Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma’ruf Amin saat menghadiri acara peringatan Milad Ke-47 MUI di Hotel Sultan Jakarta,

Jakarta, postjkt.com – Dewasa ini dunia menghadapi berbagai tantangan global yang cukup berat, salah satunya perang Rusia – Ukraina yang diperkirakan akan menyebabkan krisis geopolitik, energi, pangan, dan keuangan. Untuk itu, sebagai penjaga umat, Majelis Ulama Indonesia (MUI) diharapkan dapat meningkatkan peran dalam upaya menghadapi berbagai tantangan global tersebut.
“Salah satu bahaya yang diperkirakan datang adalah krisis pangan, krisis energi, dan krisis keuangan. Ini hal yang menjadi kewajiban kita (selaku) MUI untuk bersama-sama menghadapi keadaan ini. Tidak panik, tidak risau, tapi (harus) mempersiapkan diri untuk mempersiapkan pangan di berbagai daerah supaya kita tidak kekurangan pangan,” pinta Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma’ruf Amin saat menghadiri acara peringatan Milad Ke-47 MUI di Hotel Sultan Jakarta, Selasa (26/07/2022).
Tidak hanya itu, lanjut Wapres, MUI juga diharapkan terus meningkatkan peran dalam mendampingi dan memotivasi masyarakat agar selalu siap menghadapi berbagai tantangan yang ada.
“Partisipasi MUI juga tentu diharapkan untuk (mengimbau) masyarakat supaya bersabar, berhati-hati, kemudian (agar) masyarakat juga melakukan upaya-upaya persiapan dalam menghadapi ini,” ungkapnya.
Karena memang, kata Wapres, mempersiapkan diri untuk menghadapi segala bahaya dan ancaman yang diperkirakan akan datang merupakan perintah agama.
“Syekh Nawawi Al-Bantani mengatakan, ketika menafsirkan ayat khudzu hidzrakum, bersiaplah kamu menghadapi segala kemungkinan serangan musuh. Menurut beliau ayat ini juga memberikan dalil wajibnya kita bersiap diri menghadapi segala bahaya yang diduga akan datang,” terangnya.
Lebih jauh, pada kesempatan ini Wapres juga mengharapkan MUI terus meningkatkan peran dalam menjaga umat dari berbagai akidah dan pemikiran yang menyimpang.
“Menjaga umat dari apa? Dari akidah-akidah yang menyimpang, dari pikiran-pikiran yang menyimpang, dan dari cara berpikir yang tidak moderat melalui penguatan Islam wasathiyah, Islam moderat. Ini harus terus digalakkan, agar umat jangan sampai terbawa oleh pikiran-pikiran yang (terlalu) ke kanan (atau) ke kiri,” terangnya.
Terakhir, sebagai mitra pemerintah, Wapres meminta MUI terus berperan dalam menjaga keutuhan bangsa, salah satunya dengan membantu mencegah terjadinya konflik di masyarakat termasuk menjelang Pemilu yang akan datang.
“Jangan sampai terjadi, (karena) pilihan yang berbeda, menimbulkan konflik di kalangan bangsa, juga di kalangan umat Islam. Tidak perlu terjadi benturan-benturan. MUI dan ormas-ormas (Islam) tidak terlibat dalam menentukan calon presiden dan wakil presiden,” tegasnya.
Adapun peran MUI dan ormas-ormas Islam lainnya dalam Pemilu, tutur Wapres, adalah mengimbau masyarakat agar memilih calon-calon pemimpin bangsa yang terbaik.
“Kita mengharapkan semua supaya memilih yang layak, ya tentu yang mempunyai kapasitas, kapabilitas, intergritas, akhlak yang mulia, supaya yang dipilih yang terbaik daripada calon yang ada. Itu saya kira, MUI mengarahkan kepada umat, bukan (memilih karena) suka tidak suka, tetapi memilih yang terbaik,” pesannya

Red  postjkt.com

Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma’ruf Amin saat menghadiri acara Milad ke-47 MUI di Hotel Sultan Jakarta,

Jakarta, postjkt.com – Perayaan hari jadi adalah selebrasi tahunan yang dirayakan baik oleh individu, institusi, maupun organisasi, salah satunya Majelis Ulama Indonesia (MUI). Memasuki usia ke-47 tahun, MUI pun dituntut untuk dapat meningkatkan kinerja dan kebaikan untuk seluruh umat.
“Majelis Ulama Indonesia untuk bisa lebih berbuat lagi melakukan kerja-kerja kebaikan, amal saleh itu. Kerja-kerja kebaikan yang diridai oleh Allah, artinya meningkatkan kinerja kita setelah 47 tahun,” tutur Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma’ruf Amin saat menghadiri acara Milad ke-47 MUI di Hotel Sultan Jakarta, Selasa (26/07/2022).
Lebih lanjut Wapres menyampaikan, peningkatan kinerja ini harus dilakukan oleh seluruh perwakilan MUI, baik di tingkat pusat maupun daerah.
“Supaya semua bagian-bagian MUI ini diberikan kemampuan untuk berkinerja dengan baik, beramal saleh semuanya, baik yang ada di pusat yang ada di daerah-daerah, provinsi, maupun kabupaten, semua sudah bisa bekerja, berkinerja lebih baik lagi. Saya kira itulah makna kita memperingati 47 tahun usia MUI,” urai Wapres.
Kinerja baik tersebut, tambah Wapres, diantaranya adalah dalam mengemban tugas sebagai mitra pemerintah dan pelayan umat. Wapres pun mengilustrasikan beberapa tugas yang berkaitan dengan kondisi terkini dunia yaitu dalam menghadapi dampak perang Ukraina dan Rusia serta perkiraan akan terjadinya krisis energi dan pangan.
“Oleh karena itu, partisipasi Majelis Ulama Indonesia juga tentu diharapkan untuk masyarakat supaya bersabar, berhati-hati, kemudian masyarakat juga melakukan upaya-upaya persiapan dalam menghadapi ini. Karena memang, agama menyuruh kita selalu prepare dalam menghadapi itu,” papar Wapres.
“Salah satu bahaya yang diperkirakan datang adalah krisis pangan, krisis energi, dan krisis keuangan. Karena itu kita menjadi kewajiban kita Majelis Ulama Indonesia bersama-sama untuk juga menghadapi keadaan ini, tidak panik, tidak risau, dan tapi juga kita mempersiapkan diri untuk mempersiapkan pangan di berbagai daerah supaya kita tidak kekurangan pangan,” imbuhnya.
Sementara dari sisi politik nasional, Wapres mengungkapkan bahwa tidak lama lagi Indonesia akan merayakan pesta demokrasi melalui Pemilihan Umum (Pemilu). Dimana, pada momen ini kerap terjadi perbedaan visi misi politik diantara para pemilih. Untuk itu, Wapres mengingatkan bahwa perbedaan merupakan hal yang wajar dan seyogyanya disikapi dengan bijak dan MUI memiliki peran penting dalam menjaga keutuhan bangsa di tengah perbedaan yang ada.
“Yang penting lagi tentu dalam mitra pemerintah, menjaga keutuhan bangsa, terutama dalam menghadapi pemilu yang akan datang ini. Jangan sampai terjadi pilihan yang berbeda itu menimbulkan konflik di kalangan bangsa, juga di kalangan umat Islam,” imbau Wapres.
Menutup sambutannya, Wapres berharap agar partisipasi dan kontribusi MUI dalam menjadi mitra pemerintah serta pelayan umat dapat terus dirasakan masyarakat, baik dalam masa pandemi maupun di luar pandemi.
“Pemerintah sangat berharap bahwa partisipasi dan kemitraan Majelis Ulama itu akan terus diberikan tidak hanya ketika pandemi tapi juga ketika menghadapi krisis-krisis, seperti krisis pangan yang mungkin datang,” harap Wapres.
“Bahaya yang diduga-duga akan tiba, dan juga dalam rangka kita menjaga keutuhan umat, keutuhan bangsa, dalam rangka menjaga Pemilu Pilpres yang akan datang,” pungkasnya

Red postjkt.com

dalam rangka Himayatul Ummah (melindungi umat) dan taqwiyatul ummah

Jakarta, postjkt.com – Majelis Ulama Indonesia (MUI) berperan penting sebagai Shadiqul Hukumah (mitra pemerintah), Khadimul Ummah (pelayan umat), dalam rangka Himayatul Ummah (melindungi umat) dan taqwiyatul ummah (memberdayakan umat). Dalam implementasinya, sebagai wadah organisasi umat muslim yang terdiri dari bermacam-macam organisasi masyarakat (ormas) Islam, MUI harus dapat menyatukan umat Islam untuk memajukan Indonesia, salah satunya dengan pengaktifan kembali Forum Ukhuwah Islamiyah.

“Dalam beberapa rapat yang lalu, saya minta supaya ada Pusat Dakwah Islam yang dilakukan oleh MUI yang menghimpun seluruh Da’i dari ormas-ormas maupun juga dari lembaga-lembaga menjadi satu kegiatan dakwah yang terkoordinasi dan terintegrasi supaya arahnya sama,” ungkap Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma’ruf Amin ketika memberikan arahan pada Milad Majelis Ulama Indonesia (MUI) ke-47 di Hotel Sultan, Jakarta, Selasa, (26/07/2022).

Kesamaan arah tersebut menurut Wapres, harus dilakukan dengan penyamaan gerakan koordinasi antar ormas Islam yang dilakukan oleh suatu lembaga yang dapat merepresentasikan semua ormas islam tersebut, yaitu MUI.

“Gerakan yang terkoordinasi sehingga semuanya berjalan bersama di bawah tenda besar yaitu pimpinan MUI. MUI adalah menjadi Imamah Institusionaliyah, nah ini. Pemimpin secara kelembagaan,” jelasnya.

Dalam acara yang bertemakan “Merajut Kesatuan dan Kekuatan Umat Dalam Kebhinekaan” tersebut, Wapres menekankan agar selalu memegang teguh prinsip-prinsip MUI, agar tercipta pemahaman yang sama sehingga umat Islam di Indonesia selalu bersatu.

Lebih jauh, Wapres mengutip Imam Ibnu Athaillah, mengenai perbedaan yang tidak perlu dikhawatirkan, justru yang perlu dikhawatirkan adalah dorongan hawa nafsu yang tidak terkendali.

“Kita tidak boleh ada ego kelompok,” tegasnya.

“Fanatisme kelompok kesampingkan, itu baru kita bisa membangun ukhuwah dan kesatuan umat Islam dalam bingkai kesatuan NKRI,” tuturnya.

Wapres yang mewakili pemerintah pun sangat berharap, bahwa partisipasi dan kemitraan MUI itu akan terus diberikan tidak hanya ketika pandemi, namun dalam rangka menjaga persatuan umat pada kondisi akan datang yang tidak terduga, salah satunya dalam momentum pemilihan umum presiden 2024.

“Ketika kita menghadapi krisis seperti krisis-krisis pangan yang mungkin datang, yang madznunah, kemudian al-madhar al-madznunah, bahaya yang tak diduga-duga, dan juga dalam rangka kita menjaga keutuhan umat, keutuhan bangsa dalam rangka menjaga pemilu pilpres yang akan datang,” harapnya.

Sebelumnya, Ketua MUI Pusat selaku Ketua Panitia Milad ke-47 MUI, Muhammad Cholil Nafis menyampaikan bahwa saat ini kondisi di Indonesia akan memasuki tahapan politik, sehingga penting untuk membangun kesatuan dan kekuatan untuk membangun Indonesia yang sejahtera di masa yang akan datang. Oleh karena itu, dalam kesempatan milad kali ini, MUI telah menyelenggarakan kegiatan-kegiatan yang bertujuan untuk menyusun persepsi yang sama tentang dakwah di Indonesia.

“Mudah-mudahan acara ini adalah menjadi titik awal pasca pandemi dan kita bisa membangun persatuan dan mari kita merawat di masa yang akan datang. Karena kalau ternyata proses politik, proses transisi nanti tidak dilakukan dengan baik itu akan menjadi malapetaka, itu akan mundur pada 50 tahun ke belakang, tapi kalau kita bisa melakukannya disitulah umat Islam membangun peradaban di Indonesia,” harapnya.

Sebagai informasi, rangkaian acara Milad MUI pada 26 Juli 2022 telah dilakukan sejak pagi hari pada pukul 08.00, acara tersebut dimulai dengan kegiatan Silaturahmi Da’i dan Halaqah Dakwah Nasional, kemudian Forum Ukhuwah yang mengundang tokoh masyarakat serta pimpinan ormas Islam dan selanjutnya Pembukaan Acara Annual Conference on Fatwa Studies ke-6. Pada kesempatan ini juga, Bank Indonesia (BI) telah meluncurkan program Wakaf, Infak, Zakat, dan Sedekah Pesantren (WIZSTREN). Ini adalah program baru BI yang bekerjasama dengan Himpunan Pebisnis dan Usahawan Pondok Pesantren (Hebitren).

Hadir dalam peringatan Milad tersebut, Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Anwar Usman, Para Menteri Kabinet Kerja, Para Duta Besar Negara-negara Sahabat, para Kepala Staf Angkatan, para pimpinan lembaga pemerintah dan non-kementerian, para pimpinan partai-partai politik, Ketua Umum MUI Miftachul Akhyar, Wakil Ketua Umum MUI Anwar Abbas, Wakil Ketua Umum MUI Marsudi Syuhud, Wakil Ketua Umum MUI Basri Bernanda, Sekretaris Jenderal DP MUI Amirsyah Tambunan serta seluruh jajaran Dewan Pimpinan serta seluruh pengurus dan anggota Keluarga Besar MUI.

Sementara Wapres didampingi oleh Kepala Sekretariat Wakil Presiden Ahmad Erani Yustika, Deputi Bidang Dukungan Kebijakan Pembangunan Manusia dan Pemerataan Pembangunan Suprayoga Hadi, Staf Khusus Wapres Bidang Komunikasi dan Informasi Masduki Baidlowi, serta Staf Khusus Wapres Bidang Umum Masykuri Abdillah.

Red postjkt.com

Milad MUI ke-47 yang berlangsung 26 Juli 2022 di Hotel Sultan Jakarta akan dihadiri Presiden RI Joko Widodo dan Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin

JAKARTA, postjkt.com – Milad MUI ke-47 yang berlangsung 26 Juli 2022 di Hotel Sultan Jakarta akan dihadiri Presiden RI Joko Widodo dan Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin. Hal itu disampaikan Ketua Panitia Milad MUI Ke-47, KH Cholil Nafis, Selasa (19/07) kepada MUIDigital.
Kiai Cholil menyampaikan, Presiden dan Wakil Presiden akan hadir dalam acara itighosah dan menyampaikan amanat pada kegiatan tersebut. Presiden Jokowi hadir sebagai kepala ngara sementara Kiai Ma’ruf sebagai Ketua Dewan Pertimbangan MUI.
“Persiapan Milad MUI Ke-47 sudah mencapai 90 persen,” ungkap Kiai Cholil.
Milad MUI Ke-47 ini akan dihadiri oleh Dewan Pertimbangan MUI, Dewan Pimpinan MUI, Pimpinan Komisi Badan dan Lembaga di MUI, Pimpinan Lembaga Negara , Menteri Kabinet, Pimpinan Badan dan Lembaga Negara, Pimpinan Ormas Islam tingkat pusat, Pimpinan Perguruan Tinggi Islam, serta Pengasuh atau Pimpinan Pondok Pesantren.
Ketua MUI Bidang Dakwah itu mengungkapkan, Milad MUI Ke-47 ini merupakan rangkaian penguatan ukhuwah dan kekuatan umat yang dirajut dalam bingkai kemerdekaan. Tema Milad kali ini adalah Merajut Kesatuan dan Kekuatan dalam Bingkai Kebinekaan. Pada gelaran Milad nanti, juga akan terlaksana forum dai dan konten kreatif.
“Komisi Dakwah dan Komisi Infokom akan melakukan konsolidasi dakwah untuk mengakrabkan dan memperbaiki diri. Kita ada forum ukhuwah yang mengundang Ketua Ormas Islam yang tergabung di MUI,” ungkapnya.
Dikatakannya, pada Milad tersebut, MUI akan meluncurkan program Wakaf, Infak, dan Sedekah ala Pesantren atau yang disingkat Wis Pren. MUI juga akan memberikan MUI Award kepada beberapa tokoh yang berjasa dalam perkembangan keislaman dan kebangsaan di Indonesia.
“Insyaallah MUI juga akan memberikan penghargaan bagi orang-orang yang berjasa kepada Indonesia baik jasa kebangsaan maupun keislaman di Indonesia,” ujar pengasuh Pesantren Cendekia Amanah Depok ini.

Wapres berharap melalui webinar ini dapat dirumuskan pemikiran-pemikiran terbaik yang dapat digunakan untuk kesejahteraan umat secara luas.

Syekh Nawawi Al-Bantani merupakan ulama yang mempunyai pengaruh besar pada perkembangan pemahaman Islam di Indonesia. Pengaruh tokoh yang menjadi grand syeikh di Masjidil Haram pada medio tahun 1800-an tersebut masih dapat dirasakan manfaatnya dalam menjawab tantangan perkembangan zaman saat ini. Untuk itu, pemikiran beliau perlu untuk terus digali dan dikembangkan sebagai warisan ilmu dalam meningkatkan kesejahteraan umat.

“Saya menyambut baik dilaksanakannya acara ini yang merupakan upaya untuk menggali dan merevitalisasi pemikiran Syekh Nawawi al-Bantani, kebanggaan kita seyogyanya kita wujudkan dalam upaya menggali, membangun serta merumuskan kembali pemikiran-pemikiran beliau yang relevan dengan tuntutan perkembangan zaman,” tutur Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma’ruf Amin ketika menghadiri Webinar Internasional “Syekh Nawawi Al-Bantani Di Mata Ulama Hijaz dan Mesir” secara virtual, Sabtu (23/07/2022).

Wapres menambahkan bahwa pengaruh ilmu dan pemikiran Syekh Nawawi diwariskan kepada murid-muridnya yang kemudian semakin menyebarluaskan ilmu tersebut.

“Murid-murid beliau banyak yang menjadi ulama besar nusantara, dan beberapa menjadi pendiri organisasi keagamaan. Merekalah yang kemudian meneruskan transmisi keilmuan (sanad ‘ilmiyah) kepada umat Islam,” ucapnya.

Menurut Wapres, Syekh Nawawi memiliki corak pemikiran yang moderat (wasathy), inovatif (makhariji), dan tetap ketat mempertahankan metodologi (manhajiy). Hal tersebut dapat dilihat dari karya-karya ilmiahnya di berbagai bidang, seperti teologi, fikih, akhlak, tafsir dan juga tasawuf yang sampai saat ini masih menjadi panduan pengajaran di berbagai pesantren.

“Buku-buku beliau sampai saat ini masih menjadi muqarrar (kurikulum wajib) di berbagai pesantren di nusantara. Bahkan pikiran dan fatwa beliau sampai saat ini masih menjadi pedoman dan pegangan umat Islam di nusantara dalam melaksanakan amaliah ibadah sehari-hari,” tambahnya.

Jakaarta, postjkt.com —- Syekh Nawawi telah memopulerkan pendekatan proporsional dari dua pendekatan dalam ilmu kalam yang saling berlawanan, yaitu pendekatan fatalis (jabbary) dan pendekatan rasionalis (mu’tazily).

“Pendekatan fatalis (jabbary) meyakini bahwa semua perbuatan manusia pada dasarnya telah ditentukan dan diatur secara detail oleh Allah SWT, sehingga manusia hanya mengikuti semua ketentuan tersebut, manusia hanya wayang saja. Sedangkan pendekatan rasionalis (mu’tazily) meyakini bahwa manusia mempunyai kemampuan dan kekuasaan penuh untuk menentukan dan memilih apa yang dilakukannya,” urai Wapres.

Dalam menetapkan hukum agama, menurut Wapres ulama yang lahir di Banten tersebut, sangatlah bersifat progresif dan kontekstual.

“Dalam hal terdapat pendapat ulama sebelumnya tetapi pendapat tersebut dipandang tidak sesuai dengan konteks, artinya sudah tidak tepat lagi yang ada saat itu, maka pendapat itu harus dikaji ulang (i’adah an-nadhar) dan dirumuskan hukum baru yang lebih sesuai dengan konteks,” imbuh Wapres.

Menutup sambutannya, Wapres berharap melalui webinar ini dapat dirumuskan pemikiran-pemikiran terbaik yang dapat digunakan untuk kesejahteraan umat secara luas.

“Saya berharap seluruh peserta webinar dapat pula memberikan gagasan-gagasan terbaiknya agar selanjutnya dapat memberi kemanfaatan yang lebih luas dalam konteks pembangunan umat dan dunia,” tutupnya.

Turut hadir pada kesempatan tersebut Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Fiqih Syekh Nawawi Tanara Hj. Siti Haniatunnisa, Ulama Al-Azhar Al-Sharif Mesir Syekh Dr. Hisyam Al-Kamel Hamid Musa, penulis biografi Syeikh Nawawi Al-Bantani Drs. Samsul Munir Amin, M.A, Ketua PCINU Mesir H. Atoillah Muslim. Sementara Wapres didampingi oleh Sekretaris Pribadi Wapres Sholahudin Al Aiyub.

Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma’ruf Amin melepas keberangkatan kunjungan kerja Presiden Joko Widodo beserta Ibu Iriana Joko Widodo

Jakarta, postjkt.com —- Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma’ruf Amin melepas keberangkatan kunjungan kerja Presiden Joko Widodo beserta Ibu Iriana Joko Widodo ke tiga negara di kawasan Asia Timur yakni Republik Rakyat Tiongkok (RRT), Jepang, dan Korea Selatan di Bandara Internasional Soekarno Hatta Jakarta, Senin (25/07/2022) sekitar pukul 14.00 WIB.
Dilansir dari Website Resmi Presiden (presidenri.go.id), Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengungkapkan bahwa ketiga negara yang akan dikunjungi Presiden kali ini merupakan mitra strategis Indonesia di bidang ekonomi.
“Ketiga negara tersebut juga merupakan mitra penting ASEAN dan mitra penting dalam konteks G20,” terang Retno.
Di samping itu, Retno juga menyebutkan bahwa Presiden akan bertemu dengan pemimpin dari ketiga negara tersebut untuk membahas sejumlah isu global hingga kerjasama di berbagai bidang.
“Berbagai isu dari kerja sama perdagangan, investasi, kesehatan, infrastruktur, perikanan hingga isu kawasan dan dunia akan dibahas dengan para pemimpin ketiga negara tersebut,” ungkapnya.
Selain Wapres, tampak melepas keberangkatan Presiden dan rombongan, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Duta Besar RRT untuk Indonesia Lu Kang, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksmana TNI Yudo Margono, dan Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar.
Menggunakan Pesawat Garuda Indonesia (GIA-1), Presiden dan rombongan akan menempuh penerbangan menuju Beijing Capital International Airport, RRT selama kurang lebih 7 jam dan diperkirakan tiba pada malam hari nanti.

Red postjkt.com

menteri Pemuda dan Olahraga Roy Suryo bakal kembali diperiksa.

Jakarta, postjkt.com-
Usai ditetapkan jadi tersangka kasus unggahan meme stupa Candi Borobudur mirip Presiden Jokowi, mantan menteri Pemuda dan Olahraga Roy Suryo bakal kembali diperiksa mantan menteri Pemuda dan Olahraga Roy Suryo bakal kembali diperiksa. Hal itu diungkap oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan.
Sebab, pemeriksaan pada Jumat (22/7/2022) belum sepenuhnya rampung.
“Kami masih akan lanjutkan pemeriksaan (Roy Suryo, red) dalam status tersangka,” kata Kombes Endra Zulpan kepada wartawan, Senin (25/7/2022).
Zulpan mengatakan, pemeriksaan terhadap Roy Suryo sebagai tersangka masih harus dilakukan lantaran sakit.
“Kemarin yang bersangkutan (Roy Suryo, red) minta untuk berhenti pemeriksaan karena merasa kurang sehat. Untuk itu, pemeriksaan sebagai tersangka belum selesai. Jadi, nanti akan kami lanjutkan lagi,” ujar dia.
Mantan Kabid Humas Polda Sulawesi Selatan itu juga memastikan waktu penjadwalan pemeriksaan ulang terhadap Roy bakal dilakukan saat kondisi kesehatannya membaik.
“Kami menunggu perkembangan kesehatannya,” jelasnya.
Seperti diketahui, pakar telematika Roy Suryo tidak ditahan polisi usai diperiksa sebagai tersangka kasus meme stupa Candi Borobudur menyerupai wajah Jokowi.
Setelah hampir 12 jam diperiksa, Roy Suryo keluar dari Gedung Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya.
Dirinya sempat memakai kursi roda usai pemeriksaan. Dia bahkan sampai dibopong dua orang masuk ke dalam mobil.

Polisi tengah melakukan penyelidikan kasus pengeroyokan wartawan di Kramat Jati

Jakarta, postjkt.com —— Polisi tengah melakukan penyelidikan kasus pengeroyokan wartawan di Kramat Jati, Jakarta Timur. Akibat peristiwa ini korban berinisial FPP (44) meninggal dunia.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Endra Zulpan mengatakan pengeroyokan tersebut terjadi pada hari Selasa 19 Juli 2022 sekitar pukul 05.00 WIB.
“Tempat kejadian perkara di depan toko Roma Drink Jalan Mayjend Sutoyo, Kelurahan Cililitan Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur,” ujar Zulpan dalam keterangan yang diterima, Senin 25 Juli 2022.Zulpan mengungkapkan, korban mengalami luka-luka di kepala dan wajah serta jari kelingking kiri yang hampir putus. Di TKP polisi mengamankan sejumlah barang bukti. “A satu buah balok kayu berpaku hingga bongkahan batu hebel,” ucapnya.
Sementara Kapolsek Kramat Jati, Kompol Tuti Aini menjelaskan pihaknya dibantu jajaran Satreskrim Polres Metro Jakarta Timur sedang melakukan pengejaran. Dimana dua dari tiga identitas pelaku sudah diketahui.
“Tersangka sudah ketahuan dua orang. Tinggal pengejaran untuk penangkapan,” terang Tuti

Red postjkt.com

Presiden Joko Widodo atau Jokowi dijadwalkan akan bertemu Presiden Xi Jinping

Jakarta,postjkt.com —— Presiden Joko Widodo atau Jokowi dijadwalkan akan bertemu Presiden Xi Jinping pada Selasa, 26 Juli 2022.Presiden Jokowi telah tiba di Beijing pada Senin, 25 Juli 2022 pukul 21.37 waktu setempat setelah menempuh penerbangan sekitar 6 jam 40 menit dengan menggunakan pesawat Garuda Indonesia GIA-1.

Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana disambut oleh Menteri Luar Negeri Cina Wu Jiang Hao, Duta Besar RI Beijing Djauhari Oratmangun beserta Istri, dan Atase Pertahanan Republik Indonesia di Beijing Marsma Bayu Hendra Permana beserta Istri.

Selanjutnya, Presiden dan Ibu Iriana Joko Widodo menuju ke Diaoyutai State Guesthouse untuk bermalam.

Saat tiba di Diaoyutai State Guesthouse, tampak menyambut Presiden dan Ibu Iriana yaitu Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi.

Kunjungan Jokowi ke Beijing mengawali lawatan dia ke tiga negara di kawasan Asia Timur. Setelah dari Cina, Jokowi akan bertolak ke Jepang dan Korea Selatan.

“Ketiga negara tersebut juga merupakan mitra penting ASEAN dan mitra penting dalam konteks G20,” jelas Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dalam keterangan tertulis, Senin, 25 Juli 2022.

Retno menjelaskan bahwa Jokowi akan bertemu dengan pemimpin dari ketiga negara tersebut untuk membahas sejumlah isu. “Berbagai isu dari kerja sama perdagangan, investasi, kesehatan, infrastruktur, perikanan hingga isu kawasan dan dunia akan dibahas dengan para pemimpin ketiga negara tersebut,” ucap Retno.

Red postjkt.com

Semarak Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-49, Dewan Pimpinan Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Kota Tangerang

Kota  tangerang,postjkt.com —— Semarak Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-49, Dewan Pimpinan Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Kota Tangerang7 sukses menggelar beragam rangkaian kegiatan.

Acara yang diisi dengan Khitanan Massal 49 anak, Santunan 49 Yatim Piatu, Donor Darah, Pelatihan Hukum Pemuda, Performance Musik Tangerang, hingga Bazzar UMKM ini berlangsung di halaman Gedung DPD KNPI Kota Tangerang, Jalan A. Dimyati, Sukasari, Kota Tangerang, sejak Tanggal 22 Juli 2022.

Pada malam puncak perayaan HUT KNPI Ke-49, yang berlangsung pada 23 Juli 2022, juga turut dimeriahkan dengan adanya penampilan dari band-band ekstrim di Kota Tangerang dalam tema Open Gate Tangerang Sound Extreme, City Ridding, serta Bazzar UMKM.

Ketua DPRD Kota Tangerang, pak Gatot Wibowo menyampaikan Dirgahayu KNPI Ke-49 Tahun serta turut mengapresiasi diselenggarakannya rangkaian kegiatan yang mempersatukan pemuda yang ada di Kota Tangerang.”Yang pertama saya atas nama pribadi dan temen-temen DPRD mengcapkan Dirgahayu KNPI yang ke 49 tahun, dan terkait kegiatan hari ini saya mengapresiasi kepada kawan-kawan KNPI Kota Tangerang yang telah berhasil menggelar kegiatan pada hari ini, dari mulai yang kemarin, ini membuktikan DPD KNPI Kota Tangerang betul-betul ‘mengakpolisasi’ nilai-nilai kepemudaan mereka, aktif dan kreatif untuk kegiatan, bukan hanya untuk seremonial HUT, tapi juga ada baksos, sunatan masal, dan terus optimis untuk temen-temen pemuda Kota Tangerang,” ujar p Gatot.

“Terus galakan kegiatan ini, jangan pernah ragu, terus bangun silaturahmi sesama anak bangsa, karena dengan kebersamaan kita di Kota Tangerang Insya Allah Kota Tangerang semakin maju,” tambahnya.

“Harapannya tentunya saya berharap teman-teman pemuda menjadi pelopor, pelopor pergerakan yang positif di Kota Tangerang, dan bisa menjadi contoh yang baik buat generasi-generasi berikutnya juga, dan harapan berikutnya temen-temen bisa mengakoplisasikan selogan KNPI hari ini optimis dan bersatu, mudah-mudahan kedepan dengan persatuan kita sesama anak bangsa anak muda Kota Tangerang kita bisa membuat lebih kuat Kota Tangerang,” tandasnya.

Senada dikatakan oleh Kabid Pemuda Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Tangerang, Deni Kuncoro mengatakan, dalam momentum HUT KNPI ke-49 ini, para pemuda Kota Tangerang diminta terus menjalin silaturahmi dan bersatu dalam membangun Kota seribu industri, sejuta jasa ini.

“Yang jelas dalam rangka HUT KNPI ke-49 ini berharap terus membangun silahturahmi dan bersatu dalam rangka meningkatkan kemajuan Kota Tangerang,” ujarnya, (23/7).

KNPI sebagai organisasi berhimpun para organisasi kepemudaan (OKP), diharapkan Deni, dapat terus memberikan karya terbaik untuk Kota Akhlakul Karimah ini.

“KNPI mudah-mudahan dalam usia ke 49 terus berkarya, terus menyatukan visi misi, persepsi, untuk membangun Kota Tangerang,” tandasnya.

Ketua pelaksana kegiatan, Erik Setiawan mengatakan, bahwa tujuan diadakannya rangkaian acara HUT dpd KNPI Ke -49 guna mempersatukan pemuda khususnya yang ada di Kota Tangerang.

“Kita mengadakan acara HUT dpd KNPI ini dengan semegah dan semeriah ini sebenarnya bertujuan untuk lebih dekat dengan pemuda dan masyarakat yang ada di Kota Tangerang, oleh karena itu kita menghadirkan beberapa rangkaian acara seperti pelatihan hukum, konser Tangerang Sound Extreme, ataupun band-band lokal dari Kota Tangerang,” jelasnya.

“Kita sendiri kita hadirkan Bazar dan UMKM Kota Tangerang supaya mereka merasa terakomodir dan merasa terayomi oleh KNPI ini. Untuk peserta kita juga mengadakan nyoret, nyoret itu artinya Nyore Riding, jadi dimana motor kita komunitas-komunitas anak motor yang ada di Kota Tangerang juga merasa terakomodir dan terayomi oleh temen-temen KNPI, dan temen-temen komunitas juga merasa di hargai dan hargai keberadaannya,” terangnya.

“Jadi kita sama temen-temen semua sama pemuda Kota Tangerang, pemuda KNPI, dan masyarakat semuanya bisa merasakan kemeriahan, kesenangan kebersamaan bersama pemuda KNPI Kota Tangerang,” lanjutnya.

“Bicara sukses atau tidak si saya sebagai ketua pelaksana saya merasakan acara dua hari ini acara yang sangat sukses menurut saya,

Red  postjkt.com