi uduk milik Ibu Juju dilaporkan rata dengan tanah akibat tak mampu menahan kuatnya angin puting beliung.

Ketua RT 002/07, Nasori, mengatakan berdasarkan pendataan sementara, sebanyak 21 rumah warga mengalami kerusakan dengan kategori berat, sedang, hingga ringan.

β€œKerusakan cukup parah, ada rumah yang atapnya habis terbawa angin. Kami berharap pemerintah segera memberikan bantuan agar rumah warga bisa diperbaiki kembali,” ujar Nasori di lokasi kejadian

 

KerugianΒ  warga terdampak belum dapat dipastikan secara akuarat karna masih perlu pendataan. Tidak ada korban jiwa, hanya saja pada saat kejadian ada warga tertipa benda asbesΒ  , plafon rumah.

Perumahan Adiyasa solearΒ 

Unsur yang terlibat yang diterjukan oleh pemerintah daerah antara lainΒ 
– BPBD Kab. Tangerang Pos Cisoka
– Perangkat Kec. Solear
– Perangkat Desa Cikuya
– Babinsa Cikuya
– Tagana

 

 

Redaksi: purba

Bupati Tangerang Kunjungi Rumah Roboh Warga Akibat Hujan dan Angin di Kecamatan Kresek

Bupati Tangerang Kunjungi Rumah Roboh Warga Akibat Hujan dan Angin di Kresek

Foto prokompinda kab.Tangerang

POSTJKT.COM | Tangerang,β€”Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mengunjungi rumah Ibu Sati (63), seorang janda warga Desa Talok, Kecamatan Kresek, yang roboh akibat hujan deras disertai angin kencang, beberapa hari yang lalu. Rabu, (14/1/26).

Pada kunjungannya tersebut, Bupati Maesyal Rasyid yang didampingi anggota DPRD, Camat Kresek, Kades beserta perangkat Desa Talok meninjau langsung kondisi rumah Ibu SatiΒ  dan memberikan bantuan pembangunan ulang rumah yang mengalami kerusakan parah akibat hujan yang terus-menerus dan terpaan angin.

Bupati Maesyal Rasyid menyampaikan bahwa rumah Ibu Sati yang roboh perlu segera diperbaiki secara gotong royong seluruh pihak agar dapat kembali layak huni.

β€œIni rumah Bu Sati yang pada hari Senin terkena hujan dan angin hingga roboh. Alhamdulillah hari ini kami datang bersama dewan, Pak Camat, Pak Lurah, dan warga untuk bergotong royong agar rumah ini bisa segera dibangun kembali, sehingga ibu tidak kehujanan lagi dan nyaman ditinggali,” ujar Bupati Maesyal Rasyid.

Dia menekankan bahwa perbaikan rumah Bu Sati tidak hanya difokuskan pada bangunan fisik semata, tetapi juga perlunya panataan agar rumahnya bisa lebih sehat dan layak huni serta nyaman.

β€œNanti rumahnya akan ditata supaya lebih sehat, ada ventilasi, kamar mandi, dan kamar tidur, sehingga bersih dan sehat. Mudah-mudahan ini bermanfaat bagi Bu Sati, keluarganya, dan juga masyarakat sekitar,” tambahnya.

Pihaknya mengimbau seluruh jajaran kecamatan dan desa untuk terus meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan menghadapi musim penghujan yang berpotensi menimbulkan bencana. Ia juga meminta Camat, Kades, RW dan warga untuk menjaga kebersihan lingkungan, terutama tidak membuang sampah sembarangan serta mengaktifkan kembali kerja bakti pembersihan saluran air agar tetap berfungsi dengan baik.

Foto Bupati Memberikan Piala Ke Camat Kelapa Dua Dadang S

 

 

Baca selengkapnya