Laporan ini langsung dari Unit Laka Polres dalam priode triwulan ke-II, cukup penurunan.

Tangerang, postjkt.com

Pihak Polres Tangerang Selatan, Polda Metro Jaya, bahwa untuk kecelakaan untuk laporan Bulan September 2024 dan Triwulan ke-II ini mencatat ada penurunan kecelakaan di Jalan Raya, senin (30/09).

Laporan ini langsung dari Unit Laka Polres dalam priode triwulan ke-II, cukup penurunan.

“Mudah-mudahan untuk triwulan Desember 2024 mendatang, tidak meningkat”, tuturnya AKP. Pol. Rokhmatulloh pada wartawan, belum lama ini.

Ia juga prediksi untuk pengantian laka di jalan raya, meningkat tidak terlalu besar.

“Kami berkomitmen pada masyarakat Kota Tangerang, hindari jalan kompoi dijalan, dan ngebut-ngebut di jalan”, katanya anggota Laka di pertigaan di BSD Serpong.

Menurut beliau, bahwa para pengendara bermotor harus mematuhui rambu-rambu lalu lintas.

Dan mau berangkat periksa kesiapan di jalan, seperti Helm, sepatu, celana panjang, bawa STNK, SIM dan pengaman lainnya.

“Hindarilah berkomonikasi sedang dijalan pakai Hanphone, becanda, dan harus konsen di dalam perjalan”, ujarnya.

Menurut informasi, dalam pernyataan terbaru yang disampaikan oleh Ajun Komisaris Polisi (AKP) Rokhmatulloh SH, Kasat Lantas Polres Tangsel, Banten.

Terjadi penurunan signifikan dalam angka kecelakaan lalu lintas (laka lantas) di Tangerang Selatan, selama tahun 2023 dibandingkan tahun sebelumnya.

Menurut Data yang diungkapkan menunjukkan hasil positif dalam upaya meningkatkan keselamatan berkendara di wilayah tersebut.

“Menurut laporan, total kejadian laka lantas pada tahun 2023 mencapai 931 kasus”, katanya.

Angka ini mencakup berbagai kategori kecelakaan.

Ada 35 kasus laka lantas yang mengakibatkan korban meninggal di tempat kejadian lalu 439 kasus laka lantas dengan korban luka-luka.

“Kasus laka lantas yang menyebabkan kerugian materi”, ujarnya.

Selain itu, data spesifik mengenai kecelakaan tabrak lari juga menunjukkan angka yang signifikan :

34 kasus laka tabrak lari dengan korban luka-luka.

12 kasus tabrak lari yang mengakibatkan korban meninggal di tempat.

1 kasus tabrak lari yang menyebabkan kerugian materi.

“Secara keseluruhan jadi tahun 2023 telahΒ  mencatatkan 1210 korban laka lantas”, paparannya.

(sahat red)

Almahum korban RSS murid SMP Deli Serdang, minta pada maknya, guru di penjarahkan.

Sumut, postjkt.com

Setelah hukum Muridnya di hukuman Skot jam dan Push UP 100 kali, oleh guru agamanya, akhir meninggal oleh amarah menjadi musibahnya, minggu (29/09).

Guru yang memberikan hukumannya pada murid, kini akan menjalani hukuman.

Pihak orang tua korban tidak senang perbuatan gurunya, memberikan hukuman terhadap muridnya berlebihan.

Ia menilai orang tuanya korban akan berjanji menuruskan kasus ini kepihak polisi.

Bahkan dari korban minta, ibunya turuskan sampai penjarah gurunya.

“Almahun korban RSS, ninta pada ibunya turuskan mak, agar gurunya sampai penjarahnya”, kata RSS sebelum 1 hari meninggal dunia.

RSS juga diduga diniaya oleh guru agamanya dengan kekerasan.

Bahkan ibunya nangis terus, kalau ingat anak masih hidup.

Bahkan ibunya juga trauma dengan meninggal anaknya yang di sanyanginya.

RSS (14), siswa SMP Negeri 1 STM Hilir, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, meninggal dunia pada Kamis (26/9/2024), diduga setelah dihukum guru agamanya melakukan squat jump 100 kali.

Usai dihukum, keesokan harinya RSS merasakan sakit di kaki dan mulai demam tinggi.

“Kondisinya semakin memburuk hingga pada Rabu (25/9/2024), RSS dibawa ke RSU Sembiring, Kecamatan Deli Tua, Deli Serdang, dalam kondisi kritis.”

“Setelah menjalani perawatan, RSS meninggal keesokan harinya.

“Anak saya ngeluh kakinya bengkak dan demam tinggi.

Sempat dia bilang, ‘Mak, kakiku sakit sekali, penjarakanlah gurunya itu, Mak.

Biar jangan dia biasa begitu.’ Kamis pagi, anak saya sudah meninggal,” ujar Yuliana saat ditemui di kediamannya di Desa Negara Beringin, Kecamatan STM Hilir, Deli Serdang, Jumat (27/9/2024).

Ketika di komfirmasi kedinas Pendidikan Deli Serdang, mengatakan kasus ini sedang di tangani oleh pihak berwajib.

“Kita juga tunggu hasil 1 atau 5 hari ini”, tutur Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab. Deli Serdang.

(sahat red)

Pihak Polisi agar mencari menabur racun ikan di laut.

Jakarta, postjkt.com

Ikan Hius Macan itu di temukan di Warga Lebak, Banten, dalam keadaan sudah mati.

Saat ini pihak polisi air akan coba memantau terus.

Dengan kematian ikan hiu macan ini dalam penyelidikan oleh pihak Polisi Air dan akan cari penyebabnya kematian, minggu (29/09).

Apakah ikan ini mati keracunan oleh warga yang pencari ikan?.

Ia akan melakukan penyelidikan ikan sakwa lindungi oleh Negara ini akan melakukan penelitian.

Jika terdapat ulah para Nelayan, ia akan tangkap pelakunya.

“Karena ikan hiu macan dengan berat 1 ton ini yang di lindungi oleh Negara”, tuturnya Polisi.

Menurut Polisi, bahwa sampai saat ini masih dalam coba mencari motipnya, apa penyebabnya ikan ini mati.

“Syukur-syukur ia mati karena sudah tua, kalau mati karena racun ia akan tetrapkan tersangka”, tuturnya.

Menurut Warga, biasa ikan mati pasti adanya penyebabnya ada racun yang di pasang oleh para nelayan mencari ikan.

“Siapa yang memang racun ikan itu tugas polisi, mudah-mudahan mereka ketangkap”, tuturnya Rahmadan (50) Nelayan.

Menurut dia, ikan hiu itu humurnya bisa ratusan tahun, kalau ia mati tidak mungkin.

Warga Cihara dibuat terkejut dengan penemuan seekor ikan hiu tutul yang terdampar mati di Pesisir Karang Ampar, Kampung Malandingan, Desa Ciparahu, Kecamatan Cihara, Kabupaten Lebak, pada Jumat (27/9/2024).

Nanang, seorang warga setempat, mengungkapkan bahwa kemunculan ikan hiu tutul yang sudah tidak bernyawa itu menarik perhatian banyak orang yang ingin menyaksikannya secara langsung.”

“Karena situasi yang panik, saya segera melaporkan temuan ikan hiu tutul ini ke pihak Polsek Pangarangan,” ujar Nanang. Dilansir dari Persadasatu.com

Kapolsek Pangarangan, Iptu Acep Komarudin, mengonfirmasi kejadian tersebut dan menyatakan bahwa ikan hiu tutul yang sudah mati itu terdampar di sela-sela karang dengan berat sekitar 1 ton.

(Sahat red)

Ibu-ibu juga minta di usut tuntas pelaku dan pondok pasyantren.

Jakarta, postjkt.com

Para ibu-ibu sempat emosi lihat anak umur 12 sampai 15 ini di siksa oleh ketua kamar di pondok pasyatren, rabu (25/09).Ibu-ibu juga minta di usut tuntas pelaku dan pondok pasyantren.

Waduh, ini ketua kamar pondok pasyatren nyiksa temannya.

Ibu-ibu sempat emosional melihat vidio yang kirim ke group whatsapp

Sampai saat yang ngirimkan vidio ini, agar aparat hukum tangkap ketua kamar dan pembimbing pondok dan pengasuh agar di proses hukum.

“Kami minta pada aparat polisi, jika sekolah ini masih operasinal agar di tutup, agar tidak menular pada anak-anak yang lain”, tuturnya Ny. Ica.

Menurut Ny. Ica, kasihan masih ada kekerasan terhadap dalam kamar pondok pansyatren.

“Kami melihatnya, agak risih dan Tolong sebarkan kesemua grup biar cepat ketangkap”, tuturnya.

Kata Julianhi (40) ia juga berharap vidio itu yang di kirimkan pada kita, agar tidak kenapa-kenapa anak kita di pondok pasyatren.

“Kami membersarkan anak dan memberikan ilmu cukup penuh, sampai-sampai kami pondokan anak kami sehingga ahlaknya baik, bukan seperti di vidio ini”, tuturnya.

Sebenarnya, Ini dari pondok mana nih, ya?. Semoga orang tua yang lain, agar hati-hati memilih pondok mana yang harus pantas kita titip.

(Henny / feri)

Seorang ibu-ibu menangis melaporkan anaknya hilang dua hari tak pulang kerumah.

Jakarta, postjkt.com

Pihak polisi mencari motip kejadian perkara ini, sehingga meninggal 7 anak-anak laki-laki, Dibekasi, Jawa Barat, Senin (23/09).

Beberapa orang tua melaporkan pada polisi, diduga anaknya sudah hari 2 hari.

Lalu seorang ibu-ibu melaporkan kejadian ini pada Polres Metro Bekasi.

Seorang ibu-ibu menangis melaporkan anaknya hilang dua hari tak pulang kerumah.

Setelah anak hilang, pihak polisi menerima laporan tersebut.

Sehingga pihak polisi bersama tim, bergerak cepat.

Awal di temukan 1 orang lalu, lanjut pencarian dan di temukan pula 6 lagi tidak jauh dari dari Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Sebanyak 7 orang itu di temukan keadaan dalam sudah meninggal dunia.

Dicek identitas tak ada yang ia miliki.

Namun hasil pelaporan orang tuanya di informasikan bahwa anaknya sudah di temukan.

“Orang tuanya pada histeris dan teriak sambil nangis anaknya sudah tiada”, tutur Deman (45) Warga setempat.

Menurut Deman, kasihan orang tua, anak sudah ketemu tetapi tidak ada nyawanya.

Menurut informasi, bahwa ketujuh remaja laki-laki yang identitasnya belum diketahui ditemukan tewas mengambang di Kali Bekasi, Jatiasih, Kota Bekasi, Minggu (22/9/2024) pagi.

Kasat Reskrim Polres Bekasi Kompol Audy Joize Oroh mengungkapkan, pihaknya mendapat laporan dari warga soal penemuan mayat di Kali Bekasi.

“Pagi ini kami dapat info penemuan jenazah dari masyarakat di Kali Bekasi,” ungkap Audy”

“Bagaimana awal mula penemuan mayat?

Penemuan tujuh mayat remaja laki-laki ini bermula ketika seorang warga tengah mencari kucing miliknya di sekitaran kali.”katanya.

“Kami minta pelakunya, agar di tangkap secematnya, agar di penjarah seumur hidup”, katanya pamanya.

Ponakan kami meninggal kekerasan, masak ini 7 orang sekaligus meninggal.

Dugaan pamanya, ini ada kaitan geng motor dan manusia biadap, tegahnya membunuh anak-anak kami masih remaja.

(sahat red)

Philip Mark berhasil di pulangkan ke negara Asal.

Jakarta, postjkt.com

Pihak tim Brimob dan TNI berhasil jemput Pilot Susi Air, yang diduga selama 18 bulan di Papua oleh Pasukan Kemerdekaan Papua dan sebut juga (KKB), senin (23/09).

Hari ini rencanakan akan memulangkan Pilot Susi Air ke Selendia Baru, dengan keadaan sehat.

Kapolri Jenderal Pol. Lestyo Sigit, berpesan pada anggotanya bahwa menjemput Philip MarK dan kita antar dengan sehat dan tidak ada kekurangan tubuhnya.

“Kami minta pada Tim Brimob dan TNI harus satu tujuan membebaskan Pilot Susi Air itu juga termasuk perjuangan”, katanya Lestyo.

Keberhasilan Tim Brimob dan TNI juga Tokoh masyarakat yang ada di pupua juga berlindung pada Aparat agar terhindar dari KKB.

“Pilot Susi Air Kapten Philip Mark Mehrtens tiba di Bandara Internasional Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Sabtu (21/9/2024) sekitar pukul 22.30 WIB

Berdasarkan pantauan Kompas.com, Kapten Philip tiba menggunakan pesawat TNI Angkatan Udara (AU).”
“Begitu menginjakkan kaki di bandara, pilot asal Selandia Baru itu langsung mendapatkan pengawalan dari TNI-Polri.

Tampak Philip mengenakan kaus warna putih dan jaket kulit warna cokelat dipadukan dengan celana jin biru dongker dan sepatu pantofel hitam.”

Β “Asisten Operasi (Asops) Kapolri Irjen Pol Verdianto Iskandar Bitticaca tampak ikut mendampingi Kapten Philip di lokasi.

Ia ikut mendampingi Kapten Philip yang langsung diserahkan ke Duta Besar (Dubes) Selandia Baru,” katanya.

“Bahkan kabarnya dari Negara Selendia Baru juga mengucapkan terima kasih atas di bebaskan Pilot Susi Air berhasil dengan selamat dan sehat”, katanya keluarga Philip Mark.

(Sahat red)

Setiap hari libur saya pasti mancing untuk menghilangkan jenuh dari tempat pekerjaan.

Tangerang, postjkt.com

Para pemancing ini sudah termasuk haby, karena kalau sudah termasuk hobby di mana saja jati masing di Galian Pasar Kampung Sarakan, Desa Pisangan Jaya, Kecamatan Sepatan, Banten, minggu, (22/09).

Yahmadi (45) masing sudah termasuk habby, ia di kali bisa, di empang bisa di tempat galian pasair ia juga bisa, yang ia alamah cuma di laut saja.

Ia takut sama sama ombak besar, dan kerana arus air dalam dan warna air laut agak dalam.

Selain Laut ia semua tempat pemancing ia sudah jalani.

“Saya tak perna jadi memancing di laut saja, karena ia takut warna air laut”, tuturnya Yahmadi.

Menurut Yahmadi, ia hobbynya memancing di galian pasir, karena sudah dapatnya, tetapi ada terindah sendiri.

“Kalau macing di Galian pasir tidak tidak banyak resiko”, tuturnya.

Galian pasir Kp. Sarakan perna dapat ikan Lele berat 2 Kg, dan ikan Mujaher ia juga perna selebar 1 piring makan, kalau di timbang 2,5 kg.

kata Samsu (47) ia juga perna mancing di bagan dan hobby, sdetelah bagan ia runtuh di timpah oleh angin kencang, ia tak mau mancing lagi.

Ia perna hanyut dua meter dari tempat bagannya.

“Tetapi ia kapok tidak mau mancing ke laut, karena trauma”, katanya.

Lanjutnya Samsu, memang masing enak di bagan, tetapi semejak ia perna mengalami angin kencang di bagan laut Kronjo, Kab. Tangerang, Banten.

“Idih, saya kapok, tidak mau mancing kelaut, tetapi hobby saya mancing tetap tersalurkan, setelah saya libur, pokoknya saya mancing sama teman-teman satu hobby dengan saya”, tuturnya.

( henry / feri)

Bersama Tim TNI/Brimob Polri berhasil dibebaskan dari KKB Papua.

Jakarta, postjkt.com

Pilot Susi Air telah dibebaskan oleh KKB di Papua, Kabupaten Nduga, Papua, Tadi siang, sabtu (21/09).

Kini Pilot Susi Air akan bertolak ke Selendia Baru untuk di periksa kesehatan.

Pilot ini akan di periksa kesehatanya di Rumah Sakit Selendia Baru, ia juga akan di berangkatkan esok hari, minggu (22/09).

Selama di jakarta ia akan di berikan ketengan, agar tetap sehat.

“Kini ia akan menjalani kesehatan di Rumah Sakit Polri dan untuk di cek kesehatanya”, katanya Pnd. Maerkus.

Menurut Pendeta (Pnd) Maerkus, Philip tidak ada kaitan dengan penjuang Papua.

Dengan kerjama Tim TNI dan Brimob Polri akhirnya Philip jadi bebaskan.

Karena Philip tidak ada kaitan dengan Negara Indonesia.

Ia sebagai pilot, dan ia antar jemput naik pesawat, antara indonesia dan keluar negeri.

“Setelah 1,5 tahun lebih disandera, akhirnya pilot Susi Air, Philip Mark Mehrtens berhasil dibebaskan dari kelompok kriminal bersenjata (KKB) pimpinan Egianu Kogoya, Sabtu (21/9/2024).

Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Faizal Ramadhani mengungkapkan, Philip dapat bebas berkat upaya pendekatan yang selama ini dilakukan antara tokoh agama, tokoh adat, dan keluarga Eginau Kogoya.”

“Philip dijemput oleh tim di Kampung Yuguru, Distrik Maibarok, Kabupaten Nduga, Papua dan diterbangkan ke Mako Brimob Batalyon B/Timika untuk diperiksa kesehatan tubuh dan psikologisnya.

Bebasnya pilot berkewarganegaraan Selandia Baru telah lama dinantikan.

Pasalnya, Philip telah disandera selama 19 bulan sejak Februari 2023.

Sejak saat itu, kasus ini pun menjadi perhatian publik, baik nasional maupun internasional.”

“Penyanderaan Philip Mehrtens bermula saat ia menerbangkan pesawat dari Bandara Moses Kilangin, Mimika Papua Tengah mendarat di Distrik Paro, Nduga Papua Pegunungan, Selasa (7/2/2023) pagi dikutip medsos.

DiberitakanΒ  Kompas.com Β (7/2/2024), pesawat dengan nomor registrasi PK-BVY itu membawa lima orang penumpang, yakni Demanus Gwijangge, Minda Gwijangge, Pelenus Gwijangge, Meita Gwijangge, dan seorang bayi Wetina W.

Tidak lama setelah tiba di Landasan Paro, pesawat dibakar oleh KKB Egianus Kogoya. Namun ketika itu, belum diketahui siapa dalang di balik pembakaran.

( sahat red )

Ponpes Markaz Syariah terjadi kekersan terhadap M, kini pelaku akan di tangkap.

Jakarta, postjkt.com

Penyiksaan M kini sudah masuk ke tahap ke tingkat penyidikan, Pondok yayasan Markaz Syariah Bogor, Jawa Barat, sabtu (21/09).

M disiksa oleh teman-temannya, apakah sipat cemburuhnya terhadap korban.

Kasus peniyaan itu juga pihak korban belum menjelaskan, kronologis kejadian itu.

Tetapi pihak aparat polisi akan melakukan pengambilan barang bukti-bukti.

Sehingga korban akan di jerat pasal berlapis-lapis.

“kini pihak korban lagi di rawat di rumah sakit, untuk menjalani stabilitas pisiknya”, tuturnya Yudi Andrian (45) pihak kelaurga.

Pihak keluarga minta pada aparat polisi agar di proses hukum pelakunya.

Bila perlu masukin ke penjarah, di sekolah itu tidak ada jagoan dan tidak ada geng.

“Kami berharap pihak polisi benar-benar tangkap pelakunya”, tuturnya

Polisi tengah mengusut dugaan penganiyaan santri di Pondok Pesantren (Ponpes) Markaz Syariah, milik Habib Rizieq Shihab, dengan korban M (17).

Kini dugaan kasus ini telah naik ke tahap penyidikan.

Kasat Reskrim Polres Bogor AKP Teguh Kumara menyebut pihaknya sudah melakukan pemeriksaan terhadap korban.

Dia juga mengatakan penyidik nantinya akan memeriksa sejumlah saksi.

“Sudah kita ambil keterangan sebagai korban, kita sudah meningkatkan perkara ke tahap penyidikan.

Tinggal selanjutnya pemeriksaan saksi-saksi.

Saksi dan pemeriksaan terlapor juga sudah di siapkan,” kata Teguh kepada wartawan, Kamis (19/9/2024), dikutip di Medsos.

Teguh menyebut korban kini masih menjalani rawat jalan di rumahnya.

Sehingga pihaknya, katanya, mengambil keterangan pelapor di rumah korban.

“Untuk korban karena dari awal lapor masih menjalani rawat jalan, jadi belum memungkinkan untuk diambil keterangan.

Tapi hari ini tadi sore kita sudah inisiatif mendatangi rumah korban.

Untuk melakukan keterangan pemeriksaan lebih lanjut.

Ada beberapa barang bukti yang kita ambil pada korban dan pihak keluarga korban berkenan dan korban juga menyanggupi untuk memberikan keterangan,” katanya.

(henny / feri)

Mpok Kopsa nyorocos saja ketemu Rano Karno

Jakarta, postjkt.com

Rano Karno artis sekaligus calon Gubenur DKI Jakarta dari partai PDIP yang mendatang rumah Mpok Kopsa di Cikareng, Jakarta Barat, jumat (20/09)..

Mpok Kopsa nyorocos saja ketemu Rano Karno dan melihat warung Mpok Kopsa.

Mpok Kopsa punya anak 3 ini, ngomong bahkan ia minta doanya pada Rano Karno anak masuk polisi berhasil.

“Ada sekitar 20 tahun tidak ketemu mpok kopsa”, katanya Rano Karno yang di panggil Sidol anak betawi, di snacvidio tadi siang, jumat (20/09).

Menurut Rano, bahwa ingin berat sekali ke temu mpok Kopsa, ia terkenalnya di Snacvidio.

Ia terkenal lemes bibirnya mpok kopsa, lalu saat ketemu Rano ngerocos kayak bebek.

“Allhamdulillah ketemu juga mpok Kopsa yang punya warung makan”, tuturnya.

Menurut akun @mannun661, mpok kopsa ngerocos saja, dan kalau ngomong tidak tidak ada titiuk komanya.

“Ia, sih coba lihat Rano Karno saat kunjungan nyorocos bae”, katanya.

(dedy / miayanti)