Wah Irjen Karyoto belum beberapa tahun sudah di goyang oleh temannya Ferli Bahuri.

Jakarta, postjkt.com

Semangkin lama kasus dugaan suap antara Firli Bahuri matan KPK kini menjadi delema, bak seperti Buah Delima, kini di ujung tanduk, minggu (30/06).

Jika tidak makan, akan kena ayahnya, jika di makan mati ibunya, seperti itulah buah delima.

Jika di korbankan Ferli Bahuri akan kena Kapolri, jika tidak kenakan pasti Kapolda Metro jaya yang kelaur dari arena.

Memang langkah ini Kasus, sehingga seorang Kapolda Metro Jaya di sebagai Kapolda tak bisa menyampingkan tugas sebagai Polisi yang Profesional.

Tuntutan ini terus mengalir, bahwa Ferli Harus dihukum sesuai stetmen SYL pada kejaksaan tipikor belum lama ini.

Dan tuduhan yang langsung dari SYL saat dalam persidangan, bahwa Ferli menerima.

“Kami minta pada Kapolri Jenderal Lestyo agar Kapolda Metro Jaya Irjen Karyoto di bebaskan tugas, karena tidak profesional dalam bekerja”, katanya Diky Anandya ICW.

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Karyoto merespons dengan santai pernyataan Indonesia Corruption Watch (ICW).

Lembaga tersebut memberikan kritik terhadap pendekatan Kapolda dalam menangani dugaan pemerasan yang melibatkan mantan Ketua KPK Firli Bahuri.

Dugaan terhadap mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL), bahkan ada kabar Irjen Karyoto Kapaolda di minta copot jabatannya dari jabatan dari Polda Metrojaya.

ICW itu kalau enggak bikin statement seperti itu nanti enggak tenar,” ujar Karyoto kepada wartawan pada Kamis (27/7/2024).

Karyoto menegaskan, pihaknya mengambil serius kasus ini dan meminta agar penanganan terhadap Firli Bahuri segera diselesaikan, dikutip Beritasatu.com.

Menurut Warga Sudarman, SH,.MH, bahwa ia harus profesional dalam bekerja.

Tak terlepas ia masih satu jabatan saat di masa sekolah dari Akpol, nama tugas di laksanakan.

“Pada hal menurut hukum tidak ada teman dan tidak ada lawan, seorang polisi harus menujukan profesionalitas, intagritas, sekuensi dan prepentif, bukan sebaliknya”, tuturnya.

Bahkan Kapolda sendiri juga sudah menghadap Kapolri, Bahwa ia tergantung pada Kapolri jabatan di Polda Metro Jaya.

“Saya adalah bawahan dari Pak Kapolri.

Jika, saya akan menerima segala keputusan yang akan diambil oleh beliau,” tambahnya.

Jika masih di terima sebagai Kapolda Metro Jaya, tidak akan menolak.

Tetapi Saya juga sudah bulat, karena saya masih ada pimpinan.

“Sebagai atasan penyidik, saya telah memerintahkan tim penyidik untuk melakukan penyelidikan secara maksimal,” katanya.

(henry / postjkt)

Mendagri untuk menjelang pemilu ini pihak DPRD juga ikut menyuseskan Pilkada dengan Baik.

Jakarta, postjkt.com

Mendagri meminta pada Kepala Daerah dengan ada pemilihan Kepala Daerah, agar menyukseskan Pemilihan Gubenur, Walikota/Bupati se-Ibdonesia, minggu (30/06).

Dan Pemda Provinsi dan Kota/Kab agar di jaga tertiban keamanan politik di Daerah Masing-masing.

Agar para porpol juga menjaga keamanan di Daerahnya masing-masing agar pemilihan jujur dan adil (jurdil).

“Didalam Pilkada Nanti jatuh Bulan Nopember 2024 nantiΒ  para dewan juga harus pantau agar para parpol yang tidak di inginkan terwujud denfan baik”, tutur mendagri di Bali buka Rakernas III ADKASI, dikutip dari share rilis dari Whatsapp, hari ini minggu.

Buka Rakernas III ADKASI, Wamendagri Tekankan Pentingnya Peran DPRD Sukseskan Pilkada 2024

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) John Wempi Wetipo membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) III Asosiasi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Seluruh Indonesia (ADKASI), Sabtu (29/6/2024).

Rakernas yang mengusung tema β€œDPRD Kuat, dan Tetap Konsisten Menjaga NKRI” itu berlangsung di HARRIS Hotel & Residences Sunset Road, Kota Denpasar, Bali.

Dalam sambutannya, Wempi menekankan pentingnya peran DPRD dalam menyukseskan penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024.

Peran tersebut di antaranya melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan Pilkada 2024, mendorong partisipasi masyarakat, dan memperkuat pendidikan antikorupsi.

Wempi mengatakan, suksesnya Pilkada 2024 tidak hanya menjadi tanggung jawab penyelenggara Pilkada.

Hal ini juga menjadi tanggung jawab pemerintah daerah (Pemda), termasuk jajaran pimpinan DPRD.

Dalam konteks ini, DPRD dapat memberikan dukungan terkait kebijakan, sarana dan prasarana, serta personel yang mengawasi jalannya Pilkada.

Lebih lanjut, Wempi menekankan, DPRD juga dapat memberikan dukungan lainnya dalam penyelenggaraan Pilkada 2024.

Dukungan itu di antaranya menjamin ketersediaan anggaran. DPRD dapat melakukan pengawasan terhadap realisasi Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) untuk Pilkada.

β€œKedua, DPRD juga perlu ikut serta menjaga stabilitas politik dan pemerintahan,” imbuhnya.

Ketiga, DPRD dapat berperan aktif menjaga netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagaimana Surat Edaran Bersama (SEB) yang ditetapkan pada 22 September 2022.

SEB tersebut diteken bersama oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Ketua Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN), dan Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

Keempat, imbuh Wempi, DPRD dapat mendukung pemberian Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilihan (DP4) kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU).

β€œBesar harapan kami beberapa hal tersebut dapat kita lakukan secara sinergi dengan segenap elemen dalam mengawal dan memastikan terselenggaranya Pilkada Serentak Tahun 2024 dengan sukses, aman, tertib, dan lancar,” katanya.

Pada kesempatan itu, Wempi berharap semua pihak dapat bersinergi menyukseskan Pilkada Serentak 2024.

Sinergi itu, kata dia, perlu dijalankan bersama oleh KPU, Bawaslu, Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), pemerintah pusat, serta Pemda.

Selain itu hal yang sama juga perlu dilakukan oleh jajaran TNI/Polri, Satpol PP, Satlinmas, hingga unsur partai politik, bakal calon legislatif (Bacaleg), media massa, organisasi kemasyarakatan (ormas), dan masyarakat.

Puspen Kemendagri

Spanduk Calon Walikota/Wakil Walikota Tangerang berjejer di pasang di depan pintu masuk kantor Walikota Tangerang.

TANGERANG, POSTJKT.COM

Politik di Kota Tangerang, Banten tentang pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Walikota / Wakil Walikota Tangerang sibuk dan bahkan biner dan sepanduk berjejer bermacam pasangan calon, terpajang di sepanjang Jalan TMP Taruna Kota Tangerang.

Pihak Pol.PP sebagai penegak Perda dan aturan perwal juga tak ada niat, jumat (28/06)

Binner san sepanduk, seperti Sahrudin matan Wakil Walikota Tangerang terpajang di jalan masuk Pemkot Tangerang, di papan reklamet.

Pihak Pol.PP Kota Tangerang belum menertibkan baleho, Binner dan sepanduk yang berbentu imbauan.

Sebenarnya juga belum waktunya kompanye sepanduk dan kata imbauan sudah beredar.

“Melihat padang mata sudah tak elok dan curi star dan pihak Pol.PP tidak ada melakukan penangan pencopotan”, katanya Ediar, SH pengujung kantor Walikota tadi siang.

Menurut Ediar, ini sebaiknya lokasi trategis perkantoran tak usah di pasang reklame, Binner, Sepanduk dan apa-pun bentuknya yang berbauk politik itu sudah tidak etis.

Hal ini bisa saja mencuri star, agar di kenal oleh warga.

Atau bisa saja, yang banyak iklan reklame, ubul-ubul di jalan itu banyak pendukung, belum tentu.

“Kami berharap pada Pihak Pemkota Tangerang, agar sepanduk yang berpolitik agar di copot”, tuturnya Dr. Samsiar, S.IP,.M.Si Dosen Fakultas pemerintahan salah satu di Banten.

Menurut Samsiar, seharus Pol.PP tidak harus menunggu perintah untuk cabut pasangan pencalonan Pilkada untuk bejejer di Jalan strategis, Seperti Jalan Mt. Hariyono, Jalan Iskandar, Jalan Nyimas Melati, Gatot Subroto, Jalan TMP Taruna, dan banyak lainnya.

“Jika sudah ada untuk kompaye baru pasang juga tidak apa, Karena di anjurkan”, tuturnya.

( Henry )

Bahkan warga Kampung Daon akan siap melakukan dan akan berjanji, jika ketemu perampok dan pemalak itu akan di bakar hidup-hidup.

Tangerang, postjkt.com

Diduga umur di bawah 18 tahun di begal oleh orang yang tak kenal, dijakan Raya Daon-Rajeg Kukun Kec. Rajeg, Kab. Tangerang, selasa (25/06).

Sempat viral, bahwa warga sekampung sempat geger ada perampok dan pemalak yang membawah sejanta tajam (sejam).

Bahkan warga Kampung Daon akan siap melakukan dan akan berjanji, jika ketemu perampok dan pemalak itu akan di bakar hidup-hidup.

Daerahnya sudah tak aman lagi. Ia kewatiran, bahwa jika terdapat anak istri di begal itu bagai mana perasaan orang tuannya.

Kejadiannya di perkirakan sekitar pukul 11.10 Wib, pada malam Senin di TKP Daon.

Memang jalan itu agak sepih jauh dari pemukiman warga, dan agak gelap.

Warga minta pada aparat polisi agar tangkap, para pelaku begal yang masih di bawah umur.

“Anak kami pas pulang malam, lalu ada ngikut dari lampu merah Rajeg menujuh tempat sepih ia menyetop”, katanya warga yang melihat kejadian itu sebut saja Randi warga perumahan.

Ia mau menolong kedua anak itu, tetapi ia takut terancam keselamatannya.

“Kami minta pada polisi agar ketertiban dan keselamatan warga harus benar-benar aman”, katanya.Danu (45) warga sebrang sukamanah.

Kasus ini sudah sering tetapi sampai saat ini belum pada ketangkap.

“Saya juga merinding, kayaknya yang begal itu orang jauh bukan penduduk sini di Desa Daon tetapi oarng jauh melihat logat bicaranya orang sumatra.

Para orang tuanya saat ini sempat hiteris melihat anaknya luka-luka di tangan dan bahu.

“Pihak polisi masih mencari keterangan tentang kejadian begal anak di bawah umur”, katanya Danu.

Menurut dia, mudah-mudahan aparat polisi cepat di temukan perampok dan pemerasan anak kami.

( Dono / aris / hen )

 

 

Tetapi cukup mengguyur Cikokol dan komplek Perkantoran di Cikokol, Kota Tangerang, dan sempat becek dan basah jalan.

Tangerang, postjkt.com

Perkiraan cuaca tadi siang sekitar jam 11.10 Wib terjadi hujan ringan dan sampai jam 16.00 wib di Cikokol, Kota Tangerang, Banten selasa, (25/06).

Tetapi juga sempat aktifitas warga juga sempat terhenti, karena hujan ringan dan tidak menimbulkan petir.

Hujan cukup ringan dan tidak lebat, dan juga tidak di sertai angin kencang.

Tetapi cukup mengguyur Cikokol dan komplek Perkantoran di Cikokol, Kota Tangerang, dan sempat becek dan basah jalan.

“Biasanya tak seperti ini, kemarin tidak hujan”, katanya Jaka (45) di komplek perkantoran Cikokol.

Menurut dia, kemungkinan ini akan panjang hujan, bisa saja sampai bulan Juli 2024 hujan berat.

Hal ini pertanda, untuk hujan di bulan Juli 2024 sudah termasuk hujan.

“Hari ini cukup hujan ringan, warga tetap beraktifitas dan bekerja di kantor juga tetap berajalan”, kata Hasan Kantor komplek cikokol.

Memnurut Perkiraan Jakarta dan Jawa, kota Tangerang tadi siang hujan ringan.

“Hujan ringan terjadi Kota Tangerang dari pukul 10.30 sampai 16.45”, katanya perkiraan cuaca BMKG Jakarta dan Jawa.

( Henry / din )

Diduga JS tak segan-segan tak punya uang ia ngacam temannya.

Jakarta, postjkt.con

JS diduga menipu temannya punya hutang banyak, pada teman-temannya, Ciawi, Jawa Barat.

Awalnya, ia mula-mula medekat sebut saja DS yang temannya akrab.

Karena tuntutan dan banyak hutang ia mau cara meminjam.

Namun DS tidak mau kasih uang, karena JS preman mau bayar pakai apa.

Lalu DS di berikan iming-iming di kembalikan 3 kali lipat.

Namun DS tak percaya, bahwa utang yang pijam juga belum di kembalikan.

Lalu JS mijam ke YS, bahwa ia membutuhkan uang banyak, mau anak sekolah.

Karena YS tidak mau meminjam uang, JS mau mengajam kalau tidak kasih uang.

Polisi mengamankan pria berinisial JS (66) di wilayah Desa Ciawi, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Dia ditangkap karena diduga menipu temannya, dikutip detiknews.com

Kapolsek Ciawi Kompol Agus Hidayat mengatakan JS diamankan pada Jumat (21/6) sore.

Dia diamankan karena menipu temannya sebesar Rp 7,2 juta.

“Telah diamankan terhadap satu orang yang diduga keras melakukan tindak pidana penipuan dan/atau penggelapan uang senilai Rp 7,2 juta,” kata Agus, Sabtu (22/6/2024).

JS diamankan setelah korban, yaitu YS (44), membuat laporan ke polisi.

Pihak kepolisian kemudian melakukan penyelidikan untuk mengungkap kejadian tersebut.

“Barang bukti yang diamankan pihak kepolisian di antaranya screenshot bukti transfer, HP, mesin EDC, dan kartu ATM,” ungkapnya.

Warga minta pada aparat polisi agar di tahan dan jebloskan kepenjarah.

“Js mempuayai ilmu, dan bisa orang luluh hatinya, setelah di berikan pijaman pada JS, menyesal”, katanya Ambi (45).

Menurut Ambi, karena JS banyak hutang, dan suka mabok-mabok dan hura-hura, jika mempunyai uang.

Ia tak segan-segan mengacam temannya, jika tak punya uang.

( Feri / des / jajang )

Tangkap oknum anggota PWI Riau AJ yang terkesan arogan, seolah-olah tidak aparat.

Jakarta, postjkt.com

Oknum Anggota PWI Riau, Pakanbaru sebut saja AJ diduga membeking Bahan Bakar minya Bumi (BBM) yang bersubsidi, senin (24/06).

Pada BBM yang bersubsi itu untuk rakyat yang bukan pengusaha.

Minta pada aparat yang membeking usaha pencurian, perampasan dan mengoplos agar di kenakan sanksi penjara.

Oknum anggota PWI Riau agar di berlakukan sesuai dasar hukum yang ada di negeri ini.

Siapa-pun mereka, entah itu wartawan dan penjabat negara tangkap, karena sudah keluar prosedur kerja.

“Tidak ada di Indonesia ini yang kebal hukum, bagi yang melanggar hukum tangkap”, tuturnya Rahmad dari LSM di Riau.

Menurut Rahmat yang mengeshare berita oknum wartawan anggota PWI Riau arogan dan tidak etika berbicara.

Seolah-olah preman pasar, hal ini berita sudah buming di media sosial (Medsos).

“Kami minta pada aparat amankan ini sudah membuat gaduh di kalangan wartawan lainnya di Riau, Pakanbaru”, tuturnya Sandiana (Wartawan senior).

Ia berharap pada aparat polisi menyikapi kasus ini harus profesioanal, jangan mentang-mentang wartawan tidak sentuh hukum.

Jika ia sudah membekingi usaha ilegal, untuk menguntungkan orang lain, atau usaha memperkaya dirinya sendiri sudah termasuk perampok negara.

“Kami dari wartawan, agar oknum AJ di tangkap dan rekan-rekannya yang lain.

Ia sudah termasuk premanisme, harus di berantas”, tuturnya Jan Nizar (Wartawan)

( Asril / feri / hen )

Pajero membawa maut, Ada kabar tidak enak, bahwa anak dan istri meninggal.

Jakarta, postjkt.com

Ada dugaan mobil Pajero Hitam yang satu keluarga di seruduk mobil Truk dalam keadaan berlaju.

Bahwa mobil pajero itu ada sekitar 5 penumpang menujuh Surabaya, dan entah kenapa mobil tersebut bisa menabrak mobil truk lagi berjalan.

Apakah seorang supir pajero ngatuk dalam mengendarai mobil di tol Semarang-Batang?.

Kini satu keluarga di bawa ke rumah sakit terdekat.

Ada kabar tidak enak, bahwa anak dan istri meninggal.

Sedangkan suaminya masih hidup kini dalam perawatan medis.

Menurut keterangan Ali Mustofa, bahwa mobil tersebut sempat kencang di tol.

Ketika ketemu mobil truk muatan barang, dan dugaan stirnya sudah tidak dapat di kendalikan.

Kini piohak rumah sakit tinggal merawat suaminya lagi dalam perawatan intensif.

Menurut keluarga besar korban, dengan laju kencang, dan menyerudut mobil dalam truk dan sekelaurga istri dan anaknya meninggal.

Keluarga korban kecelakaan maut Pajero menyeruduk truk di Tol Semarang-Batang KM 405 wilayah Kendal tiba di RSI Muhammadiyah Weleri.

Tangis pilu keluarga pecah saat melihat jenazah korban.

Diduga informasi, bahwa ada keluarga korban yang langsung menuju ruang UGD untuk mengecek kondisi dua korban selamat, Ali Mustofa dan Fauzy Sulaiman.

Sedangkan empat lainnya menuju ruang pemulasaraan untuk yang terletak di bagian belakang gedung utama untuk melihat empat korban tewas.

“Tangis pilu keluarga pecah ketika salah satu anggota keluarga melihat kondisi salah satu korban tewas, Imro’atus Sholikah yang mengalami luka sobek di bagian kepala”, katanya Dilansir detikJateng.

Disusul anggota keluarga lainnya yang melihat jenazah Sudarmajianto.

Beberapa dari kerabat korban terlihat menangis dan lemas, setelah melihat kondisi keluarganya yang menjadi korban kecelakaan.

Sementara itu, Somsaid, Kaur TU Desa Wonodadi Blitar selaku perwakilan keluarga, mengatakan dirinya terkejut saat pertama kali mendapat kabar jika sejumlah warganya mengalami kecelakaan di jalan tol Semarang-Batang wilayah Kendal.

Menurut keterangan bahwa pihak polisi dalam kasus pajero ke truk dalam penyelidikan.

“Saat ini pihak polisi di laka dalam menjalani penyelidik”, tuturnya Fauzia.

(feri / den / as )

KENA MUSIBAH MALAH DIJARAH OLEH WARGA SUMEDANG.

Sumedang, postjkt.com

Sebuah truk box mengalami kecelakaan di daerah Tomo, Sumedang, Jawa barat. Jumat belum lama ini warga ambil jarahan mobil truk nyusep.

Warga mengambil hasil jerahan mobil truk nyusap di parit.

Warga malah menolong barangnya di selamatin dan di bawah kabur sebagian barang.

Bahkan Natizen, minta pada aparat agar barang yang bukan miliknya agar di ambil oleh warga setempat.

Ada yang bawa pakai motor dan ada juga pakai becak dan ada pula di pikul.

Ini warga sudah hilap alias maling.

Ia bawa barang hasil curian untuk menghidupkan kelaurganya.

Musibah tersebut mengundang keprihatinan karena warga sekitar bukannya memberikan pertolongan, tetapi isi di dalam bok mobil di jarah.

“Ini tak ubahnya maling, melainkan malah menjarah muatan truk yang mengalami musibah”, katanya Ajie Bge.

Menurut Video Ajie Boge yang berdar, bahwa warga sangat ganas hasil jarahan di ambil lalu di bawa kerumahnya.

Minta pada aparat tangkap, pelakunya yang mencuri barang jerahan mobil truk”, tuturnya.

Akun @Naris ini juga hal yang sama, berarti warga sudah, maling.

Warga seperti itu harus di proses hukum, yang bukan miliknya kok di ambil dengan paksa.

(den / ris )

Natizen triwulan Juni 2024 yang hasil survey kompas terendah Kementerian Pendidikan.

Jakarta, postjkt.com

Ada beberapa yang tertinggi dan ada pula yang terendah.

Bahwa natizen banyak yang respon pada TNI dan nomor 2 Polri dan ketiga DPD, di Jakarta, belum lama ini.

Pembuktian dalam survey bahwa sepuluh besar yang tertinggi masih di raih TNI.

Bahkan survey kompas merekayasa tentang citra positif masih teratas pada TNI.

Karena TNI melakukan kesalahan dalam tugasnya sebagai pengaman negara.

Sedangkan yang naik turun masih Survei Litbang Kompas: TNI-Polri Jadi 2 Lembaga dengan Citra Positif Teratas

Litbang Kompas merilis survei terkait citra lembaga negara. Hasilnya, sejumlah lembaga negara menunjukkan tren kenaikan citra positif.

Survei itu dilakukan pada 27 Mei-2 Juni 2024 melalui wawancara tatap muka kepada 1.200 responden yang dipilih secara acak dengan metode pencuplikan sistematis bertingkat di 38 provinsi.

Tingkat kepercayaan metode tersebut 95% dan margin of error plus minus 2,83%.

Kesalahan di luar penarikan sampel masih bisa terjadi. Litbang Kompas menyatakan survei ini sepenuhnya dibiayai oleh harian Kompas.

Hasil survei tersebut menunjukkan citra lembaga TNI dan Polri berada di urutan teratas. Citra baik TNI berada di angka 89,8% atau naik jika dibandingkan survei serupa pada Desember 2023.

Citra baik Polri juga meningkat ke angka 73,1% atau meningkat jika dibandingkan survei serupa pada Desember 2023. Berikut hasil lengkap Survei Citra Lembaga Negara versi Litbang Kompas:

1). TNI : Baik 89,4%, Tidak tahu 7,3%, Buruk 2,9%.

2). Polri : Baik 73,1%, Tidak tahu 4,4%, Buruk 22,5%.

3). DPD : Baik 68,6%, Tidak tahu 15,7%, Buruk 15,7%

4). Kejaksaan : Baik 68,1%, Tidak tahu 20%, Buruk 11,9%

5). Mahkamah Agung : Baik 64,8%, Tidak tahu 18,7%, Buruk 16,5%

6). DPR : Baik 62,6%, Tidak tahu 8,9%, Buruk 28,5%.

7). Mahkamah Konstitusi: Baik 61,4%, Tidak tahu 19,3%, Buruk 19,3%

8). KPK : Baik 56,1%, Tidak tahu 10,5%, Buruk 33,4%

09) Kementerian agama : Baik 51, 03%, Tidak tahu 09,10%, Buruk 39,87%

10). Kementerian Pendidikan : Baik 50,2%, Tidak tahu 11.05%, Buruk 38,03%

Survey tahun ini triwulan ke dua April-Juni 2023 ada 10 lembaga itu yang sering di sorot oleh natizen, bahwa yang terenda Kementerian Pendidikan dan lembaga ini sering muncul di TV dan Online.

“Penilaian ini di rilis lembaga survey swasta tentang kinerja 10 negara”, katanya Mulyadi, dikutip whatsapp group.

Menurut Mulyadi, bahwa lembaga negara yang tertinggi masih posisi TNI dan kejearan sama Polri.

Yang terendah penilaian natizen terdapat pada kementerian Pendidikan, dan kejaran dengan kementerian agama.

(hen / hmd / ntt)