Warga sangat kecewa terhadap pemdes, karena jalan yang hari yang di lalui warga setempat tak kujung di betulin.
Kini para warga akan ancang-ancang demo, tetapi di halang-halangi.
Ia sudah lama dan bahkan sudah bosan di janjikan oleh pemdes dan camat Jambe.
“Kami harap tahun 2024 ini janji bupati tangerang terlaksana janji, bupati yang baru”, katanya Badru (45) warga setempat.
Menurut Badru, kalau tahun ini juga tidak ada tindakan lagi, maka jangankan salahkan warga melakukan tindakan.
Miris, jalan Penghubung 2 Desa yakni Desa Tapos dan Desa Bantar Panjang Kecamatan Tigaraksa Kabupaten Tangerang kondisinya rusak memprihatinkan, kamis (18/01).
Puluhan dan bisa ratusan tahun (bahkan bisa sejak jaman Penjajahan Belanda) tak juga dibangun Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Tangerang.
Kepala Desa (Kades) Bantar Panjang Ujang menyatakan pihaknya sudah berulang kali mengajukan permohonan pembangunan jalan tersebut ke TAPD Kabupaten Tangerang.
Namun belum direspons padahal akses jalan itu menghubungkan 2 desa yang manfaatnya sangat besar untuk menunjang peningkatan perekonomian masyarakatnya.
“Selain sangat menunjang perekonomian warga 2 wilayah desa manfaat jalan itu juga sangat besar karena ada Tempat Pemakaman Umum (TPU) yang dipakai pemakaman warga 3 desa yaitu Bantar Panjang, Tapos, dan Jambe.
Dan memerlukan akses sarana transportasi yang layak hampir setiap hari ada yang dimakamkan,” ucap Kades Ujang, Kamis (18/01/2024).
Diungkapkan Kades Ujang, pihaknya sudah berulang kali mengajukan surat permohonan untuk pembangunan jalan tersebut terakhir surat dikirim bulan Oktober 2023.
Karena waktu itu ada harapan bisa masuk ke ABT tahun 2023 tapi ternyata belum direspons.
“Kami dari pemdes Bantar Panjang saat ini lagi gencar membangun sarana infrastruktur tapi terbentur anggaran sehingga tidak bisa dialokasikan.
Untuk bangun jalan tersebut. Semoga Pemda Kabupaten bisa segera respons ajuan kami,” kata Kades Ujang.
Foto ; Jalan Penghubung Desa Tapos dan Desa Bantar panjang Kecamatan Tigaraksa
Pernyataan Kades Bantar Panjang juga diperkuat Ustadz Andi salah satu tokoh masyarakat Desa Bantar panjang yang tinggal dan memiliki Ponpes Salafi disekitar jalan Penghubung Desa Tapos dan Desa Bantar panjang.
Menurutnya sejak lama jalan menuju TPU itu belum pernah dibangun pemerintah dan kondisinya rusak tidak layak dilewati kendaraan mobil.
“Semoga pemerintah segera membangun jalan itu karena selain sangat bermanfaat untuk warga juga melancarkan akses jalan menuju TPU yang hampir setiap hari siang dan malam.
Ada yang memakamkan anggota keluarganya yang wafat,” ucap Ustadz Andi serius.
Ketua Rw 01 dan pengurusnya di kukuhkan oleh lurah kelapa dua bertempat di Kantor Rw 01 kampung Kelapa Dua. (17.01.2024).
Dalam pengukuhan teraebut hadir lurah kelapa dua, sekertaris kelurahan, kasi pemerintah, kasi Pol PP, kasi ekonomi dan kasi pembangunan, pengukuhan ini di lakukan untuk masa bakti 2024 sd 2027.
Ketua RW 01 terpilih secara Demokrasi dalam pelantikan penyerahan Surat Keputusan ketua RW 01 terpilih adalah Suhardi secara demokrasi.
Dalam kesempatan itu lurah kelapa dua, Adi Nugroho dalam sambutanya menyampaikan kepada warga masyarakat RW 01.
“Saya mengucapkan banyak terima kasih atas terlaksana Pemilihan ketua Rw secara demokrasi”,Ucapnya.
Pemilihan ketua Rw berjalan kondusif dan aman, pelaksanaan ini mengedepankan Silaturahmi dan mengunakan dengan tahapan yang telah di atur oleh panitia penyelengara pemilihan.
Acara yang dibuka dengan menyanyikan lagu indinesi Raya dan hiburan Hadroh oleh ibu ibu kampung kelapa dua, ustad jejen mengakhiri acara tersebut dengan doa.
Awalnya, heboh percaya tak percaya bahwa mobil yang plat merah terjun bebas.
Tidak ada angin dan tak ada hujan, sewaktu kejadian para staf di Setda sempat tak percaya, bahwa mobil setda itu diduga terjun bebas.
“Masak sih, saya tak percaya bahwa mobil pak setda terjun bebas, bohong itu”, kata Jujun Salah satu staf.
Menurut Staf, awalnya kami tak percaya, begitu ada informasi dari rekan kami.
Rekan kami mengatakan, bahwa mobil pak setda masuk kejurang”, katanya sambil menirukan temannya.
HEBOH Mobil dinas plat merah kecelakaan tunggal tengah malam di kendarai Sultan anak Dedy Sambudi sekda Kabupaten Kuantan Singingi, rabu (17 / 01).
Tampak dalam gambar Poto mobil nangkring kluar dari jalan raya.tamoak rusak parah.
Kecelakaan tunggal mobil dinas plat merah bernomor polisi BM 1291 K mendapat tanggapan beragam dari warganet di Kabupaten Kuantan Singingi.
Kejadian kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 03.00 wib dinihari di jalan Sudirman Pekanbaru.
Dari perbincangan warganet di group WhatsApp Info A1 Kuansing, H Saifullah Apriato yang biasa dipanggil Yan Tembak ikut mengomentari kejadian kecelakaan itu.
βMobil dinas BM 1291K yang kecelakaan tunggal di kota Pekanbaru pada jam 03.00 malam itu diduga anak Dedy Sambudi, Sekda Kabupaten Kuantan Singingi,
kalau benar adanya lantak lah dek ang nyo, Iyo duik saku bapak ang pemboli nyo ma,β tulis Yan Tembak di Group WhatsApp Info A1 Kuansing Kamis (11/1/2024) dalam bahasa daerah.
Menyangkut kejadian kecelakaan itu, H Saifullah Aprianto mantan wakil ketua DPRD Kuansing itu mohon kepada Bupati Kuansing agar kendaraan dinas yang merupakan aset daerah yang dibeli dari uang rakyat dapat dipergunakan dengan baik,
Bagi siapapun pejabat yang lalai dalam penggunaan kendaraan dinas tersebut, Bupati hendaknya tegas memberikan sangsi kepada pejabat tersebut. Kalau perlu tarik mobil dinas yang bersangkutan.
βIya, kecelakaan itu terjadi diluar jam dinas, lagi pula mobil itu digunakan bukan oleh pejabat yang diberi amanah.
Untuk itu saya minta Bupati harus beri sanksi kepada pejabat tersebut, soal kejadian ini,β tegas Yan Tembak.
Selain Yan Tembak warganet lainnya yang bernama Reza Pahlefi di Facebooknya membagikan foto kecelakaan mobil berplat merah milik Pemkab Kuansing tersebut.
Ia memberikan kabar kecelakaan tunggal mobil plat merah milik Pemkab Kuansing tersebut. Korban kecelakaan itu ditulisnya namanya Sultan, yang belakangan beredar kabar diduga anak Sekda Kuansing.
Karena mengetahui anak pejabat Kuansing ia bergegas membantunya untuk mengevakuasinya. Dalam komentarnya di Facebook ia menyampaikan pesan menohok.
Agar orang tua korban kecelakaan tersebut untuk bisa mendidik anaknya.
βTelah terjadi kecelakaan tunggal di Sudirman PKU sekitar pukul 03.00 WIB,minibus yang dikendarai oleh Sultan.setelah saya bantu untuk evakuasi ternyata anak pejabat kampung saya.mohon didik anaknya.
Jangan sampai kendaraan dinas bapak dipakai ugal-ugalan lagi.
Saya beritakan ini supaya tidak terjadi kepada pejabat β pejabat yang lain, βucap warga dalam cuitannya di media sosial Facebook dengan akun bernama Reza Pahlevi.
Pastikan Tempat Logistik Pemilu 2024 Siap dan Terkoneksi Pengamanan Polsek Teluk Naga Lakukan Pengecekan Bersama Camat TELUK NAGA Kab. Tangerang, Banten, selasa (16/01)
Dalam rangka mensukseskan Pemilu 2024 Kapolsek TELUK NAGA melaksanakan Pengecekan Keamanan Kondisi Bangunan serta Kelengkapan CCTV dan Monitor di Gedung Penyimpanan Logistik Pemilu 2024 Kecamatan Teluk Naga. Selasa pagi 12 00. Selasa 16 Januari 2024.
Hal ini dilaksanakan disamping perintah Kapolres Tangerang Tentang Koordinasi dan Pengecekan Peralatan Keamanan Logistik Pemilu 2024 diwilayah hukumnya.
Bertempat di Gedung Logistik Pemilu 2024 yang berlokasi di Gedung Serba Guna Kecamatan Teluk Naga, berlangsung Kegiatan Pengecekan Kondisi Bangunan, Kelengkapan CCTV dan Monitor serta Kelengkapan lainnya.
Tampak hadir Kegiatan tersebut atara lain Kapolsek TELUK NAGA AKP WAHYU.H. Beserta Wakapolsek WAYAN, beserta jajarannya, Camat Teluk Naga ZAM ZAM MANOHARA S,STP, Kasi SUNARTIM, dan beberapa jajarannya, dan Ketua APDESI Kecamatan Teluk Naga SUBUR MARYONO,
Kegiatan diawali dengan Rapat Koordinasi di Polsek Teluk Naga, Kemudian dilanjutkan dengan Pengecekan Kondisi Bangunan Gedung Penyimpanan Logistik Pemilu 2024 yang berlokasi di Gedung Aula Kecamatan Teluk Naga Lama adapun Objek Pengecekan diantaranya.
Mencek Kamera dan Monitor CCTV sudah terpasang sebanyak 4 titik dengan kondisi baik dan Pengamanan Pintu dan Jendela Tempat Penyimpanan Logistik Pemilu masih dalam tahap Perbaikan dan akan dipasang kunci pengaman sebaik mungkin.
Serta Mengatur Rencana Kebutuhan Petugas Pengamanan di Gedung Penyimpanan Logistik Pemilu selama Penyelenggaraan berlangsung serta kelengkapan buku mutasi dan daftar piket.
Selama Kegiatan Berlangsung lancar dilanjutkan dengan koordinasi dilapangan nantinya, hal ini dilakukan untuk memastikan Objek Vital Pemilu 2024 diwilayah kami dalam Keadaan Aman, ujar Kapolsek TELUK NAGA WAHYU H.
Terkait vidio tiktok viral menayangkan isi rekaman suara sejumlah oknum Forkopimda yang mengkondisikan suara pemilih di tingkat desa se β Kabupaten Batu Bara heboh dikalangan masyarakat, selasa (16/01)
Ketua DPD Rampas Setia 08 Kabupaten Batu Bara Citra Muliadi Bangun,SE angkat bicara, Meminta Aparat Penegak Hukum segera tangkap Pelaku Hoax tersebut.
Soalnya isu yang di bangun sepertinya guna menjatuhkanmu imej salah satu paslon capres dari nomor urut tertentu.
Lanjut Ketua DPD Rampas Setia 08 Kabupaten Batu Bara Citra Muliadi Bangun,SE mengatakan, bahwa video dan rekaman suara tersebut adalah hoax.
Rekaman suara tersebut sengaja dibuat oleh oknum orang yang tidak bertanggung jawab,maka saya minta agar oknum orang-orang yang membuat video dan suara yang mencatut nama Forkompinda segera di tangkap.
Agar jangan menimbulkan polemik kedepannya, terutama dalam pelaksanaan pemilu damai kedepannya, tegas citra kepada wartawan Senin,15/01/2024.
Menurut Citra Muliadi Bangun,SE. oknum Penyebar Hoax tersebut Tak tanggung tanggung, oknum pelaku konten yang menyebarkan isi rekaman suara.
Pengkondisian suara kepada salah satu paslon dengan mencatut nama dan poto para pejabat tertinggi di Batu Bara yakni Dandim 0208/As, Kajari Batu Bara.
Kapolres Batu Bara serta Pj Bupati Batu Bara sontak membuat heboh, dan bisa berdampak negatif di pemilu damai tahun ini, tegasnya.
Dalam isi rekaman suara yang di viralkan melalui media dunia maya tik tok menjadi topik hangat.
Sehingga kalangan masyarakat ingin mengetahui kebenaran dari isi rekaman sejumlah oknum yang sedang membicarakan.
Untuk mengkondisikan pemenangan kepada salah satu paslon Capres 2024.
Dari isi rekaman yang di viralkan tersebut diduga dari perbincangan sejumlah oknum Kepala Desa di Kabupaten Batu Bara yang dinilai sangat tidak Etis menggunakan dana desa.
Terindikasi atas perintah Pejabat tinggi di Batu Bara untuk pemenangan salah satu paslon capres dan hal ini dapat merusak nama paslon capres tersebut.
Ketika di konfirmasi Pj Bupati Batu Bara Nizahmul,SE.MM. Minggu,14/01/2024 yang mana nama dan poto nya di catut oleh orang tak dikenal (OTK) mengatakan kepada media.
Bahwa berita yang ditayangkan dimedia tiktok tersebut, βHoax Pak.β Ucap Pj Bupati Batu Bara Nizahmul tegasnya kepada wartawan.
Lebih lanjut Pj Bupati Batu Bara Nizahmul,SE.MM., mengatakan bahwa dirinya sedang menyelidiki isi konten yang diunggah oleh OTK tersebut, βKita susun dulu data dukungan dari sumber-sumber lain ya pak, ucapnya.
Kapolres Batu Bara AKBP Taufiq Hidayat Thayeb menanggapi isu tersebut dengan santai dan tersenyum.
Ia pun mengatakan hal ini sering terjadi untuk memecah belah kita dan membuat kepanikan, khususnya menjelang pemilu seperti ini, ujarnya.
Disoal terkait rekaman audio dan pencatutan fotonya, Kapolres membantah bahwa direkaman bukan suaranya, dan ia tidak tahu menahu kejadian itu.
βSaya orang Sunda, suara saya lembut kek begini, masa disamakan dengan audio yang beredar, dulu waktu muda Saya pernah jadi fokalis band,β ujarnya sambil berkelekar.
Lanjutnya,kami Polri dan TNI tetap komitmen menjaga netralitas Pemilu damai tahun 2024, jadi kami minta masyarakat agar jangan termakan isu hoax yang beredar, ungkapnya.
Kajari Batu Bara Amru Siregar mengatakan bahwa Postingan di medsos itu dipastikan hoaks.
Dandim 0208/Asahan, Letkol Inf. Muhammad Bassarewan menegaskan bahwa suara tersebut bukan suara saya, dan saya dengan Kapolres tidak pernah mengadakan perkumpulan tentang pembahasan pengondisian salah satu Paslon capres atau cawapres, tegasnya.
Lanjut Dandim 0208/AS mengatakan bahwa kami TNI dan Polri tetap menjunjung tinggi netralitas Pemilu 2024, tegasnya.
Sekretaris DPD Rampas Setia 08 Kabupaten Batu Bara Alaiaro Nduru,SH mengingatkan bahwa Perlu diketahui bahwa Pada pasal 45A ayat (1) UU ITE disebutkan.
Setiap orang yang sengaja menyebarkan berita bohong dan menyesatkan yang mengakibatkan kerugian konsumen dalam transaksi elektronik bisa dikenakan pidana penjara paling lama enam tahun dan/atau denda maksimal Rp 1 miliar.
Jadi kami Rampas Setia 08 menghimbau masyarakat, agar senantiasa menjaga lisan dan tulisan, demi tercapainya pemilu damai tahun 2024 ini, tuturnya.
Mulai berdar kembali vidio mencaci umat beragama, orang yang pakai peci Hitam yang berkotak-kotak ini ia lancang sekali menghina umat beraga, senin, (15/01),
Orang ini melihat vidio yang beredar di Group Whatsapp sepertinya adu domba antar umat beraga.
Aktivis dari Muslim meminta pada aparat kepolisian agar tangkap pelaku pelecehan umat beragama, kita ini negara pancasila.
“Kita bebas menghargai umat beragama, dan kita tidak boleh menghina anatar umat beraga, semua agama bagus”, katanya Ust. H.Dadang Heryanto,S.Ag,. M.Pd,
Beberapa KH dan ulama tak sengaja melihat vidio berdar di gruop, agar orang yang berpeci hatam dan buju hitam ini di tangkap.
Para umat beragama menilai orang ini mulai uda domba antara umat beragama.
“Kami minta pada aparat hukum agar bertindak cepat dan tangkap, agar tidak melebar dan memancing umat beragama”, katanya Deni Haryadi (45) di Group Whatsapp.
Menurut Deni, sehubungan mau ada pemilu, agar tidak memberikan vidio yang tidak mendidik.
Hal ini terbukti bahwa yang pakai peci hitam dan baju hitam agar di tangkap dan amankan.
Menurut Ust. H. DGM yang berada di Riau, agar orang pakai peci hitam dan baju hitam agar di tangkap, hal ini takut kemungkinan orang islam marah besar, hal ini dalam tahap pemilu.
“Tak pantas, ia bukan Ust, bukan KH, kok berani bicara tentang yang tidak senonoh itu,” katanya Ust. DGM.
Tidak terima mendapat saran dari rekan wartawan keterkaitan peresmian Kantor Polres yang baru, humas sebar SMS ke whatsap grup wartawan Pokja wartawan harian Tangerang.
Ketidak profesionalan oknum anggota kepolisian dalam berkomunikasi di grup WhatsApp mengejutkan sejumlah rekan-rekan jurnalis yang tergabung di group WhatsApp Media Polres Metro Tangerang Kota.
Hal itu terkuak ketika Kompol Aryono, Kasi Humas Polres Metro Tangerang Kota diduga telah melecehkan seorang wartawan senior Elshinta Radio, Mus Mulyadi.
Mus Mulyadi mengungkapkan, pelecehan dimulai setelah dirinya memberikan saran untuk membuat rilis berita terkait gedung Mako Polrestro Tangerang Kota yang akan beroperasi mulai 15 Januari 2024.
Hal itu agar masyarakat luas bisa mengetahuinya.
Namun setelah dibagikan rilis berita tersebut, ada chat di dalam grup WhatsApp itu yang bertuliskan kata- kata tidak pantas. βShareβ¦pak (beritanya) biar Mus ga ngocehβ.
βSetelah chat yang tidak pantas itu muncul, kami wartawan menanyakan maksudnya, tapi malah dihapus oleh kasie humas.
Ini sangat tidak profesional,β ungkap Mus Mulyadi.
Ade Bagus Pranoto, Ketua Pokja Wartawan Harian Tangerang Raya (Pokja WHTR) sangat menyayangkan perilaku Kasie Humas.
βKasie humas seharusnya menjadi jembatan untuk mencari informasi, bukan malah menghapus chat dan berperilaku arogan,β tegas Ade Bagus.
Dalam tanggapannya, Ade Bagus mengkritk tindakan Kasie Humas Polres Metro Tangerang Kota dan mendesak agar segera meminta maaf kepada rekan jurnalis.
Ia juga meminta Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombespol Zain Dwi Nugroho, untuk mencopot Kompol Aryono dari jabatannya.
Kasus ini menjadi sorotan terkait etika komunikasi dan perlakuan terhadap profesi wartawan di lingkungan kepolisian.
Reaksi dari rekan wartawan kan melakukan aksi dari ketidak prifesionalan Kasi humas Polres,” mengundang reaksi rekan rekan jurnalis yang peliputan di polres, Kejaksan dan Pengadilan.
Tidak pantas seorang Kasi humas menyebar bahasa yang tidak baik ke grup whatsap rekan media.
Seharusnya berterimakasih dapat saran dari rekan media. Katanya presisi,” Kok malah mengundang Masalah ujar Prayitno wartawan senior Kepolisian, Kejaksaan dan Pengadilan.
Mari kita duduk bersama dan selesaikan denga kepala dingin.
Wartawan tidak punya pangkat maupun jabatan.
Sedangkan seorang polisi sebagai Abdi masyarakat memiliki pangkat dan jabatan.
Jangan Karena masalah sepele menjadi ketersinggungan dan menjadikan polemik antara wartawan dan Kepolisian.
Saling minta maaf duduk bareng ngopi insha Allah masalah bisa selesai
Pihak polisi yang berstam bukan di amankan dan di pisahkan, namun ikut mukul juga, sabtu (13/01)
Hal ini saudara kami yang an. Ricky Edward M saat ini masih terbaring lemah.
Ricky harus berobat jalan akibat di kroyok 6 orang suruhan Istrinya, Ricky menceritakan kisah pilunya kepada awak media.
Sambil terbata bata Ricky mengisahkan kejadian yang di alami dan tak pernah di lupakan seumur hidupnya.
Pada tanggal 18 November 2023 tepatnya pukul 14.30 Wib Istrinya ingin menguasai mobil milik bersama.
Memang itu mobil Atas nama istri saya Mita Sari namun ada uang saya yang menyicil mobil tersebut selama 2 tahun ujar Ricky.
Saya di datangi orang orang yang tidak saya kenal. Lalu mereka menarik saya dari mobil ketika saya hendak berangkat keluar rumah.
Mereka merampas mobil saya dan mengeroyok saya.
Saya di kroyok 6 orang salah satu diantaranya oknum polisi, pada saat saya masih didalam pengeroyokan dan tidak bisa melawan tiba tiba Mita keluar dari mobil orng orng yang Mengeroyok saya, di dampingi oleh Sulastri Sitepu dan Haris Budiman ujar Ricky mengisahkan nasibnya.
Pengeroyokan dan Pencurian dirumah saya sudah saya laporkan setelah saya pulang berobat ujar (Ricky Edward.M) warga Perumahan Villa Japos, Jalan Kutilang Blok D 6 No.1, Kelurahan Jurang Manggu Barat, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan.
Ricky merasa kasusnya dipermainkan oleh penyidik di Kepolisian saya sadar, karena salah satu pelaku Anggota Polisi, tetapi hukum dan keadilan harus berjalan.
Otak dari semua kejadian ini adalah Mita istri saya Karyawan BUMN Pertamina Pusat menjabat (Jabatan Officer Internal Comunikasi)
Sedangkan Oknum Anggota Kepolisian yg bernama Bripda R,A (Jabatan Anggota Unit II Subdit Gasum Dit Samapta Polda Metro Jaya), saudaranya Sulastri Sitepu, Haris Budiman dan 5 orang yang mengaku Polsi suruan Bripda R,A.
Awal kejadian tepatnya pada pukul 14.30 saya hendak keluar dari rumah dengan menggunakan mobil Toyota Fortuner B 513 MSR berwarna Putih, kemudian saya turun untuk mengunci pintu pagar rumah saya.
Kalau ada mobil Honda Brio berwarna Abu-Abu dengan Nomor Polisi A 1002 ZB dan Sepeda Motor Yamaha berwarna Merah dengan Nomor Polisi B 4431 FSH.
“Kami minta pada Polda metro jaya, tangkap pelaku pengeroyokan terhadap saudara kami, kini sudah terbaring di RSl”, kata Asnadi (43).
Menurut kami minta keadilan seadil-adilnya, ini sudah mencoreng istitusi polisi.
Pihaknya bukan ngarai atau pisahkan malah ia ikut nendang saudara kami, dan sampai luka-luka dan pada bonyok oleh seorang oknum polisi yang arogan.
Lemahnya pengontroling dari pihak pemerintah, kok vidio yang tidak mendidik masuk pada Whatsapp dan di media sosial (medsos).
Seorang KH. Sukron Makmun berbicara lantang dan berapi-api di depan mimbar, dan sekarang viral di Whatsapp group, bahwa rakyat di berikan uang oleh pemilih, sabtu (13/01).
Jika ini terjadi setiap calon kasih uang pada masyarakat akan timbul jadi kuruptor semua, karena banyak uang ia keluarkan.
Hal ini pihak mana yang mau tangkap, apakah penyelengara pemilu yang bisa nangkap?.
Ini benar-benar KH. Sukron Makmum tidak ada lagi editan langsung ia mengeluarkan stetmen “maling”.
Semua di ukur suap uang, sembako, dan janji-janji ini berbahaya kedepannya indonesia, perbuatan tidak baik dan tidak mendidik.
“Pada hal pemilihan sekali 5 tahun, kalau rakyatnya di manjakan dengan uang, sembako, dan hadia lain ini juga seperti apa negara ini”, katanya KH. Sukron Makmun di kutip group Whatsapp dengan durasi 1:40 menit.
Menurut Ali salah satu group whatsapp, ini Keren nih penceramah.
“Baru kali ini gue lihat penceramah agama sekeren ini”, katanya.
Gak pake kutip-kutip ayat tapi frontal, tembak langsung.
Kagak pake tedeng aling aling.
Langsung tunjuk hidung.
“Karena memang kenyataannya begitu, Kyai SUKRON MAKMUN”, katanya.
Di informasikan pada teman-teman, family dan Saudara yang ada di whatsapp group, jatiuwung Kota Tangerang, Banten, jumat (12/01).
Bahwa anak, ponakan dan adik kami sudah tidak ada dirumah, semejak ia meninggaljan rumah belum pulang.
Agar saudara/i dan family, kelihatan yang mirip dengan foto ini agar dapat berikan kabarnya.
“Assalamualaikum, mohon bantuannya telah hilang putri kami, dan agar siapa yang menemukan agar infokan sesuai nomor Telpon yang kami kirim”, Sodikin (45) dari gruop whatsapp.
CIci yang adik kami sebagai berikut, Nama Alia, Usia 17th, Tinggi lebih kurang 160an cm
“Kami juga berharap teman-teman di group ini Ciri-ciri baju yang terakhir dipakai kemeja merah, celana hitam kulot sandal hitam”, ujarnya Bewok
Menurut bewok, bahwa kulit sawo matang dan Alamat jati uwung Tangerang, belum di temukan.
Menurut informasi dan Kronologi jam 5 sore pamit fotocopy kedepan, beberapa menit kemudian kirim pesan meminta tolong kepada ayahnya.
Bahwasanya dia diikuti seseorang tak dikenal dan tetapi setelah ditelphone nomer sudah tdk bisa dihubungi.
Kejadian daerah jati uwung, Apabila ada yang melihat mohon hubungi nomer ini 0822 9927 6639 Bpk Bowo (ayah)
“Mohon bantu sebarkan berita ini kawan, sehingga pelakunya cepat ketangkap, Terima kasih”, kata ayah korban.