DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH KABUPATEN TANGERANG, MENGUCAPKAN DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA YANG KE-80

Tangerang, postjkt.com

DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN Dirgahayu Republik Indonesia 17 Agustus 1945- 17 Agustus 2025KE-80 Semoga di usia yang ke 80Β  Β ini, bangsa kita semakin maju, adil, dan makmur. Teruslah berkarya, teruslah menginspirasi! Dan Mensejahterakan rakyatnya.INDONESIA BERSATU BERDAULAT RAKYAT SEJAHTERA INDONESIA MAJU

 

Postjkt.com/ switno purba

Kementerian komunikasi dan digital melaksanakan kick off Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) Usia Sekolah di SMP Swasta Penabur Gading Serpong Kabupaten Tangerang

POSTJKT.COM – Tangerang, 4/8/2025 Kementerian komunikasi dan digital melaksanakan kick off Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) Usia Sekolah di SMP Penabur Gading Serpong Kabupaten Tangerang. Bersama Mentri komdigi Meutia Hafid didampingi Gubernur Banten Adra Sony dan Wabup Ibu Intan Nurul Hikmah . Program ini terselenggara dengan baik atas kerjasama dengan dinas kesehatan kabupaten Tangerang dan PUSKEMAS kecamatan kelapa dua di dampingi oleh Wakil Bupati Intan Nurul Hikmah, dan Kepala dinas kesehatan dr.Hendra Tarmizi.

Kanan Gubernur Banten Andra Sony, Tengah Wabup Tangerang Intan Nurul Hikmah Dan Menteri Komdigi Meutia Hafid

 

Dalam rangka mendukung program presiden, Kabupaten Tangerang melaksanakan kick off PKG usia sekolah yang sebelumnya kab. Tangerang sudah melaksanakan launching di SMKN 4 Tangerang. Senin 4/8/2025. Melalui dinas kesehatan kabupaten Tangerang yang dilaksanakan lasung bersama Bupati kabupaten Tangerang Rudi Maysal.

Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) Usia Sekolah di SMPK Penabur Gading Serpong, Kabupaten Tangerang, merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan kesehatan siswa sekolah. Berikut beberapa detail tentang program ini.
Adapun tujuan Program, Mengidentifikasi risiko penyakit sejak dini sehingga bisa dicegah atau diobati segera.
Jenis Pemeriksaan.
– Untuk siswa SD (7-12 tahun): pemeriksaan telinga, mata, gigi, jiwa, gizi, dan hepatitis B.
– Untuk siswa SMP (13-15 tahun): pemeriksaan telinga, mata, gigi, jiwa, gizi, hepatitis B dan C, tekanan darah, serta anemia pada remaja putri.

Program ini dilaksanakan di sekolah-sekolah pada tahun ajaran baru, yaitu bulan Juli 2025.
– Sasaran: Seluruh siswa sekolah, mulai dari SD hingga SMA/SMK/MA.

Meutia Hafid dengan siswa SMP penabur saat pemeriksaan mata.

 

 

Mentri Meutya Hafid mengukapakan Manfaat: Program ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan dan mendeteksi penyakit sejak dini.

Dalam pelaksanaannya, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah untuk meluncurkan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di sekolah-sekolah. Program ini merupakan salah satu prioritas utama Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin.

Red. Posjkt.com // switno

Pemkab Tangerang Gelar Bimtek bagi Pengurus Koperasi Merah Putih

 

POSTJKT.COM TANGERANG – Dalam upaya memperkuat tata kelola dan pemberdayaan koperasi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang menggelar kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Koperasi Merah Putih se-Kabupaten Tangerang yang berlangsung di Bumi Kemah Kitri Bakti Curug, pada Kamis (31/7/2025).

 

 

Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, membuka secara langsung kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa koperasi merupakan pilar penting dalam membangun ekonomi desa yang berkelanjutan dan inklusif.

“Kegiatan hari ini merupakan puncak rangkaian perayaan Hari Koperasi ke-78 yang menjadi bagian penting dari upaya kolektif kita untuk memperkuat peran koperasi dalam pembangunan ekonomi desa yang berkelanjutan dan inklusif di Kabupaten Tangerang,” ujar Bupati Maesyal.

Lebih lanjut, Bupati menyoroti tantangan yang masih dihadapi oleh koperasi desa, seperti aspek kelembagaan, manajerial, dan akses pembiayaan. Ia menegaskan dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Tangerang terhadap program strategis nasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, dengan mendorong penguatan tata kelola koperasi yang modern, akuntabel, dan profesional.

“Koperasi merupakan soko guru perekonomian nasional yang telah terbukti mampu menjadi penggerak utama ekonomi kerakyatan. Namun, masih banyak Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang menghadapi tantangan dalam aspek kelembagaan, manajerial, dan pembiayaan,” ujar Bupati Maesyal.

Ia juga turut menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang hadir dan mendukung terselenggaranya kegiatan ini.

β€œKhususnya kepada narasumber dari Kementerian Koperasi, Kementerian Desa dan PDT, Inspektorat Kabupaten Tangerang, Perum Bulog Kabupaten Tangerang, PT Pertamina Patra Niaga, serta jajaran Forkopimda yang terus bersinergi dalam mendukung program strategis Presiden RI, yaitu Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih,” tambahnya.

Ia menekankan bahwa kehadiran berbagai unsur kementerian, lembaga, dan BUMN dalam kegiatan ini membuktikan bahwa pembangunan koperasi bukanlah tanggung jawab satu sektor, melainkan sebuah gerakan kolaborasi dari seluruh elemen pemerintah dan pemangku kepentingan.

Bupati berharap kegiatan Bimtek ini dapat menjadi sarana penguatan kapasitas pengurus dan pengawas koperasi, mulai dari perencanaan usaha, pengelolaan keuangan, pelaporan, hingga pengawasan internal sehingga koperasi mampu memberi manfaat nyata bagi anggotanya dan masyarakat, serta menjadi pusat kegiatan ekonomi lokal.

“Para pengawas koperasi tidak boleh hanya menjadi pelengkap organisasi, melainkan harus menjadi pilar penting dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas lembaga koperasi. Tidak hanya itu, transformasi digital juga perlu dikedepankan agar koperasi tidak tertinggal di era teknologi saat ini,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UKM (Diskum) Kabupaten Tangerang, Anna Ratna Maemunah, menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari program yang dicanangkan langsung oleh Bupati Tangerang dalam rangka memberikan bimbingan teknis kepada seluruh pengurus dan pengawas Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dan Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) se-Kabupaten Tangerang.

“Kegiatan ini merupakan kegiatan yang sangat penting dimana kita memberikan pembekalan kepada pengurus dan pengawas agar mereka memahami pengelolaan koperasi yang baik. Rata-rata koperasi yang didirikan melalui program KDMP dan KKMP ini merupakan koperasi baru dengan pengurus dan pengawas yang juga baru bergabung dalam dunia perkoperasian,” ujar Anna.

 

Ia berharap kegiatan ini dapat menambah pengetahuan para pengurus dan pengawas koperasi, sehingga mereka dapat mengelola koperasi dengan baik demi kesejahteraan anggotanya.

“Harapannya, kegiatan ini bisa menambahkan ilmu dan kapasitas seluruh pengurus dan pengawas koperasi KDMP dan KKMP agar mereka bisa mengelola koperasinya secara optimal, sehingga koperasi dapat benar-benar memberikan manfaat dan mensejahterakan anggotanya,” pungkasnya.

 

 

Red.

Dikutip dari (Diskominfo Kabupaten Tangerang/Fn/nD)

Nomor : PR/350 -DISKOMINFO/VII/202