Forum kapasitas nasional 2 27 juli 2022

Jakarta, postjkt.com — Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) terus berupaya memperkuat kapasitas nasional melalui peningkatan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) guna mendukung target produksi migas 2030.

Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto dalam pembukaan Forum Kapasitas Nasional (Kapnas) II 2022 di JCC, Senayan, Jakarta, Rabu, mengatakan pihaknya terus memfasilitasi kerja sama yang lebih luas di antara semua pemangku kepentingan industri hulu migas nasional.

“Forum Kapnas merupakan salah satu upaya industri hulu migas untuk mendongkrak kemampuan industri nasional dalam mendukung kegiatan hulu migas dengan menjadi showroom bagi pemain-pemain dalam negeri untuk menunjukkan kemampuannya agar dapat diserap industri hulu migas,” katanya.

Dwi berharap forum tersebut dapat menjadi wadah komunikasi antara pemerintah daerah, pelaku usaha hulu migas, dan perusahaan jasa pendukung baik perusahaan nasional maupun lokal untuk meningkatkan multiplier effect (dampak ganda).

“Di sini kami memfasilitasi kerja sama di antara pelaku usaha untuk terlibat lebih jauh dalam aktivitas industri hulu migas nasional. Kerja sama ini tentunya akan memperkuat kapasitas nasional, untuk mengejar target produksi 2030, menuju produksi 1 juta barel minyak per hari dan 12 miliar standar kaki kubik gas per hari di tahun 2030,” katanya.

Pemerintah sendiri telah mengarahkan bahwa sektor migas tidak hanya sebagai sumber energi bahan baku industri atau penerimaan negara namun harus jadi lokomotif perekonomian nasional.

Oleh karena itu, dalam Rencana Strategis Indonesia Oil & Gas (IOG) 4.0, peningkatan kapasitas nasional telah menjadi bagian dalam upaya transformasi industri hulu migas, khususnya dalam melaksanakan peningkatan daya saing pemasok nasional.

“Sehingga ke depan kapasitas nasional akan berkembang tidak hanya produknya made in Indonesia tapi made by Indonesia,” katanya.

Hingga Semester I 2022, capaian Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) di industri hulu migas telah mencapai 63 persen, melampaui target yang ditetapkan pemerintah yang sebesar 57 persen.

 

Sementara itu, hingga Semester I tahun 2022, industri hulu migas berkontribusi terhadap penerimaan negara sebesar 9,7 miliar dolar AS atau sekitar Rp140 triliun. Angka itu mencapai 97,3 persen dari target tahunan penerimaan negara pada APBN 2022, yang ditetapkan sebesar 9,95 dolar AS.

 

Ada pun nilai kontribusi industri migas terhadap industri lain pada periode 2020-Juni 2022 mencapai Rp174,53 triliun. Angka ini jauh melampaui nilai kontrak komoditas utama migas sendiri yang sebesar Rp141,20 triliun.

 

Forum Kapasitas Nasional II 2022 diikuti oleh 28 operator migas (Kontraktor Kontrak Kerja Sama/KKKS), 68 perusahaan penyedia barang dan jasa, serta 45 UMKM terpilih dari ribuan UMKM binaan KKKS di seluruh Indonesia.

Sebelumnya, sejak akhir Mei hingga awal Juli 2022, SKK Migas bersama Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) telah mengadakan serangkaian kegiatan penunjang Pra Forum Kapnas 2022 di lima wilayah operasional.

red postjkt.com

Mengawali agenda kunjungan kerjanya di Republik Rakyat Tiongkok (RRT), Guesthouse, Beijing

Jakarta, postjkt.com —- Mengawali agenda kunjungan kerjanya di Republik Rakyat Tiongkok (RRT), Presiden Joko Widodo melakukan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri RRT (Premier) Li Keqiang di Villa 5, Diaoyutai State Guesthouse, Beijing, Selasa sore, 26 Juli 2022.

Saat tiba, Presiden Jokowi disambut oleh Premier Li dan langsung melaksanakan foto bersama. Setelahnya, Presiden Jokowi dan Premier Li beserta masing-masing delegasi bersama-sama menuju ruang pertemuan.

Dalam sambutan pengantarnya, Presiden Jokowi menyampaikan RRT adalah mitra strategis Indonesia dan kedua negara telah berhasil mengisi kemitraan tersebut dengan kerja sama yang saling menguntungkan.

“Dalam pertemuan dengan Premier Li saya berharap kita dapat membahas berbagai kerja kerja sama khususnya di bidang perdagangan, investasi, infrastruktur, keuangan, pendanaan, serta maritim,” ucap Presiden Jokowi.

Presiden menambahkan, nilai perdagangan antara Indonesia dan RRT terus meningkat dan sudah melampaui USD100 miliar. Presiden Jokowi berharap kerja sama tersebut dapat terus ditingkatkan.

“Peluang untuk meningkatkan angka perdagangan sangat besar,” ujar Presiden Jokowi.

Dalam pertemuan tersebut pihak RRT menyampaikan komitmen untuk menambah impor CPO 1 juta ton dari Indonesia. Selain itu, RRT prioritaskan impor produk pertanian dari Indonesia. Kedua pemimpin juga bahas kerja sama pembangunan Green Industrial Park di Kalimantan Utara.

Sementara itu Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan, kunjungan Presiden Jokowi ke Beijing merupakan kunjungan pertama pemimpin dunia yang dilakukan setelah Olimpiade Musim Dingin di Beijing pada awal 2022. “Fokus utama pertemuan kedua pemimpin adalah meningkatkan kerja sama ekonomi yang saling menguntungkan,” jelas Menlu.

Turut mendampingi Presiden Jokowi dalam pertemuan dengan Perdana Menteri Li yaitu Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia, dan Duta Besar RI Beijing Djauhari Oratmangun.

Red postjkt.com

Ruang Serbaguna Noerhadi Magetsari, Gedung C, Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI)

Jakarta, postjkt.com —- Bertempat di Ruang Serbaguna Noerhadi Magetsari, Gedung C, Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), Kepala Biro Tata Usaha dan Arsip Kepresidenan, Kementerian Sekretariat Negara, Sinta Puspitasari, menyerahkan arsip statis secara simbolis kepada Kepala ANRI, Imam Gunarto, Selasa (26/7).

Penyerahan arsip statis tersebut dilakukan dalam rangka penyelamatan arsip penanganan Covid-19 pada Rapat Koordinasi Penyelamatan Arsip Penanganan Covid-19 yang diselenggarakan ANRI.

Red postjkt.com

Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma’ruf Amin saat menghadiri acara peringatan Milad Ke-47 MUI di Hotel Sultan Jakarta,

Jakarta, postjkt.com – Dewasa ini dunia menghadapi berbagai tantangan global yang cukup berat, salah satunya perang Rusia – Ukraina yang diperkirakan akan menyebabkan krisis geopolitik, energi, pangan, dan keuangan. Untuk itu, sebagai penjaga umat, Majelis Ulama Indonesia (MUI) diharapkan dapat meningkatkan peran dalam upaya menghadapi berbagai tantangan global tersebut.
“Salah satu bahaya yang diperkirakan datang adalah krisis pangan, krisis energi, dan krisis keuangan. Ini hal yang menjadi kewajiban kita (selaku) MUI untuk bersama-sama menghadapi keadaan ini. Tidak panik, tidak risau, tapi (harus) mempersiapkan diri untuk mempersiapkan pangan di berbagai daerah supaya kita tidak kekurangan pangan,” pinta Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma’ruf Amin saat menghadiri acara peringatan Milad Ke-47 MUI di Hotel Sultan Jakarta, Selasa (26/07/2022).
Tidak hanya itu, lanjut Wapres, MUI juga diharapkan terus meningkatkan peran dalam mendampingi dan memotivasi masyarakat agar selalu siap menghadapi berbagai tantangan yang ada.
“Partisipasi MUI juga tentu diharapkan untuk (mengimbau) masyarakat supaya bersabar, berhati-hati, kemudian (agar) masyarakat juga melakukan upaya-upaya persiapan dalam menghadapi ini,” ungkapnya.
Karena memang, kata Wapres, mempersiapkan diri untuk menghadapi segala bahaya dan ancaman yang diperkirakan akan datang merupakan perintah agama.
“Syekh Nawawi Al-Bantani mengatakan, ketika menafsirkan ayat khudzu hidzrakum, bersiaplah kamu menghadapi segala kemungkinan serangan musuh. Menurut beliau ayat ini juga memberikan dalil wajibnya kita bersiap diri menghadapi segala bahaya yang diduga akan datang,” terangnya.
Lebih jauh, pada kesempatan ini Wapres juga mengharapkan MUI terus meningkatkan peran dalam menjaga umat dari berbagai akidah dan pemikiran yang menyimpang.
“Menjaga umat dari apa? Dari akidah-akidah yang menyimpang, dari pikiran-pikiran yang menyimpang, dan dari cara berpikir yang tidak moderat melalui penguatan Islam wasathiyah, Islam moderat. Ini harus terus digalakkan, agar umat jangan sampai terbawa oleh pikiran-pikiran yang (terlalu) ke kanan (atau) ke kiri,” terangnya.
Terakhir, sebagai mitra pemerintah, Wapres meminta MUI terus berperan dalam menjaga keutuhan bangsa, salah satunya dengan membantu mencegah terjadinya konflik di masyarakat termasuk menjelang Pemilu yang akan datang.
“Jangan sampai terjadi, (karena) pilihan yang berbeda, menimbulkan konflik di kalangan bangsa, juga di kalangan umat Islam. Tidak perlu terjadi benturan-benturan. MUI dan ormas-ormas (Islam) tidak terlibat dalam menentukan calon presiden dan wakil presiden,” tegasnya.
Adapun peran MUI dan ormas-ormas Islam lainnya dalam Pemilu, tutur Wapres, adalah mengimbau masyarakat agar memilih calon-calon pemimpin bangsa yang terbaik.
“Kita mengharapkan semua supaya memilih yang layak, ya tentu yang mempunyai kapasitas, kapabilitas, intergritas, akhlak yang mulia, supaya yang dipilih yang terbaik daripada calon yang ada. Itu saya kira, MUI mengarahkan kepada umat, bukan (memilih karena) suka tidak suka, tetapi memilih yang terbaik,” pesannya

Red  postjkt.com

Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma’ruf Amin saat menghadiri acara Milad ke-47 MUI di Hotel Sultan Jakarta,

Jakarta, postjkt.com – Perayaan hari jadi adalah selebrasi tahunan yang dirayakan baik oleh individu, institusi, maupun organisasi, salah satunya Majelis Ulama Indonesia (MUI). Memasuki usia ke-47 tahun, MUI pun dituntut untuk dapat meningkatkan kinerja dan kebaikan untuk seluruh umat.
“Majelis Ulama Indonesia untuk bisa lebih berbuat lagi melakukan kerja-kerja kebaikan, amal saleh itu. Kerja-kerja kebaikan yang diridai oleh Allah, artinya meningkatkan kinerja kita setelah 47 tahun,” tutur Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma’ruf Amin saat menghadiri acara Milad ke-47 MUI di Hotel Sultan Jakarta, Selasa (26/07/2022).
Lebih lanjut Wapres menyampaikan, peningkatan kinerja ini harus dilakukan oleh seluruh perwakilan MUI, baik di tingkat pusat maupun daerah.
“Supaya semua bagian-bagian MUI ini diberikan kemampuan untuk berkinerja dengan baik, beramal saleh semuanya, baik yang ada di pusat yang ada di daerah-daerah, provinsi, maupun kabupaten, semua sudah bisa bekerja, berkinerja lebih baik lagi. Saya kira itulah makna kita memperingati 47 tahun usia MUI,” urai Wapres.
Kinerja baik tersebut, tambah Wapres, diantaranya adalah dalam mengemban tugas sebagai mitra pemerintah dan pelayan umat. Wapres pun mengilustrasikan beberapa tugas yang berkaitan dengan kondisi terkini dunia yaitu dalam menghadapi dampak perang Ukraina dan Rusia serta perkiraan akan terjadinya krisis energi dan pangan.
“Oleh karena itu, partisipasi Majelis Ulama Indonesia juga tentu diharapkan untuk masyarakat supaya bersabar, berhati-hati, kemudian masyarakat juga melakukan upaya-upaya persiapan dalam menghadapi ini. Karena memang, agama menyuruh kita selalu prepare dalam menghadapi itu,” papar Wapres.
“Salah satu bahaya yang diperkirakan datang adalah krisis pangan, krisis energi, dan krisis keuangan. Karena itu kita menjadi kewajiban kita Majelis Ulama Indonesia bersama-sama untuk juga menghadapi keadaan ini, tidak panik, tidak risau, dan tapi juga kita mempersiapkan diri untuk mempersiapkan pangan di berbagai daerah supaya kita tidak kekurangan pangan,” imbuhnya.
Sementara dari sisi politik nasional, Wapres mengungkapkan bahwa tidak lama lagi Indonesia akan merayakan pesta demokrasi melalui Pemilihan Umum (Pemilu). Dimana, pada momen ini kerap terjadi perbedaan visi misi politik diantara para pemilih. Untuk itu, Wapres mengingatkan bahwa perbedaan merupakan hal yang wajar dan seyogyanya disikapi dengan bijak dan MUI memiliki peran penting dalam menjaga keutuhan bangsa di tengah perbedaan yang ada.
“Yang penting lagi tentu dalam mitra pemerintah, menjaga keutuhan bangsa, terutama dalam menghadapi pemilu yang akan datang ini. Jangan sampai terjadi pilihan yang berbeda itu menimbulkan konflik di kalangan bangsa, juga di kalangan umat Islam,” imbau Wapres.
Menutup sambutannya, Wapres berharap agar partisipasi dan kontribusi MUI dalam menjadi mitra pemerintah serta pelayan umat dapat terus dirasakan masyarakat, baik dalam masa pandemi maupun di luar pandemi.
“Pemerintah sangat berharap bahwa partisipasi dan kemitraan Majelis Ulama itu akan terus diberikan tidak hanya ketika pandemi tapi juga ketika menghadapi krisis-krisis, seperti krisis pangan yang mungkin datang,” harap Wapres.
“Bahaya yang diduga-duga akan tiba, dan juga dalam rangka kita menjaga keutuhan umat, keutuhan bangsa, dalam rangka menjaga Pemilu Pilpres yang akan datang,” pungkasnya

Red postjkt.com

dalam rangka Himayatul Ummah (melindungi umat) dan taqwiyatul ummah

Jakarta, postjkt.com – Majelis Ulama Indonesia (MUI) berperan penting sebagai Shadiqul Hukumah (mitra pemerintah), Khadimul Ummah (pelayan umat), dalam rangka Himayatul Ummah (melindungi umat) dan taqwiyatul ummah (memberdayakan umat). Dalam implementasinya, sebagai wadah organisasi umat muslim yang terdiri dari bermacam-macam organisasi masyarakat (ormas) Islam, MUI harus dapat menyatukan umat Islam untuk memajukan Indonesia, salah satunya dengan pengaktifan kembali Forum Ukhuwah Islamiyah.

“Dalam beberapa rapat yang lalu, saya minta supaya ada Pusat Dakwah Islam yang dilakukan oleh MUI yang menghimpun seluruh Da’i dari ormas-ormas maupun juga dari lembaga-lembaga menjadi satu kegiatan dakwah yang terkoordinasi dan terintegrasi supaya arahnya sama,” ungkap Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma’ruf Amin ketika memberikan arahan pada Milad Majelis Ulama Indonesia (MUI) ke-47 di Hotel Sultan, Jakarta, Selasa, (26/07/2022).

Kesamaan arah tersebut menurut Wapres, harus dilakukan dengan penyamaan gerakan koordinasi antar ormas Islam yang dilakukan oleh suatu lembaga yang dapat merepresentasikan semua ormas islam tersebut, yaitu MUI.

“Gerakan yang terkoordinasi sehingga semuanya berjalan bersama di bawah tenda besar yaitu pimpinan MUI. MUI adalah menjadi Imamah Institusionaliyah, nah ini. Pemimpin secara kelembagaan,” jelasnya.

Dalam acara yang bertemakan “Merajut Kesatuan dan Kekuatan Umat Dalam Kebhinekaan” tersebut, Wapres menekankan agar selalu memegang teguh prinsip-prinsip MUI, agar tercipta pemahaman yang sama sehingga umat Islam di Indonesia selalu bersatu.

Lebih jauh, Wapres mengutip Imam Ibnu Athaillah, mengenai perbedaan yang tidak perlu dikhawatirkan, justru yang perlu dikhawatirkan adalah dorongan hawa nafsu yang tidak terkendali.

“Kita tidak boleh ada ego kelompok,” tegasnya.

“Fanatisme kelompok kesampingkan, itu baru kita bisa membangun ukhuwah dan kesatuan umat Islam dalam bingkai kesatuan NKRI,” tuturnya.

Wapres yang mewakili pemerintah pun sangat berharap, bahwa partisipasi dan kemitraan MUI itu akan terus diberikan tidak hanya ketika pandemi, namun dalam rangka menjaga persatuan umat pada kondisi akan datang yang tidak terduga, salah satunya dalam momentum pemilihan umum presiden 2024.

“Ketika kita menghadapi krisis seperti krisis-krisis pangan yang mungkin datang, yang madznunah, kemudian al-madhar al-madznunah, bahaya yang tak diduga-duga, dan juga dalam rangka kita menjaga keutuhan umat, keutuhan bangsa dalam rangka menjaga pemilu pilpres yang akan datang,” harapnya.

Sebelumnya, Ketua MUI Pusat selaku Ketua Panitia Milad ke-47 MUI, Muhammad Cholil Nafis menyampaikan bahwa saat ini kondisi di Indonesia akan memasuki tahapan politik, sehingga penting untuk membangun kesatuan dan kekuatan untuk membangun Indonesia yang sejahtera di masa yang akan datang. Oleh karena itu, dalam kesempatan milad kali ini, MUI telah menyelenggarakan kegiatan-kegiatan yang bertujuan untuk menyusun persepsi yang sama tentang dakwah di Indonesia.

“Mudah-mudahan acara ini adalah menjadi titik awal pasca pandemi dan kita bisa membangun persatuan dan mari kita merawat di masa yang akan datang. Karena kalau ternyata proses politik, proses transisi nanti tidak dilakukan dengan baik itu akan menjadi malapetaka, itu akan mundur pada 50 tahun ke belakang, tapi kalau kita bisa melakukannya disitulah umat Islam membangun peradaban di Indonesia,” harapnya.

Sebagai informasi, rangkaian acara Milad MUI pada 26 Juli 2022 telah dilakukan sejak pagi hari pada pukul 08.00, acara tersebut dimulai dengan kegiatan Silaturahmi Da’i dan Halaqah Dakwah Nasional, kemudian Forum Ukhuwah yang mengundang tokoh masyarakat serta pimpinan ormas Islam dan selanjutnya Pembukaan Acara Annual Conference on Fatwa Studies ke-6. Pada kesempatan ini juga, Bank Indonesia (BI) telah meluncurkan program Wakaf, Infak, Zakat, dan Sedekah Pesantren (WIZSTREN). Ini adalah program baru BI yang bekerjasama dengan Himpunan Pebisnis dan Usahawan Pondok Pesantren (Hebitren).

Hadir dalam peringatan Milad tersebut, Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Anwar Usman, Para Menteri Kabinet Kerja, Para Duta Besar Negara-negara Sahabat, para Kepala Staf Angkatan, para pimpinan lembaga pemerintah dan non-kementerian, para pimpinan partai-partai politik, Ketua Umum MUI Miftachul Akhyar, Wakil Ketua Umum MUI Anwar Abbas, Wakil Ketua Umum MUI Marsudi Syuhud, Wakil Ketua Umum MUI Basri Bernanda, Sekretaris Jenderal DP MUI Amirsyah Tambunan serta seluruh jajaran Dewan Pimpinan serta seluruh pengurus dan anggota Keluarga Besar MUI.

Sementara Wapres didampingi oleh Kepala Sekretariat Wakil Presiden Ahmad Erani Yustika, Deputi Bidang Dukungan Kebijakan Pembangunan Manusia dan Pemerataan Pembangunan Suprayoga Hadi, Staf Khusus Wapres Bidang Komunikasi dan Informasi Masduki Baidlowi, serta Staf Khusus Wapres Bidang Umum Masykuri Abdillah.

Red postjkt.com

Milad MUI ke-47 yang berlangsung 26 Juli 2022 di Hotel Sultan Jakarta akan dihadiri Presiden RI Joko Widodo dan Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin

JAKARTA, postjkt.com – Milad MUI ke-47 yang berlangsung 26 Juli 2022 di Hotel Sultan Jakarta akan dihadiri Presiden RI Joko Widodo dan Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin. Hal itu disampaikan Ketua Panitia Milad MUI Ke-47, KH Cholil Nafis, Selasa (19/07) kepada MUIDigital.
Kiai Cholil menyampaikan, Presiden dan Wakil Presiden akan hadir dalam acara itighosah dan menyampaikan amanat pada kegiatan tersebut. Presiden Jokowi hadir sebagai kepala ngara sementara Kiai Ma’ruf sebagai Ketua Dewan Pertimbangan MUI.
“Persiapan Milad MUI Ke-47 sudah mencapai 90 persen,” ungkap Kiai Cholil.
Milad MUI Ke-47 ini akan dihadiri oleh Dewan Pertimbangan MUI, Dewan Pimpinan MUI, Pimpinan Komisi Badan dan Lembaga di MUI, Pimpinan Lembaga Negara , Menteri Kabinet, Pimpinan Badan dan Lembaga Negara, Pimpinan Ormas Islam tingkat pusat, Pimpinan Perguruan Tinggi Islam, serta Pengasuh atau Pimpinan Pondok Pesantren.
Ketua MUI Bidang Dakwah itu mengungkapkan, Milad MUI Ke-47 ini merupakan rangkaian penguatan ukhuwah dan kekuatan umat yang dirajut dalam bingkai kemerdekaan. Tema Milad kali ini adalah Merajut Kesatuan dan Kekuatan dalam Bingkai Kebinekaan. Pada gelaran Milad nanti, juga akan terlaksana forum dai dan konten kreatif.
“Komisi Dakwah dan Komisi Infokom akan melakukan konsolidasi dakwah untuk mengakrabkan dan memperbaiki diri. Kita ada forum ukhuwah yang mengundang Ketua Ormas Islam yang tergabung di MUI,” ungkapnya.
Dikatakannya, pada Milad tersebut, MUI akan meluncurkan program Wakaf, Infak, dan Sedekah ala Pesantren atau yang disingkat Wis Pren. MUI juga akan memberikan MUI Award kepada beberapa tokoh yang berjasa dalam perkembangan keislaman dan kebangsaan di Indonesia.
“Insyaallah MUI juga akan memberikan penghargaan bagi orang-orang yang berjasa kepada Indonesia baik jasa kebangsaan maupun keislaman di Indonesia,” ujar pengasuh Pesantren Cendekia Amanah Depok ini.

Wapres berharap melalui webinar ini dapat dirumuskan pemikiran-pemikiran terbaik yang dapat digunakan untuk kesejahteraan umat secara luas.

Syekh Nawawi Al-Bantani merupakan ulama yang mempunyai pengaruh besar pada perkembangan pemahaman Islam di Indonesia. Pengaruh tokoh yang menjadi grand syeikh di Masjidil Haram pada medio tahun 1800-an tersebut masih dapat dirasakan manfaatnya dalam menjawab tantangan perkembangan zaman saat ini. Untuk itu, pemikiran beliau perlu untuk terus digali dan dikembangkan sebagai warisan ilmu dalam meningkatkan kesejahteraan umat.

“Saya menyambut baik dilaksanakannya acara ini yang merupakan upaya untuk menggali dan merevitalisasi pemikiran Syekh Nawawi al-Bantani, kebanggaan kita seyogyanya kita wujudkan dalam upaya menggali, membangun serta merumuskan kembali pemikiran-pemikiran beliau yang relevan dengan tuntutan perkembangan zaman,” tutur Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma’ruf Amin ketika menghadiri Webinar Internasional “Syekh Nawawi Al-Bantani Di Mata Ulama Hijaz dan Mesir” secara virtual, Sabtu (23/07/2022).

Wapres menambahkan bahwa pengaruh ilmu dan pemikiran Syekh Nawawi diwariskan kepada murid-muridnya yang kemudian semakin menyebarluaskan ilmu tersebut.

“Murid-murid beliau banyak yang menjadi ulama besar nusantara, dan beberapa menjadi pendiri organisasi keagamaan. Merekalah yang kemudian meneruskan transmisi keilmuan (sanad ‘ilmiyah) kepada umat Islam,” ucapnya.

Menurut Wapres, Syekh Nawawi memiliki corak pemikiran yang moderat (wasathy), inovatif (makhariji), dan tetap ketat mempertahankan metodologi (manhajiy). Hal tersebut dapat dilihat dari karya-karya ilmiahnya di berbagai bidang, seperti teologi, fikih, akhlak, tafsir dan juga tasawuf yang sampai saat ini masih menjadi panduan pengajaran di berbagai pesantren.

“Buku-buku beliau sampai saat ini masih menjadi muqarrar (kurikulum wajib) di berbagai pesantren di nusantara. Bahkan pikiran dan fatwa beliau sampai saat ini masih menjadi pedoman dan pegangan umat Islam di nusantara dalam melaksanakan amaliah ibadah sehari-hari,” tambahnya.

Jakaarta, postjkt.com —- Syekh Nawawi telah memopulerkan pendekatan proporsional dari dua pendekatan dalam ilmu kalam yang saling berlawanan, yaitu pendekatan fatalis (jabbary) dan pendekatan rasionalis (mu’tazily).

“Pendekatan fatalis (jabbary) meyakini bahwa semua perbuatan manusia pada dasarnya telah ditentukan dan diatur secara detail oleh Allah SWT, sehingga manusia hanya mengikuti semua ketentuan tersebut, manusia hanya wayang saja. Sedangkan pendekatan rasionalis (mu’tazily) meyakini bahwa manusia mempunyai kemampuan dan kekuasaan penuh untuk menentukan dan memilih apa yang dilakukannya,” urai Wapres.

Dalam menetapkan hukum agama, menurut Wapres ulama yang lahir di Banten tersebut, sangatlah bersifat progresif dan kontekstual.

“Dalam hal terdapat pendapat ulama sebelumnya tetapi pendapat tersebut dipandang tidak sesuai dengan konteks, artinya sudah tidak tepat lagi yang ada saat itu, maka pendapat itu harus dikaji ulang (i’adah an-nadhar) dan dirumuskan hukum baru yang lebih sesuai dengan konteks,” imbuh Wapres.

Menutup sambutannya, Wapres berharap melalui webinar ini dapat dirumuskan pemikiran-pemikiran terbaik yang dapat digunakan untuk kesejahteraan umat secara luas.

“Saya berharap seluruh peserta webinar dapat pula memberikan gagasan-gagasan terbaiknya agar selanjutnya dapat memberi kemanfaatan yang lebih luas dalam konteks pembangunan umat dan dunia,” tutupnya.

Turut hadir pada kesempatan tersebut Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Fiqih Syekh Nawawi Tanara Hj. Siti Haniatunnisa, Ulama Al-Azhar Al-Sharif Mesir Syekh Dr. Hisyam Al-Kamel Hamid Musa, penulis biografi Syeikh Nawawi Al-Bantani Drs. Samsul Munir Amin, M.A, Ketua PCINU Mesir H. Atoillah Muslim. Sementara Wapres didampingi oleh Sekretaris Pribadi Wapres Sholahudin Al Aiyub.

Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma’ruf Amin melepas keberangkatan kunjungan kerja Presiden Joko Widodo beserta Ibu Iriana Joko Widodo

Jakarta, postjkt.com —- Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma’ruf Amin melepas keberangkatan kunjungan kerja Presiden Joko Widodo beserta Ibu Iriana Joko Widodo ke tiga negara di kawasan Asia Timur yakni Republik Rakyat Tiongkok (RRT), Jepang, dan Korea Selatan di Bandara Internasional Soekarno Hatta Jakarta, Senin (25/07/2022) sekitar pukul 14.00 WIB.
Dilansir dari Website Resmi Presiden (presidenri.go.id), Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengungkapkan bahwa ketiga negara yang akan dikunjungi Presiden kali ini merupakan mitra strategis Indonesia di bidang ekonomi.
“Ketiga negara tersebut juga merupakan mitra penting ASEAN dan mitra penting dalam konteks G20,” terang Retno.
Di samping itu, Retno juga menyebutkan bahwa Presiden akan bertemu dengan pemimpin dari ketiga negara tersebut untuk membahas sejumlah isu global hingga kerjasama di berbagai bidang.
“Berbagai isu dari kerja sama perdagangan, investasi, kesehatan, infrastruktur, perikanan hingga isu kawasan dan dunia akan dibahas dengan para pemimpin ketiga negara tersebut,” ungkapnya.
Selain Wapres, tampak melepas keberangkatan Presiden dan rombongan, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Duta Besar RRT untuk Indonesia Lu Kang, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksmana TNI Yudo Margono, dan Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar.
Menggunakan Pesawat Garuda Indonesia (GIA-1), Presiden dan rombongan akan menempuh penerbangan menuju Beijing Capital International Airport, RRT selama kurang lebih 7 jam dan diperkirakan tiba pada malam hari nanti.

Red postjkt.com

menteri Pemuda dan Olahraga Roy Suryo bakal kembali diperiksa.

Jakarta, postjkt.com-
Usai ditetapkan jadi tersangka kasus unggahan meme stupa Candi Borobudur mirip Presiden Jokowi, mantan menteri Pemuda dan Olahraga Roy Suryo bakal kembali diperiksa mantan menteri Pemuda dan Olahraga Roy Suryo bakal kembali diperiksa. Hal itu diungkap oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan.
Sebab, pemeriksaan pada Jumat (22/7/2022) belum sepenuhnya rampung.
“Kami masih akan lanjutkan pemeriksaan (Roy Suryo, red) dalam status tersangka,” kata Kombes Endra Zulpan kepada wartawan, Senin (25/7/2022).
Zulpan mengatakan, pemeriksaan terhadap Roy Suryo sebagai tersangka masih harus dilakukan lantaran sakit.
“Kemarin yang bersangkutan (Roy Suryo, red) minta untuk berhenti pemeriksaan karena merasa kurang sehat. Untuk itu, pemeriksaan sebagai tersangka belum selesai. Jadi, nanti akan kami lanjutkan lagi,” ujar dia.
Mantan Kabid Humas Polda Sulawesi Selatan itu juga memastikan waktu penjadwalan pemeriksaan ulang terhadap Roy bakal dilakukan saat kondisi kesehatannya membaik.
“Kami menunggu perkembangan kesehatannya,” jelasnya.
Seperti diketahui, pakar telematika Roy Suryo tidak ditahan polisi usai diperiksa sebagai tersangka kasus meme stupa Candi Borobudur menyerupai wajah Jokowi.
Setelah hampir 12 jam diperiksa, Roy Suryo keluar dari Gedung Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya.
Dirinya sempat memakai kursi roda usai pemeriksaan. Dia bahkan sampai dibopong dua orang masuk ke dalam mobil.