PEMBANGUNAN EMBUNG PERUMAHAN SUDIRMAN MENELAN ANGGARAN 10 MILYAR, DARI TAHAP PERTAMA DAN KEDUA.

Postjkt.com / Kamis 12/2025, Tigaraksa, Pembangunan Embung Perum Sudirman di Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, telah dimulai dengan peletakan batu pertama oleh Penjabat (Pj) Bupati Tangerang, pada masa itu. Embung ini bertujuan untuk mengurangi dampak banjir di tiga lokasi perumahan dan sekitarnya, yaitu Perumahan Sudirman Indah, Perumahan Puri, dan Perumahan Triraksa.

Warga sekitar mengungkapkan bahwa pembangunan ini sangat membantu mengurangi banjir dan sebagai daerah resapan air tanah,  penggunaan air tanah oleh masyarakat selama ini sangat minim karna air dalam tanah kosong.

Namun dengan adanya pembangunan embung ini debit air tanah selalu ada,ini solusi bagi warga sekitar yang menggunakan sumur bor.

Embung ini memiliki luas 7.500 M2 dan dapat menampung sekitar 28.526 M3 air. Pembangunan embung ini diharapkan dapat selesai pada tanggal 17 Desember 2024, dengan waktu pelaksanaan 180 hari kalender.

Kepala Dinas Bina Marga SDA Kabupaten Tangerang, Rijal, mengungkapkan bahwa ada sekitar 92 titik lokasi rawan banjir di Kabupaten Tangerang, dan embung ini diharapkan dapat membantu mengurangi genangan air saat curah hujan tinggi.

Selain itu, Jika embung ini rampung pada tahap berikutnya dapat dijadikan sebagai lokasi wisata dan ruang terbuka hijau, serta kegiatan masyarakat lainnya di sekitar lokasi embung. Warga berharap pembangunan embung ini dapat dilaksanakan tepat waktu, tepat mutu, dan tepat biaya, serta dapat memberikan manfaat maksimal bagi warga. Pembangunan Embung Perum Sudirman di Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, telah dimulai dengan peletakan batu pertama oleh Penjabat (Pj) Bupati Tangerang, Andi Ony dan diteruskn tahap kedua oleh Bupati saat ini Rudi M . Embung selain bertujuan untuk mengurangi dampak banjir di tiga lokasi perumahan dan sekitarnya, yaitu Perumahan Sudirman Indah, Perumahan Puri, dan Perumahan Triraksa. Embung ini juga solusi penyimpanan air, untuk menghadapi becana jika terjadi kekeringan berkepanjangan.

Embung ini memiliki luas 7.500 M2 dan dapat menampung sekitar 28.526 M3 air. Pembangunan embung ini diharapkan dapat selesai pada tanggal 17 Desember 2024, dengan waktu pelaksanaan 180 hari kalender.

Kepala Dinas Bina Marga SDA Kabupaten Tangerang, Rijal, mengungkapkan bahwa ada sekitar 92 titik lokasi rawan banjir di Kabupaten Tangerang, dan embung ini diharapkan dapat membantu mengurangi genangan air saat curah hujan tinggi.

Kabid SDA KABUPATEN TANGERANG, mengakui pembangunan tersebut belum rampung masih ada tahap ketiga di tahun 2026, sehingga belum sesuai seperti yang direncanakan di awal.

Selain itu, embung ini juga dapat dijadikan sebagai lokasi wisata dan ruang terbuka hijau, serta kegiatan masyarakat lainnya di sekitar lokasi embung.

Sangat disayang, disisi lain pembangunan tersebut tercium aroma markup anggaran, menurut salah satu aktivitas Banten.

Menurut keterangan aktivis yang beredar luas dimedia online Pembangunan Embung Perumahan Sudirman Indah di Kabupaten Tangerang terindikasi markup, dengan dugaan penyelewengan anggaran dan kongkalikong dalam penggunaan dana proyek. Berdasarkan hasil investigasi, pembangunan embung yang dikerjakan oleh CV Kirana Bangun Konstruksi dan CV Three Langgeng ini memiliki total anggaran Rp 10,717 miliar, diduga tidak sesuai dengan standar yang ditetapkan. Benarkah?

Beberapa kejanggalan yang ditemukan antara lain, apa itu?
– Pekerjaan yang tidak sesuai standar: Pekerja tidak menggunakan keamanan, keselamatan, dan kerja (K3) yang memadai.
– Standar ukuran tanggul tidak sesuai: Posisi tanggul lebih rendah dari tanah daratnya, sehingga berpotensi menyebabkan kegagalan struktur.

 

Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kabupaten Tangerang, Rijal  menanggapi hal tersebut ke awak media postjkt.com memberikan tanggapan terkait tudingan tersebut.  “Bahwa itu tidak benar, boleh-boleh saja pengamat berpendapat demikian, namun saya sebagai pejabat pelaksana pembuat komitmen, sudah bekerja sesuai standar dan RAB,  sudah melakukan pengawasan secara maksimal , laporan juga jelas dan rapih bahkan proyek tersebut sudah dibayar“.  (Ungkapnya) Jadi silahkan awasi dan kami/ saya sangat senang jika ada masukan dan koreksi. Tambahnya lagi.

 

 

Red/postjkt.com/Max

DISHUB KEMBALI MENJADI SOROTAN, AKIBAT KELALAIAN DRIVER DUMP TRUK

 

Posjkt.com | Kab.Tangerang – Gabungan masyarakat Jayanti-Balaraja menggelar aksi menggugat di depan Kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Tangerang, Selasa (02/12/2025).

 

Aksi tersebut dipicu, terjadinya kecelakaan yang menimpa warga Desa Dangdeur, Kecamatan Jayanti beberapa waktu lalu, akibat mobil dump truk tanah beroperasi sebelum jam operasional sesuai Perbup Nomor 12 Tahun 2022.

 

Jaenudin, Kepala Dishub Kabupaten Tangerang menyampaikan, bahwa masyarakat Jayanti-Balaraja meminta point point atau notulen hasil kesepakatan musyawarah (Audensi) dengan instansi terkait agar dikawal dan dijalankan dengan sebaik-baiknya.

 

“Selain ada catatan-catatan yang menjadi hal yang lebih teknis tetapi yang menjadi utama pertama bahwa kita sepakat bahwa apa yang menjadi tuntutan yaitu dengan adanya penegakan untuk Perbup,” ujar Jaenudin.

 

“Dalam hal ini Polres juga menyampaikan akan melaksanakan langkah-langkah tindakan tegas terhadap dump truk tanah yang melakukan pelanggaran akan langsung di lakukan penilangan manual,” sambungnya.

 

Jaenudin juga katakan, ada dua poin yang disampaikan akan dilakukan juga nanti dibuatkan jalur alternatif untuk tidak masuk ke arteri dijalan nasional melalui lintasan Kabupaten tetapi diarahkan untuk masuk ke jalan tol.

 

“Kesepakatan bersama dan penugasan secara khusus dalam hal ini untuk sampai kepada personil yang ditugaskan didalam pengendalian dan pengawasan Perbub nomor 12 khususnya di wilayah perbatasan Serang dan Tangerang,” ujarnya.

 

Lanjutnya,” Ini akan menjadi bagian yang sudah disepakati bersama-sama mengawal terhadap langkah-langkah yang sudah kita lakukan,” tuturnya.

 

Ia menjelaskan, dalam rangka penyediaan sarana prasarana memang pihaknya akan mencoba dalam hal ini berkomunikasi dengan Dishub Provinsi, apa yang menjadi langkah teknis yang menjadi kewenangan Pemkab Tangerang.

 

“Untuk menambah rambu-rambu lalu lintas dan juga menambah terhadap apa namanya sarana yaitu kaitan dengan menggunakan jalan dan juga CCTV,” imbuhnya.

 

Kendati demikian, Aksi mereka bersifat tanpa kompromi, tindak tegas pengemudi dan pengusaha armada truk tanah bilamana melanggar kesepakatan dikemudian hari.

 

Mereka menilai, tuntutan tiga poin tersebut bentuk tindakan yang patut dihargai sesuai dengan kesepakatan bersama.

 

Masyarakat berharap, insiden lakalantas yang menimpa warga Desa Dangdeur, Kecamatan Jayanti beberapa waktu lalu, tidak terjadi lagi.

 

(Max)

Intan (Wabup) Ingatkan Warga Sudirman Soal Sampah, lebih bijak dalam menjaga lingkungan.

IMG_20251202_185303

POSTJKT.COM| Kab.Tangerang – Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah berserta anggota DPR RI, H. Andi Ahmad Dara menggelar dialog bersama warga Perum Sudirman Indah di GOR Perum Sudirman Indah, Selasa (02/12/2025).

 

Pada kegiatan tersebut, Wabup Intan meminta warga kawasan Perum Sudirman Indah untuk lebih peduli sampah dan menerapkan pola hidup sehat.

 

“Saya minta kepada warga kawasan Sudirman lebih peduli sampah, jangan buang sampah sembarangan. Budayakan pola hidup sehat di keluarga dan lingkungan, terlebih di saat musim penghujan sekarang ini,” Kata Wabup Intan.

 

Dia mengungkapkan bahwa dialog warga tersebut selain untuk silahturahmi dan menyerap aspirasi, juga untuk sosialisasi program-program pembangunan serta himbauan-himbauan.

 

“Kami hadir di Perum Sudirman untuk sama-sama mendengar dan menyerap aspirasi-aspirasi warga dan juga sosialisasi program pembangunan,” Ujar Wabup Intan.

 

Dirinya menegaskan bahwa pemerintah daerah akan senantiasa hadir untuk masyarakat. Ia juga berharap dukungan aktif dan sinergi dari masyarakat untuk pembangunan daerah.

 

“Kehadiran kami merupakan bukti pemerintah selalu hadir di tengah masyarakat, mendengar dan menyerap aspirasi warga. Semoga apa yang tadi disampaikan dapat kami upayakan,” ucap Wabup Intan.

 

Wabup Intan juga berjanji akan memberikan bantuan, khususnya bagi kelompok pengelola sampah di kawasan Perum Sudirman Indah.

 

“Kalau ada kelompok pengelola sampah di sini, tolong sampaikan. Kami siap bantu, misal ada yang butuh timbangan atau apa tolong sampaikan, nanti kami akan bantu,” tuturnya.

 

Sementara, Anggota DPR RI Komisi XI, H. Andi Ahmad Dara mengatakan bahwa masyarakat penerima manfaat dari pemerintah agar lebih bijak dan hati-hati untuk memanfaatkan bantuan yang diterima.

 

“Bagi penerima bantuan dari pemerintah seperti PKH atau yang lainnya, harus bijak dan musti berhati-hati,” tegas Andi Dara.

 

“Sewaktu-waktu bisa dihentikan bantuannya tanpa pemberitahuan, karena terindikasi dengan judol (judi online),” sambungnya.

 

Pihaknya juga berkomitmen untuk memperjuangkan aspirasi warga Perum Sudirman yang mendesak dan sangat diperlukan untuk bisa direalisasikan nantinya.

 

“Kami hadir untuk mendengar langsung apa yang dibutuhkan masyarakat. Ambulan dan perbaikan drainase yang tadi disampaikan adalah kebutuhan mendesak, dan kami akan mendorong agar hal ini segera mendapat perhatian,” katanya.

 

Turut hadir dalam kegiatan, anggota DPRD kabupaten Tangerang dari fraksi partai Golkar, Nur Rojab serta Camat Tigaraksa, Cucu, tokoh masyarakat serta warga Perumahan Sudirman Indah.

 

(Max)

Bupati dan Camat terseret sengketa lahan di Desa Cikupa.

POSTJKT.COM, Tangerang,Sengketa lahan di Cikupa, Tangerang, kembali memanas! Warga Cikupa menyeret nama Kepala Desa (Kades) Ali Makbud, Bupati Tangerang Maesyal Rasyid, dan Camat Cikupa Supriyadi ke Pengadilan Negeri Tangerang. Mereka mengklaim bahwa tanah seluas 360 meter persegi yang menjadi objek sengketa adalah milik mereka, dan telah ditempati selama lebih dari 50 tahun.

Warga merasa ada dugaan perbuatan melawan hukum (PMH) karena tanah tersebut diklaim pihak lain tanpa bukti kepemilikan yang kuat. Mereka juga menuding adanya intimidasi dan langkah-langkah yang dianggap semena-mena dari pihak desa.

Kepala Desa Cikupa, Ali Makbud, menghormati proses hukum yang sedang berlangsung dan menyatakan bahwa warga telah mengajukan gugatan serupa pada tahun 2023, namun ditolak dengan putusan Niet Ontvankelijke Verklaard (NO).

Sidang perdana dengan Nomor Perkara: 979/Pdt.G/2025/PN Tng sudah dilaksanakan pada 21 Agustus 2025, dan akan dilanjutkan pada 4 Desember 2025 dengan agenda pemeriksaan bukti surat dari penggugat.

Terkait informasi, sengketa lahan tersebut Bupati dan Camat belum dapat dikonfirmasi.

 

 

Red

 

Kecamatan Kelapa Dua Raih Juara Pertama Turnamen Bola Voli Sektor Putra Dalam Bupati Cup 2025

 

Postjkt.comTangerang- Kecamatan Kelapa Dua kembali menorehkan prestasi gemilang pada gelaran Turnamen Bola Voli Bupati Cup 2025. Pada kategori putra, tim voli Kecamatan Kelapa Dua berhasil keluar sebagai juara pertama setelah mengalahkan Kecamatan Cisoka di partai final dengan skor 3–1.

Kemenangan ini menegaskan posisi Kelapa Dua sebagai salah satu kecamatan dengan pembinaan olahraga terbaik di Kabupaten Tangerang.

Turnamen Bupati Cup tahun ini di mulai tanggal 29 November s.d 30 November yang dibuka langsung Oleh Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid di GOR Don Bosco Tigaraksa, diikuti kurang lebih 280 atlet dari seluruh Kabupaten Tangerang. Total 14 kontingen kecamatan putra dan 6 kontingen kecamatan putri ambil bagian dalam kompetisi yang menjadi ajang prestisius sekaligus barometer pembinaan atlet daerah.

Antusiasme tinggi dari seluruh peserta menjadikan turnamen ini berlangsung meriah dan kompetitif.

Pertandingan final kategori putra berlangsung sengit pada awal laga, namun Kelapa Dua berhasil menunjukkan dominasi sejak set pertama hingga set terakhir. Serangan efektif, pertahanan solid, serta kekompakan tim menjadi kunci kemenangan yang membawa Kelapa Dua meraih emas untuk tahun ini.

Tak hanya di sektor putra, Kecamatan Kelapa Dua juga mencatat prestasi membanggakan pada kategori putri. Tim putri sukses merebut peringkat ketiga setelah mengalahkan Kecamatan Tigaraksa dengan skor 3–0. Hasil ini sekaligus memperkuat kontribusi Kelapa Dua dalam menyumbang prestasi bagi Kabupaten Tangerang.

Camat Kelapa Dua, Dadang Sudrajat, menyampaikan apresiasi kepada seluruh atlet pelatih, official serta KOK yang terlibat.

“Kecamatan Kelapa Dua tetap fokus mendukung program pemerintah, dalam hal ini KONI dan Dispora Kabupaten Tangerang, dalam rangka melakukan pembinaan dan menggapai prestasi para atlet. Maka kami selalu sinergi dan kali ini mengikuti turnamen bola voli putra dan putri Bupati Cup,” ujarnya.

Sementara itu Ketua Umum KONI Kabupaten Tangerang, Eka Wibayu, menegaskan bahwa pelaksanaan turnamen ini merupakan bagian dari persiapan menuju ajang lebih besar.

“Turnamen ini dilakukan dalam rangka persiapan PORPROV 2026 yang mempertandingkan antar Kabupaten Kota se Provinsi Banten,” jelasnya.

Dikesempatan yang sama, tokoh masyarakat Kelapa Dua, Jaro Rusdi, menyampaikan rasa syukur atas prestasi yang diraih.

“Alhamdulillah, ikhtiar insan olahraga Kecamatan Kelapa Dua membuahkan hasil yang menggembirakan dengan perolehan emas untuk tim putra dan perunggu untuk tim putri,” pungkasnya

Menurutnya Hal ini mengingatkan kita pada PORKAB lalu yang meraih 20 emas meski tanpa cabor voli. Sekarang dapat dikatakan juara sejati pembinaan olahraga tahun 2025 adalah Kecamatan Kelapa Dua karena total sudah mengantongi 21 emas dalam rangkaian persiapan Porprov 2026 di Kota Tangerang Selatan.

“Prestasi beruntun yang diraih Kecamatan Kelapa Dua ini menjadi bukti nyata keberhasilan pembinaan olahraga sejak tingkat kecamatan. Dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah, KONI, Dispora dan masyarakat. Kelapa Dua optimis mampu melahirkan lebih banyak atlet berprestasi yang siap bersaing pada ajang yang lebih tinggi,” kata jaro Rusdi.

Keberhasilan ini juga diharapkan menjadi inspirasi bagi kecamatan lain untuk terus meningkatkan pembinaan olahraga. Turnamen Bupati Cup 2025 menjadi momentum penting dalam memperkuat semangat sportivitas, mempererat kebersamaan dan mengasah kualitas atlet menuju Porprov 2026. Seluruh pihak berharap prestasi yang diraih menjadi motivasi untuk terus mengukir prestasi yang lebih besar di masa mendatang.

Dikutip :

(Diskominfo Kab.Tangerang/DR/nD)
Nomor : PR/ 488-DISKOMINFO/XII/2025

 

PURBA

Ade Sapei Tingkat Pelayanan Admistrasi Terpadu Desa Cikuya, Aman Dan Nyaman

 

Postjkt.com Tangerang Kepala Desa Cikuya, Ade Sapei, berencana meningkatkan pelayanan administrasi terpadu desa dengan memanfaatkan anggaran dana desa tahun 2025. Pemerintah Desa Cikuya akan fokus pada beberapa prioritas, seperti – Peningkatan Kapasitas Aparatur Desa: Melakukan pelatihan bagi aparatur desa terkait pengelolaan keuangan dan penggunaan teknologi untuk mendukung pelaporan digital.
Pembangunan Infrastruktur: Meningkatkan infrastruktur jaringan internet desa untuk mendukung layanan pendidikan jarak jauh dan administrasi online.
Pelayanan Kesehatan: Meningkatkan promosi dan penyediaan layanan dasar kesehatan, termasuk penurunan angka stunting.
Ketahanan Pangan: Mengembangkan program yang fokus pada ketahanan pangan lokal dan penyediaan gizi yang baik untuk masyarakat desa.
Desa Digital: Mendorong penggunaan teknologi untuk mempermudah akses informasi dan pelayanan masyarakat.

Anggaran dana desa tahun 2025 sebesar Rp71 triliun akan dialokasikan untuk mendukung program-program tersebut. Pemerintah desa diharapkan dapat mengelola dana dengan efektif dan transparan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa .

Saat ditemui dikantornay Ade disela-sela kesibukannya , menguntungkan anggaran dana desa sudah terserap 90 pesen lebih, dan terlaksana dengan baik mendekati sempurna. Namun apabila ada perbedaan pendapat itu hal lumrah, ungkap Ade Blak biasa disapa.

Foto postjkt.com

Salah satu pekerjaan yang terpampang jelas adalah, taman bermain anak yang dibangun di halaman kantor desa. Berupa ayunan dan selucuran. Anggaran pembangunan tersebut, dialokasikan dari dana desa. .” Semoga bermanfaat buat warga, pungkasnya”

 

(PURBA)

Banjir bandang, Kayu Glondong Terpotong Rapih mewarnai penderitaan Rakyat Tapteng.

POSTJKT.COM, Medan Banjir bandang di Sumatera Utara (Sumut) sangat terkait dengan aktivitas manusia, terutama penggundulan hutan yang masif. Beberapa faktor yang berkontribusi pada bencana banjir bandang diberbagai tempat seperti Tapanuli Tengah, diduga keras  akibat,

Penggundulan Hutan: Penebangan pohon besar-besaran tanpa kontrol yang memadai, dan menghilangkan fungsi ekologis hutan sebagai penahan air dan pengatur tata air alami. Akar pohon yang seharusnya menyerap air hujan dan menahannya di dalam tanah kini tak lagi ada, sehingga air langsung mengalir ke dataran rendah dan menyebabkan banjir bandang.
– Perubahan Penggunaan Lahan: Hutan yang diubah menjadi lahan perkebunan, pertambangan, dan pemukiman telah mengurangi kemampuan tanah untuk menyerap air hujan, sehingga meningkatkan risiko banjir.
– Kurangnya Penegakan Hukum: Para pemangku jabatan yang tutup mata terhadap penebangan pohon besar-besaran telah memperparah situasi ini.

Dampak dari penggundulan hutan ini tidak hanya terbatas pada banjir, tetapi juga mencakup:
– Erosi Tanah, Tanah yang tidak terlindungi oleh vegetasi mudah tererosi, sehingga mengurangi kesuburan tanah dan meningkatkan risiko longsor.
– Perubahan Iklim: Hutan yang hilang telah mengurangi kemampuan bumi untuk menyerap karbon dioksida, sehingga memperparah efek rumah kaca dan perubahan iklim.

Untuk mengatasi masalah ini, perlu dilakukan upaya serius dalam pengelolaan hutan yang berkelanjutan, penegakan hukum yang ketat, dan peningkatan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan.

Diduga Perusahaan, seperti PT.TPl yang mendapat ijin konsesi dari kementrian kehutanan, menjadi landasan para pembalak hutan, secara membabi-buta menebang pohon pohon, yang menjadi paru paru dunia.

Lagi lagi masyarakat yang harus menanggung pahitnya, akibat pembabatan hutan dan kehilangan harta dan nyawa.

  • Red.

Tingkatkan Kapasitas Kelembagaan, Wabup Intan Buka Bimtek KDKMP Tahap 3

POSTJKT.COM

TANGERANG –Wakil Bupati (Wabup) Tangerang Intan Nurul Hikmah membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Perkoperasian Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Tahap 3 di Fame Hotel Gading Serpong, Selasa (18/11/25).

Wabup Intan menegaskan bahwa Bimtek ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kapasitas kelembagaan koperasi. Dengan peningkatan kapasitas tersebut, diharapkan mampu mendorong Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) lebih siap dan menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat desa dan kelurahan.

“KDKMP ini harus menjadi pusat aktivitas ekonomi lokal yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Wabup Intan.

Dia menambahkan kegiatan Bimtek tersebut juga merupakan tindak lanjut Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 2025 telah mengamanatkan percepatan pembentukan dan penguatan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas.

Menurutnya, koperasi di tingkat desa dan kelurahan memiliki potensi besar untuk menjadi motor penggerak ekonomi desa/kelurahan dalam mewujudkan ketahanan pangan, membuka lapangan kerja, memperkuat UMKM, serta memperluas akses layanan ekonomi bagi masyarakat.

 

 

 

“Koperasi harus mampu hadir sebagai pendorong tumbuhnya usaha masyarakat dan memperkuat ekonomi berbasis komunitas. Peran koperasi sangat penting untuk menciptakan ketahanan ekonomi di tingkat lokal dan mendukung kesejahteraan masyarakat,” tandasnya

Selain sebagai upaya peningkatan kapasitas pengurus, kegiatan tersebut juga memfasilitasi pembukaan rekening koperasi secara kolektif di Bank Mandiri.

“Langkah ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang untuk memastikan seluruh pendanaan KDKMP berjalan lancar, transparan, dan sesuai prinsip tata kelola keuangan yang baik,” pungkasnya

Sementara itu, salah satu peserta yang merupakan pengurus Koperasi Merah Putih Desa Sumur Bandung Jayanti, Bukhori, menuturkan bahwa program Bimtek ini sangat bermanfaat.

“Bimtek yang kami jalani dari pertama sampai tahap tiga ini pastinya sangat membantu sekali, karena di program ini, kami mendapatkan materi terkait perkoperasian, seperti birokrasi dan juga teknisnya seperti apa,” ujarnya.

Ia menyampaikan, setelah kegiatan ini pihaknya juga berencana memberikan sosialisasi kepada masyarakat, sehingga seluruh materi dan hasil yang diperoleh selama Bimtek dapat disampaikan langsung dan dimanfaatkan oleh masyarakat.

Kegiatan ini diikuti 270 pengurus KDKMP dari berbagai wilayah di Kabupaten Tangerang.

 

Dikutip dari web (Diskominfo Kabupaten Tangerang/Fn/nD)

Nomor : PR/474 -DISKOMINFO/XI/2025

Postjkt.com/ P

Makna Logo HGN 2025

Logo Hari Guru Nasional 2025 Foto: Dok. Kemendikdasmen RI

POSTJKT.COM – Jakarta,24/11 Logo HGN 2025 disusun dengan komposisi visual yang sarat simbol dan makna filosofis. Setiap elemen dirancang untuk menggambarkan dinamika pendidikan Indonesia yang terus berkembang. Logo Utama menggambarkan hubungan harmonis dan kolaboratif antara guru dan murid dalam proses pendidikan yang berlandaskan kasih sayang dan semangat belajar. Bentuk hati emas menjadi pusat visual yang melambangkan ketulusan, cinta, dan pengabdian guru sebagai sumber inspirasi dan cahaya ilmu pengetahuan. Sosok guru digambarkan sebagai pembimbing yang mengarahkan dan memberdayakan murid dengan semangat gotong royong.

Buku terbuka di bagian bawah mencerminkan ilmu pengetahuan sebagai dasar kemajuan pendidikan. Sementara tiga figur murid yang bergerak dinamis mewakili jenjang pendidikan dasar hingga menengah, menggambarkan pertumbuhan, semangat belajar, dan cita-cita menuju Indonesia Emas 2045.

Warna Logo Berikut merupakan palet warna resmi identitas visual Hari Guru Nasional 2025 yang menjadi acuan penerapan warna secara konsisten di seluruh media komunikasi.

  • Makna Warna Emas : Keagungan, kejayaan, dan ketulusan guru sebagai fondasi pendidikan unggul.
  • Biru tua : Kepercayaan, stabilitas, profesionalisme, dan kecerdasan.
  • Abu-abu : Netralitas, kedewasaan, dan tanggung jawab dalam mendidik.
  • Biru muda : Kemandirian, kebijaksanaan, dan semangat belajar peserta didik.
  • Merah : Energi, keberanian, dan motivasi untuk meraih cita-cita pendidikan.
  • Pesan Inspiratif: Menggerakkan Ekosistem Pendidikan

Dalam peringatan HGN 2025, pesan utama yang disampaikan oleh Kemendikbudristek berpusat pada kolaborasi dan dedikasi kolektif. Pesan ini ditujukan kepada seluruh pemangku kepentingan, bukan hanya guru.

Hari Guru Nasional 2025 menjadi momentum penting untuk mengapresiasi peran guru sebagai fasilitator, motivator, dan mentor dalam membentuk karakter siswa. Dengan tema “Guru Hebat, Indonesia Kuat”, peringatan ini juga mendorong adopsi teknologi humanis dalam pendidikan, memastikan inovasi digital berfokus pada kebutuhan dan perkembangan optimal siswa.

Peran guru kini tak hanya sebagai penyampai ilmu, tapi juga pembentuk karakter dan inspirasi. Hari Guru Nasional 2025 diharapkan menjadi titik tolak untuk mempercepat transformasi pendidikan yang inklusif, adaptif, dan berkelanjutan.

Selamat Hari Guru Nasional 2025! #GuruHebatIndonesiaKuat

 

(POSTJKT.COM/PURBA-S)