Satu hari hujan kemarin, jumat membuat para penghuni rumah di Jakarta Utara, DKI Jakarta, kuatir akan naik air kali kerumah, sabtu (20/01).
Tak lama kemudian ada beberapa perumahan di Jakarta Utara terendam bayir yang di guyur hutan semalaman.
Bahkan para penghuni sekitar banjir, tak mau pindah rumah.
“Karena rumah yang dihuninya sudah membawa rezeki”, katanya Ramdahan (45) Pegusaha.
Menurut Ramdhan, ia tetap bertahan karena rumahnya di hujani sampai banjir.
Kata dia, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan peningkatan potensi cuaca ekstrem di wilayah pulau Jawa.
Keterangan resmi yang baru dirilis BMKG menyebut, dalam 24 jam terakhir hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat terukur di Sleman Yogyakarta (102.7 mm/hari).
Cilacap Jawa Tengah (94.4 mm/hari), Sangkapura Jawa Timur (71.9 mm/hari), dan Cengkareng DKI Jakarta (55 mm/hari).
Sehingga menurut BMKG, mencermati hasil analisis dinamika atmosfer terkini, potensi cuaca ekstrem di sebagian wilayah Jawa diprakirakan masih dapat berlangsung hingga pekan depan.
Hal itu berdasarkan beberapa hal, yaitu:
a. menguatnyaΒ aktivitas Monsun Asia yang disertai potensi seruakan dingin sehingga dapat menyebabkan adanya peningkatan massa udara basah di wilayah Indonesia bagian barat dan sebelah selatan ekuator
b. aktifnya Madden Julian Oscillation (MJO) di sekitar wilayah Indonesia bagian tengah turut memicu potensi peningkatan awan hujan
c. terbentuknya pola belokan dan pertemuan angin yang memanjang di wilayah Laut Jawa dan Pulau Jawa bagian barat hingga bagian tengah yang disebabkan oleh adanya sistem tekanan rendah di sekitar Australia dan di Samudra Pasifik tenggara Papua.
BMKGΒ pun memperingatkan potensi hujan untuk beberapa waktu ke depan, yaitu:
Potensi hujan sedang-lebat di wilayah Jawa periode 20-23 Januari 2024, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur.
periode 24-26 Januari 2024, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur.
“BMKG mengimbau kepada masyarakat dan instansi terkait agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem berupa hujan.
Sedang hingga lebat yang disertai dengan kilat atau petir dan angin kencang hingga sepekan ke depan,” kata Deputi Bidang Meteorologi BMKG Guswanto dalam keterangan tertulis, Jumat (19/1/2024), dikutip CNBC Indonesia
“Khusus untuk daerah bertopografi curam/bergunung/tebing atau rawan longsor dan banjir agar tetap waspada terhadap dampak yang ditimbulkan akibat cuaca ekstrem seperti banjir.
Banjir bandang, tanah longsor, jalan licin, pohon tumbang dan berkurangnya jarak pandang,” tegasnya.
Potensi Rob, Tak hanya hujan lebat, BMKG juga memperingatkan potensi rob dan gelombang tinggi di wilayah Jakarta.
“Berdasarkan prediksi pasang surut terdapat peningkatan trend ketinggian pasang untuk wilayah Jakarta dengan ketinggian lebih dari 1,0 meter pada tanggal 21 – 27 Januari 2024.
Di mana threshold banjir rob utara Jakarta di atas 1,0 meter, bersamaan juga dengan fase bulan baru pada tanggal 11 Januari 2024,” sebut Guswanto.
“Untuk wilayah perairan utara Jakarta, tidak ada potensi gelombang tinggi lebih dari 1,25 meter.
Potensi gelombang dengan tinggi 1,25 – 2,5 meter terpantau di Laut Jawa bagian barat, sebagian Perairan Kep. Seribu, Perairan utara Jawa Barat,” pungkasnya.
Warga sangat kecewa terhadap pemdes, karena jalan yang hari yang di lalui warga setempat tak kujung di betulin.
Kini para warga akan ancang-ancang demo, tetapi di halang-halangi.
Ia sudah lama dan bahkan sudah bosan di janjikan oleh pemdes dan camat Jambe.
“Kami harap tahun 2024 ini janji bupati tangerang terlaksana janji, bupati yang baru”, katanya Badru (45) warga setempat.
Menurut Badru, kalau tahun ini juga tidak ada tindakan lagi, maka jangankan salahkan warga melakukan tindakan.
Miris, jalan Penghubung 2 Desa yakni Desa Tapos dan Desa Bantar Panjang Kecamatan Tigaraksa Kabupaten Tangerang kondisinya rusak memprihatinkan, kamis (18/01).
Puluhan dan bisa ratusan tahun (bahkan bisa sejak jaman Penjajahan Belanda) tak juga dibangun Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Tangerang.
Kepala Desa (Kades) Bantar Panjang Ujang menyatakan pihaknya sudah berulang kali mengajukan permohonan pembangunan jalan tersebut ke TAPD Kabupaten Tangerang.
Namun belum direspons padahal akses jalan itu menghubungkan 2 desa yang manfaatnya sangat besar untuk menunjang peningkatan perekonomian masyarakatnya.
“Selain sangat menunjang perekonomian warga 2 wilayah desa manfaat jalan itu juga sangat besar karena ada Tempat Pemakaman Umum (TPU) yang dipakai pemakaman warga 3 desa yaitu Bantar Panjang, Tapos, dan Jambe.
Dan memerlukan akses sarana transportasi yang layak hampir setiap hari ada yang dimakamkan,” ucap Kades Ujang, Kamis (18/01/2024).
Diungkapkan Kades Ujang, pihaknya sudah berulang kali mengajukan surat permohonan untuk pembangunan jalan tersebut terakhir surat dikirim bulan Oktober 2023.
Karena waktu itu ada harapan bisa masuk ke ABT tahun 2023 tapi ternyata belum direspons.
“Kami dari pemdes Bantar Panjang saat ini lagi gencar membangun sarana infrastruktur tapi terbentur anggaran sehingga tidak bisa dialokasikan.
Untuk bangun jalan tersebut. Semoga Pemda Kabupaten bisa segera respons ajuan kami,” kata Kades Ujang.
Foto ; Jalan Penghubung Desa Tapos dan Desa Bantar panjang Kecamatan Tigaraksa
Pernyataan Kades Bantar Panjang juga diperkuat Ustadz Andi salah satu tokoh masyarakat Desa Bantar panjang yang tinggal dan memiliki Ponpes Salafi disekitar jalan Penghubung Desa Tapos dan Desa Bantar panjang.
Menurutnya sejak lama jalan menuju TPU itu belum pernah dibangun pemerintah dan kondisinya rusak tidak layak dilewati kendaraan mobil.
“Semoga pemerintah segera membangun jalan itu karena selain sangat bermanfaat untuk warga juga melancarkan akses jalan menuju TPU yang hampir setiap hari siang dan malam.
Ada yang memakamkan anggota keluarganya yang wafat,” ucap Ustadz Andi serius.
Ketua Rw 01 dan pengurusnya di kukuhkan oleh lurah kelapa dua bertempat di Kantor Rw 01 kampung Kelapa Dua. (17.01.2024).
Dalam pengukuhan teraebut hadir lurah kelapa dua, sekertaris kelurahan, kasi pemerintah, kasi Pol PP, kasi ekonomi dan kasi pembangunan, pengukuhan ini di lakukan untuk masa bakti 2024 sd 2027.
Ketua RW 01 terpilih secara Demokrasi dalam pelantikan penyerahan Surat Keputusan ketua RW 01 terpilih adalah Suhardi secara demokrasi.
Dalam kesempatan itu lurah kelapa dua, Adi Nugroho dalam sambutanya menyampaikan kepada warga masyarakat RW 01.
“Saya mengucapkan banyak terima kasih atas terlaksana Pemilihan ketua Rw secara demokrasi”,Ucapnya.
Pemilihan ketua Rw berjalan kondusif dan aman, pelaksanaan ini mengedepankan Silaturahmi dan mengunakan dengan tahapan yang telah di atur oleh panitia penyelengara pemilihan.
Acara yang dibuka dengan menyanyikan lagu indinesi Raya dan hiburan Hadroh oleh ibu ibu kampung kelapa dua, ustad jejen mengakhiri acara tersebut dengan doa.
Awalnya, heboh percaya tak percaya bahwa mobil yang plat merah terjun bebas.
Tidak ada angin dan tak ada hujan, sewaktu kejadian para staf di Setda sempat tak percaya, bahwa mobil setda itu diduga terjun bebas.
“Masak sih, saya tak percaya bahwa mobil pak setda terjun bebas, bohong itu”, kata Jujun Salah satu staf.
Menurut Staf, awalnya kami tak percaya, begitu ada informasi dari rekan kami.
Rekan kami mengatakan, bahwa mobil pak setda masuk kejurang”, katanya sambil menirukan temannya.
HEBOH Mobil dinas plat merah kecelakaan tunggal tengah malam di kendarai Sultan anak Dedy Sambudi sekda Kabupaten Kuantan Singingi, rabu (17 / 01).
Tampak dalam gambar Poto mobil nangkring kluar dari jalan raya.tamoak rusak parah.
Kecelakaan tunggal mobil dinas plat merah bernomor polisi BM 1291 K mendapat tanggapan beragam dari warganet di Kabupaten Kuantan Singingi.
Kejadian kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 03.00 wib dinihari di jalan Sudirman Pekanbaru.
Dari perbincangan warganet di group WhatsApp Info A1 Kuansing, H Saifullah Apriato yang biasa dipanggil Yan Tembak ikut mengomentari kejadian kecelakaan itu.
βMobil dinas BM 1291K yang kecelakaan tunggal di kota Pekanbaru pada jam 03.00 malam itu diduga anak Dedy Sambudi, Sekda Kabupaten Kuantan Singingi,
kalau benar adanya lantak lah dek ang nyo, Iyo duik saku bapak ang pemboli nyo ma,β tulis Yan Tembak di Group WhatsApp Info A1 Kuansing Kamis (11/1/2024) dalam bahasa daerah.
Menyangkut kejadian kecelakaan itu, H Saifullah Aprianto mantan wakil ketua DPRD Kuansing itu mohon kepada Bupati Kuansing agar kendaraan dinas yang merupakan aset daerah yang dibeli dari uang rakyat dapat dipergunakan dengan baik,
Bagi siapapun pejabat yang lalai dalam penggunaan kendaraan dinas tersebut, Bupati hendaknya tegas memberikan sangsi kepada pejabat tersebut. Kalau perlu tarik mobil dinas yang bersangkutan.
βIya, kecelakaan itu terjadi diluar jam dinas, lagi pula mobil itu digunakan bukan oleh pejabat yang diberi amanah.
Untuk itu saya minta Bupati harus beri sanksi kepada pejabat tersebut, soal kejadian ini,β tegas Yan Tembak.
Selain Yan Tembak warganet lainnya yang bernama Reza Pahlefi di Facebooknya membagikan foto kecelakaan mobil berplat merah milik Pemkab Kuansing tersebut.
Ia memberikan kabar kecelakaan tunggal mobil plat merah milik Pemkab Kuansing tersebut. Korban kecelakaan itu ditulisnya namanya Sultan, yang belakangan beredar kabar diduga anak Sekda Kuansing.
Karena mengetahui anak pejabat Kuansing ia bergegas membantunya untuk mengevakuasinya. Dalam komentarnya di Facebook ia menyampaikan pesan menohok.
Agar orang tua korban kecelakaan tersebut untuk bisa mendidik anaknya.
βTelah terjadi kecelakaan tunggal di Sudirman PKU sekitar pukul 03.00 WIB,minibus yang dikendarai oleh Sultan.setelah saya bantu untuk evakuasi ternyata anak pejabat kampung saya.mohon didik anaknya.
Jangan sampai kendaraan dinas bapak dipakai ugal-ugalan lagi.
Saya beritakan ini supaya tidak terjadi kepada pejabat β pejabat yang lain, βucap warga dalam cuitannya di media sosial Facebook dengan akun bernama Reza Pahlevi.