PARTAI UMMAT KOTA TANGERANG RAPAT JELANG VERIFEKASI FAKTUAL

Postjktc kota Tangerang – DPD Partai UMMAT Kota Tangerang menginstruksikan seluruh jajarannya, dari tingkat Pengurus DPD hingga DPC se kota Tangerang untuk kerja keras mempersiapkan seluruh persyaratan kepesertaan Pemilu 2024. Yakni maksimal menyiapkan proses verifikasi dan administrasi kepengurusan DPC Sekota Tangerang

Hal tersebut diungkapkan, ketua BAPILU DPD Kota Tangerang Mulyatin saat memimpin Tim Verifikasi Faktual DPD Partai UMMAT Kota Tangerang, rapat yang di hadiri Sekretaris DPD dan seluruh Ketua DPC Sekota Tangerang, membahas bersama tentang pelaksanaan, pendaftaran, verifikasi hingga penetapan partai politik sebagai peserta Pemilu 2024, di Kantor DPD Partai Ummat Kota Tangerang jl Maulana Hasanuddin, KOMPLEKS PREMIER VILLAGE Ruko M-9 RT001 RW.003 Cipondoh kota Tangerang.,

Feriadi S.kom. M Kom IPM, Sekretaris DPD Partai Ummat Kota Tangerang memotivasi pengurus seluruh DPC Sekota Tangerang untuk serius memenuhi syarat verifikasi faktual. Sebab, ini bagian penting dari tahap menjadi peserta Pemilu 2024. Dia berharap, banyak kepada pengurus dari DPD dan DPC sebagai ujung tombak partai di lapangan.

“Garis terdepan yang akan menentukan partai kita lolos atau tidak dalam verifikasi partai yang akan dilakukan. Bagi DPD (Dewan Pimpinan Daerah) dan DPC (Dewan Pimpinan Cabang) yang sedang mempersiapkan proses verifikasi , progresnya akan di laporkan ke ketua DPD. Pungkasnya

Pelaksana proyek pembangunan jalan cor beton yang kini tengah berlangsung di Pondok Indah Rw 09, Kelurahan Kutabumi

Kabupaten tangerang, postjkt.com —-Pelaksana proyek pembangunan jalan cor beton yang kini tengah berlangsung di Pondok Indah Rw 09, Kelurahan Kutabumi, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, Di duga kurang transparan lantaran papan informasi proyek tersebut tidak mencantumkan volume pekerjaan.

Dari hasil pantauan awak media newssskri.com Selasa 19 juli 2022, diketahui bahwa proyek pembangunan rehabilitasi jalan Pondok Indah Rw 09 menelan anggaran sebesar Rp 189.360.000, dengan sumber dana APBD Provinsi Banten TA 2022, pelaksana CV. Firma Jaya Utama.
Praktisi Hukum dari Pokja Hukum dan Advokasi DPD Pewarna Indonesia Banten (Pewarna Banten), David P Munthe,S.H, mengatakan bahwa proyek pembangunan jalan cor beton kurang transparan. “Tidak tertulis di papan informasi volume panjang lebar ketebalan dan mutu beton yang menetukan kualitas jalan, padahal menelan anggaran ratusan juta rupiah,” ucapnya.

Kepala Divisi Investigasi DPP LSM Komando, Roy Sembiring, mengatakan  bahwa pekerjaan tersebut tidak sesuai dengan spesifikasi pengecoran yang dikerjakan oleh pihak pelaksana proyek CV.Firma Jaya Utama, maka dengan ini untuk semua pihak Dinas PUPR Provinsi Banten agar segera menindaklanjuti pekerjaan tersebut untuk memberikan sikap dan sangsi kepada pelaksana proyek yang asal jadi serta acak-acakan.

“Setiap pelaksanaan pekerjaan proyek negara diharuskan papan proyek transparan, sehingga masyarakat akan mudah melakukan pengawasan terhadap proyek yang sedang dikerjakan tersebut,” tambah David P Munthe di konfirmasi wartawan SKRI.

Menurutnya, setiap pekerjaan proyek yang tidak transparan “patut dicurigai” dan “diduga bermasalah” lantaran masyarakat sulit mengawasi pekerjaan tersebut.
Beberapa kali ke lokasi proyek pembangunan Jalan Pondok Indah Rw 09, Kelurahan Kutabumi, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, pelaksananya susah untuk ditemui dan juga tidak pengawasan dari pihak-pihak terkait. Pemborong proyek seharusnya ikut menjalankan peraturan Undang-Undang No. 14 Tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik,” terang David P Munthe dan Roy Sembiring kepada skri.com.

Sementara itu, pekerja dari pihak pelaksana proyek saat dikonfirmasi skri.com tidak ada yang mau menemui.

Red postjkt.com

Tim Advokat Penegakan Hukum dan Keadilan (Tampak), mendatangi Kompleks Parlemen Senayan,

JAKARTA,postjkt.com — Sejumlah advokat yang tergabung dalam Tim Advokat Penegakan Hukum dan Keadilan (Tampak), mendatangi Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Jumat (22/7/2022) siang. Para Advokat meminta Komisi III mengawal dan mengawasi penuntasan tragedi penembakan yang menewaskan Brigadir Yosua Hutabarat.
“Kami meminta DPR khususnya di Komisi III, Pak Bambang (Wuryanto) untuk mendesak Kapolri dan jajarannya untuk mengungkap siapa sebenarnya pelaku peristiwa ini,” kata koordinator Tampak, Roberth Keytimu, di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Jumat.Selain itu Tampak juga mendesak Komisi III memanggil dan meminta keterangan dari Kapolri tentang latar belakang terjadinya tragedi kematian Brigadir Yosua Hutabarat. Mereka juga mendesak Komisi III memberikan rekomendasi kepada pihak kepolisian agar segera menuntaskan kasus tragedi kematian Brigadir Yosua Hutabarat.”(Desak Komisi III) mengawasi dan mengawal penanganan kasus ini di Mabes Polri,” ujar dia.Roberth mengatakan kematian Brigadir J mendapat sorotan dari masyarakat dan pemerintah. Sebab menurutnya ada banyak kejanggalan dalam kasus tersebut.
“Pembunuhan yang dilakukan belum ditentukan oleh siapanya akan tetapi yang jelas terjadi di rumah dinas. Hal itu membawa banyak kejanggalan. Hal itu menjadi pertanyaan publik. Oleh sebab itu, kami meminta Kapolri mengusut tuntas kasus ini,” ujarnya.
Tidak hanya ke DPR, mereka mengaku juga sudah menyambangi Komnas HAM. Para advokat melihat adanya pembunuhan sadis didahului satu pelanggaran berupa penganiayaan terhadap Brigadir J. “Hal itu merupakan pelanggaran HAM,” ujarnya.
Sementara itu advokat yang juga ikut hadir dalam rencana pertemuan tersebut  mengatakan, Saor Siagian, mengomentari soal adanya temuan CCTV di sekitar lokasi kejadian. Hal ini menunjukan ada kemajuan bagi Polri dalam menuntaskan kasus tersebut.
“Artinya petunjuk, tim yang selama ini dibentuk itu kan berarti banyak hal di sana ditutup-tutupi. Oleh karena itu sekarang ini sudah soal dulu katanya CCTV itu tidak ada, sekarang sudah ditemukan. Nah ini adalah awal untuk mengungkap,” tuturnya.
“Jadi kami dorong temen-temen di DPR kami tahu mereka sedang reses, tetapi soal pengawasan ini tidak bisa reses, penegakkan hukum tidak reses segera melakukan pengawasan,” imbuhnya.
Para perwakilan Tampak hadir sekitar pukul 14.00 WIB. Kedati demikian, agenda yang sedianya menemui Ketua Komisi III DPR Bambang Wuryanto hari ini batal digelar.

Red postjkt.com

Tampak minta Komisi III DPR RI secara khusus kawal kematian

Jakarta, postjkt.com — Tim Advokat Penegakan Hukum dan Keadilan (TAMPAK) mengadu ke Ketua Komisi III DPR RI Pak Bambang Wuryanto alias Bambang Pacul mengenai kasus penembakan Brigadir Nopryansah Yosua Hutabarat atau Brigadir J.

Anggota TAMPAK, Saor Siagian mengatakan alasan dirinya dan tim TAMPAK mendatangi Gedung Wakil Rakyat tidak lain untuk meminta DPR RI agar kasus kematian Brigadir J dikawal hingga tuntas.“Jadi, kami mendorong temen-temen di DPR khsusunya Komisi III sebagai pengawas segera mengawasi kasus ini, khusus untuk (Ketua Komisi III DPR) Bambang Pacul karena banyak juga memberi pendapat. Sehingga segera ini dituntaskan,” tegas pak Saor Siagian kepada wartawan, Jumat (22/7).

Sebab, kata Saor, kasus baku tembak antar polisi di rumah polisi ini bukan lagi masalah pribadi Brigadir Yoshua Hutabarat atau Brigadir J, tetapi lebih dari itu menyangkut eksistensi negara Indonesia.

“Presiden juga berkali-kali meminta agar dituntaskan. Jadi, kami minta supaya penyidik jangan main-main lagi,” tegas aktivis Hak Asasi Manusia (HAM) ini.

“Jadi kami dorong temen-temen di DPR, kami tahu mereka sedang reses, tetapi soal pengawasan ini tidak bisa reses, penegakkan hukum tidak reses, segera melakukan pengawasan,” pungkasnya

Red postjkt.com

Keberhasilan seorang anak di masa depan merupakan impian semua orangtua

Jakarta , postjkt.com —- Keberhasilan seorang anak di masa depan merupakan impian semua orangtua. Namun ilmu tak hanya didapat dari sekolah, melainkan pendidikan di rumah juga turut membentuk kepribadian anak.Adakalanya orangtua harus bekreasi membekali ilmu pendidikan pada anak. Tidak melulu terkesan keras, ada baiknya orangtua mencari cara unik dan kreatif untuk mendorong anak melakukan hal-hal baik di rumah. Hal ini agar anak merasa nyaman dan senang meyerap nilai-nilai yang Anda ajarkan.
Nah, nampaknya cara kreatif seorang ibu ketika mendidik anaknya di rumah patut dicontoh. Bagaimana tidak, dia akan memberikan imbalan kepada sang anak atas berbagai hal baik yang mereka lakukan di rumah. Nantinya uang itu bisa sang anak belikan camilan yang telah ibu sediakan.
Tak hanya itu jika sang anak melakukan hal buruk pun akan diberikan denda. Potret tersebut diunggah oleh akun Twitter @kegblgundaedh dan menjadi viral.
Respon Warganet

Unggahan deretan potret cara unik ibu mengajarkan anak di rumah tersebut rupanya menarik perhatian warganet. Banyak dari mereka yang menanggapi dengan beragam respon yang tak kalah mengundang tawa.
“Mahal amat bos. Ngajarin nyari untung lebih? Gopean tuh momogi,” tulis akun @Olviafkhrh.
“Abs dpt uang dr mama. Trs keluar. Ditanya mama, mau kemana dek? Mau jajan ma, di toko mama mahal, adek mau beli di toko tetangga aja,” balas akun @Anake_simboke.
“Mama orangnye demokrasi abis ye,” sahut akun @fordwangs.
“Sholat subuh aturan 10.000 tuh,” ucap akun @BinGozali.
“Bagus ga bagus sih, dampak buruknya begitu ntar disuruh dikit aja langsung minta bayaran apa2 harus dibayar,” kata akun @pirslopmu.

Red postjkt.com

Hari Bhakti Adhaykasa adalah sebutan lain untuk memperingati hari ulang tahun (HUT) Kejaksaan Republik Indonesia.

Jakarta, postjkt.com – Hari Bhakti Adhyaksa 2022 adalah salah satu hari besar nasional yang diperingati setiap bulan Juli. Perlu diketahui, Hari Bhakti Adhaykasa adalah sebutan lain untuk memperingati hari ulang tahun (HUT) Kejaksaan Republik Indonesia.
Lantas, bagaimana awal mula berdirinya sistem Kejaksaan di Indonesia?

Dilansir situs Perpusnas RI, tercantum sejumlah tanggal pada tahun 2022 sebagai daftar hari penting nasional dan internasional. Kemudian, tanggal 22 Juli 2022 tepatnya hari Jumat, diperingati sebagai Hari Kejaksaan.
Tema Hari Bhakti Adhyaksa 2022
Dialnsir dari akun YouTube Kejaksaan RI, Hari Bhakti Adhyaksa 2022 memasuki peringatan ke-62. Di samping itu, HUT Kejaksaan RI 2022 kali ini mengusung tema “Kepastian Hukum, Humanis Menuju Pemulihan Ekonomi”.
Sejarah Hari Kejaksaan RI
Mengutip situs Indonesia Baik oleh Kominfo, Hari Bhakti Adhyaksa atau HUT Kejaksaan berawal dari Pemerintahan Kerajaan Majapahit yang sudah memiliki sistem pengadilan dengan ‘Dhyaksa’ dan bertugas menangani masalah peradilan. Kemudian, istilah ‘Dhyaksa’ dikenal dengan sebutan ‘Jaksa’ sampai sekarang.

Setelah kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945, diiringi pula dengan pembentukan lembaga penegak hukum guna memastikan ketertiban umum. Pembentukan Kejaksaan Republik Indonesia tertuang pada Pasal II Aturan Peralihan UUD 1945, diperjelas Peraturan Pemerintah (PP) No. 2/1945. Kala itu, Jaksa Agung pertama Indonesia adalah Gatot Taroenamihardja.

Kejaksaan Indonesia menjadi departemen yang terpisah (mandiri) melalui rapat kabinet 22 Juli 1960 yang tertuang dalam Surat Keputusan Presiden RI 1 Agustus 1960 No. 204/1960. Lalu, disahkan menjadi UU. No. 15 Tahun 1961 tentang Ketentuan-Ketentuan Pokok Kejaksaan Republik Indonesia.
Hal itulah yang menjadi alasan tanggal 22 Juli sebagai hari Kejaksaan dengan surat Keputusan Menteri/JA No. Org/A-51/1 tanggal 2 Januari 1961.

Pada masa Orde Baru, UU tentang kejaksaan berubah menjadi UU No.5/1991 dan diperbarui pada era Reformasi lewat UU No.16/2004 di mana kejaksaan disebut sebagai lembaga pemerintahan yang melaksanakan kekuasaan negara di bidang penuntutan serta kewenangan lain. Hari Bhakti Adhyaksa sebagai apresiasi atas pengabdian atau bakti yang dilakukan oleh insan Adhyaksa, yaitu para anggota Kejaksaan Republik Indonesia.

Demikian informasi terkait Hari Bhakti Adhyaksa 2022 tanggal 22 Juli 2022 nanti. Semoga bermanfaat.

Red postjkt.com

Kegiatan sosialisasi pembentukan Destana yang ketiga ini, menghadirkan narasumber dari WVI (Wahana Visi Indonesia) dan fasilitator dari BPBD dan F-PRB Kabupaten Tangerang,

Kabupaten Tangerang postjktcom —-Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang mengadakan sosialisasi pembentukan Desa Tanggap Bencana (Destana) dan Kelurahan Tanggap Bencana (Katana) di Desa Pasir Bolang, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Banten.

Kegiatan sosialisasi pembentukan Destana yang ketiga ini, menghadirkan narasumber dari WVI (Wahana Visi Indonesia) dan fasilitator dari BPBD dan F-PRB Kabupaten Tangerang, yang berlangsung di SMK Pustek Mitra Pasir Bolang Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Kamis (21/7/2022).

Tujuan pembentukan Destana dan Katana yaitu untuk mendorrong desa atau kelurahan yang memiliki kemampuan mandiri untuk beradaptasi dan menghadapi potensi ancaman bencana, serta memulihkan diri dengan segera dari dampak bencana yang merugikan.

“Hari ini kita kembali sosialisasi Destana di Desa Pasir Bolang Kecamatan Tigaraksa sebagai salah satu desa percontohan dari 5 Desa yang sudah di tetapkan di Kabupaten Tangerang,” ujar Tifna, Sekretaris BPBD Kabupaten Tangerang.

Tifna mengungkapkan, Desa dan kelurahan lain yang menjadi percontohan yaitu Desa Laksana Kecamatan Paku haji, Desa Gelam Jaya Kecamatan Pasar Kemis, Desa Solear Kecamatan Solear dan Kelurahan Binong Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang.

“Wahana Visi sudah memfasilitasi 5 desa dan kelurahan percontohan untuk menjadi Destana dan Katana di Kabupaten Tangerang,” ujarnya.

Untuk diketahui, kegiatan sosialisasi tersebut, dihadiri Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa, Camat Tigaraksa, Unsur Polisi Sektor Tigaraksa, Koramil Tigaraksa, Kepala Desa Pasir Bolang, dan Wahana Visi Indonesia.

Red  postjkt.com

Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) Jenderal TNI pak Dudung Abdurachman  mengajak anggota Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) tetap menjalankan fungsi profesinya sebagai wartawan dengan mematuhi kode etik jurnalistik

Jakarta, postjkt.com 21/07/2022 – Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) Jenderal TNI pak Dudung Abdurachman  mengajak anggota Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) tetap menjalankan fungsi profesinya sebagai wartawan dengan mematuhi kode etik jurnalistik  yang selama ini berlaku dan dipedomani.
Kode etik yang dimaksud antara lain memproritaskan jurnalisme jujur, tujuannya adalah menyajikan berita yang layak untuk masyarakat. Pesan tersebut merupakan  salah satu dari  dari pesan yang  disampaikan Dudung saat memberi kata sambutan dalam acara Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) tahun 2021 di Markas Besar Angkatan Darat, Jalan Veteran Jakarta, Kamis (21/7/2021) pagi.
Sementara itu di tempat yang sama Ketua Dewan Pers Prof Dr Azyumardi Azra mengatakan, kita perlu mengembangkan jurnalisme berbasis Pancasila (Pancasila Based Journalism).
“Jurnalisme yg berketuhanan Yang Maha Esa. Tuhan menciptakan kita semua. Tuhan Maha Benar. Berita-berita yang kita turunkan berita yang berpihak pada kebenaran.
Kita menyampaikan yang benar,kredibel, tidak menyebarkan berita bohong,” kata pak Azyumardi Azra.
“Saya berpesan agar organisasi yang menaungi lebih dari 2000 orang anggota perusahaan media digital di seluruh Indonesia  ini terus mengembangkan jurnalisme damai, jujur serta jernih dalam menyampaikan berita yang layak diterima di masyarakat,”kata Dudung saat berbicara  di depan ratusan peserta rapat pimpinan SMSI yang datang dari seluruh Indonesia serta tamu undangan lain.
Mantan Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad) ini juga juga mengharapkan agar kode etik jurnalistik  tetap menjadi asas utama anggota SMSI sehingga aktivitas pemberitaan yang dilakukan tidak semata mencari popularitas, namun lebih memilih untuk  hanya menyampaikan berita dan informasi yang layak untuk diterima masyarakat.
Dengan adanya kesadaran tersebut, kata Dudung, jurnalisme yang baik dalam prakteknya tidak akan bekerja  keluar dari aturan, atau menghindari penyalahgunaan informasi yang tujuan utamanya hanya kepada peningkatkan penjualan maupun untuk mencari keuntungan yang lain.
“Sehingga pada tahap lainnya, jika kesadaran itu timbul, maka anggota SMSI secara langsung mempunyai tanggungjawab untuk menulis berita yang benar sekaligus menangkal hoax atau kabar bohong,” kata Dudung.
Dudung juga berpesan agar melalui forum Rapimnas ini, SMSI terus membangun sinergitas  antar perusahaan media, dewan pers, PWI, maupun dengan Komisi Penyiaran Indonesia yang tetap dalam pondasi negara kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dengan beratap kebhinekaan.
Terakhir,  SMSI  diminta mengembalikan esensi jurnalisme dalam kerangka menjaga persatuan dan kesatuan serta  menjaga dan merawat sacara sungguh-sungguh  nilai-nilai Pancasila.
Dukungan Dudung kepada SMSI sendiri tidak bisa diragukan lagi, karena dirinya telah hadir dan menjadi pembina SMSI. Dan atas dukungan tanpa henti itu pula yang menjadi alasan mengapa SMSI saat Rakernas menyematkan pin emas kepada mantan loper koran saat kecil ini.
Sebelumya, Ketua Umum SMSI Firdaus dalam kata sambutannya mengatakan, SMSI pada mulanya hadir sebagai jawaban atas keprihatinan fungsionaris Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat terhadap perubahan  drastis  dunia jurnalistik yang tadinya dari media cetak lalu berpindah ke media siber.
Keprihatinan yang dalam perjalanannya menjadi kenyataan yang tak bisa dibantah lagi pada saat ini, dimana aktivitas  jurnalistik mayoritas sudah dalam bentuk media digital.
“Maka menjadi wajar jika masa depan media masa ada di media siber,”kata Firdaus. Sebagai antisipasi terhadap perubahan yang akan terus berlangsung di masa depan tersebut, pihakya telah menyusun sejumlah langkah dan strategi serta program. Salah  satunnya adalah dengan masuk ke Metaverse serta membuat kripto atau NFT.
Pembukaan Rapimnas ini turut dihadiri sejumlah tokoh dan pejabat antara lain Ketua Dewan Pertimbangan SMSI Budiman Sudjatmiko dan dua anggota dewan pertimbangan SMSI Bona Ventura Sulistiana dan Drs KH M Ma’shum Hidayatullah, MM, dewan penasehat Ervik Ary Susanto,  Ketua Umum PWI Pusat, Atal S Depari,  Danjen Kopassus Mayjen TNI H. Iwan Setiawan, S.E., M.M, serta Ketua  Dewan Pers Prof. Dr. H. Azyumardi Azra, M.Phil., M.A., CBE yang berbicara sebagai pembicara kunci rakernas tersebut.
Red postjkt.com

. Sekretaris Jenderal Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT)

Jakarta, postjkt.com —-Pengentasan desa tertinggal dan sangat tertinggal menjadi berkembang, maju, dan mandiri membutuhkan peran dari semua steakholder baik di pusat maupun daerah.
Sekretaris Jenderal Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) pak Taufik Madjid mengatakan, semua aktor harus saling berkolaborasi dan meninggalkan egosentris.
Tidak hanya itu, kreativitas juga dibutuhkan sehingga desa tidak hanya mengandalkan bantuan dengan memanfaatkan potensi yang dimiliki.
Hal ini Ia sampaikan dalam audiensi dengan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Kalimantan Barat dan jajarannya di Kalibata, Jakarta, pada Selasa (19/7/2022).
“Membangun desa harus saling berkolaborasi. Harus bisa saling mensupport dan kan terbukti kalbar bisa mengentaskan banyak desa tertinggal dan sangat tertinggal. Tentu ini juga harus dilaksanakan terkait dengan pendataan BUM Desa dan pendaftarannya di semua desa agar bisa punya payung hukum termasuk juga penertiban penggunaan dana desa,” jelas Sekjen Taufik Madjid.
“Urusan mengentaskan desa tertinggal dan sangat tertinggal itu kalau cuma pakai Dana Desa bayangkan betapa lamanya kita menunggu, maka kita perlu kolaborasi. Di pusat dengan daerah langkah, pikiran, nafas, dan frekuensjnya harus sama untuk mengeluarkan regulasi supaya tidak tumpang tindih,” tambahnya.
Peningkatan status desa di Provinsi Kalimantan Barat sejak tahun 2018 hingga 2022 terjadi secara masif.
Status Indeks Desa Membangun (IDM) tahun 2022 menunjukkan empat dari total 12 kabupaten telah berhasil mengentaskan desa tertinggal dan sangat tertinggal.
Empat kabupaten tersebut adalah Sambas, Sanggau, Sekadau, dan Kayong Utara.
Saat ini total desa mandiri di Provinsi Kalimantan Barat sebanyak 586 desa dan berhasil menduduki peringkat ketiga setelah Jawa Timur dan Jawa Barat berdasarkan IDM 2022.
Meski demikian para kepala desa sebagai salah satu pihak yang berperan besar untuk meningkatkan angka tersebut masih perlu mendapat perhatian diantaranya terkait dengan persiapan mental menjadi mandiri.
“Angka-angka ini sangat memotivasi kami untuk terus lebih baik tapi ada juga kepala desa yang belum mengerti potensi di desa mereka dan belum bisa memanfaatkannya. Dan beberapa dari mereka juga takut menjadi mandiri karena khawatir dana desa mereka berkurang. Mungkin ada reward dari Pak Menteri untuk mereka kepala desa yang berhasil membuat desanya menjadi mandiri,” ujar Kepala Dinas PMD Provinsi Kalimantan Barat Yuslinda.
Apresiasi kepada kepala desa berprestasi memang menjadi salah satu rencana Kemendes PDTT sehingga meningkatkan upaya dalam pembangunan desa dan pemanfaatan dana desa sesuai dengan aturan yang seharusnya.
Seluruh permasalahan di desa diharapkan selesai baik berupa stunting, kemiskinan, kelaparan, dan lain sebagainya.
Dalam audiensi ini Sekjen pak Taufik Madjid didampingi Dirjen PEID Harlina Sulistyorini, Sesditjen PDP Rahmatia, dan Kepala Pusat Pengembangan Pemberdayaan Yusra.

Puisi cinta dia

Jakarta.postjkt.com

Lembut namun menampilkan kenangan yang dengan tajam menusuk batin . Memberikan ketenangan namun menghadirkan kegalauan dan membawakan senyuman namun meninggalkan air mata . Dia mencintai sekaligus membenci , melindungi tetapi menghancurkan dan menampilkan keindahan namun penuh keburukan . Dalam pertengahan aku bersemayam dan entah ke sisi mana aku harus berjalan semua tergantung energi mana yang kuat dalam menarik diriku dan kini hal-hal paradoks pun terlihat lumrah dalam pandangan lahir maupun batin . Entahlah aku hanya bisa berserah kepada sesuatu yang lebih tinggi daripada diriku karena ku tahu dia yang lebih berkuasa atas diriku namun bukan aku berpasrah aliran arus mengombang-ambingkanku kesana-kemari dan aku pun mulai mengetahui jika arus itu akan membawaku kepada lembah malapetaka maka sekuat tenaga akan aku kayuh perahu sampanku menuju ke tepian untuk istirahat sejenak .PAGI INI

Pagi ini ada kisah tak biasa
Dari dunia maya yang sudah berlangsung lama
Awalnya kata cinta ,kata mesra
Di umbar bak menghambur uang recehan.
Nyaris berserakan entah ke mana

Tapi lain cerita
Tapi lain waktu
Silih berganti dengan cerita berbau agama,dengan cerita berbau setia,dengan cerita seolah di bumbui pemanis mesra
Berujung duka yg tersisa hanya karena rupiah belaka ..

Ini kisah luar biasa…
Ketika sang lugu di buai cinta
Oleh bajingan berperangai domba.
Semulus jalan tol,selicin air berminyak .

Sungguh tragis…..
Si lugu yang yang berbalut sutra atas nama agama
Terbawa terbang tinggi ke angkasa sana
Untuk melihat dunia Maya
Sayang…..ketika terjatuh.sungguh sakit sekali….
Hanya karena rupiah tak seberapa.
Janji manis memuai bak di siram sinar mentari
Bak di lempar ke lautan lepas tak pernah kembali

Ini kisah luar biasa ..
Si lugu yang terluka hatinya.
Tercabik srigala yang membawa sekarung cinta.
Dan dengan terpaksa merebutnya.
Hanya karena selembar rupiah.
Yang sangat tak berarti.

Ini kisah luar biasa…
Si lugu tak berdaya,
Hatinya tercabik cabik.oleh srigala pemangsa durjana.
Ini kisah luar biasa
Si lugu menderita,terluka hatinya.terguncang jiwanya.
Tapi si lugu tetap manusia biasa
Manusia yang hati nuraninya di tetap di sandarkan kehadiratNya.
Akhirnya….
Si lugu memang benar benar telah kembali kehadiratNya dengan pilu yang terdengar hingga ke langit ke tujuh.
Dengan duka hingga mengguncang istana Tuhan dengan gena gema takbirnya
Dengan gema gema solawatnya
Yang meratap,merayu,mendayu,seraya berlinang air mata .entah sampai kapan
Ini kisah luar biasa ….
Hari ini…
Ini kisah luar biasa

Aku masih bisa berdiri dan mehirup udara pagi,meski tak lagj tempat kasihmu bukan untukku.
Aku masih bisa berdiri dan menatap matahari.meski tak lagj tempatku di hatimu.
Aku masih bisa berdiri dan menatap bulan.meski tak lagj cintamu bukan untukku.
Aku masih bisa berlari,tak perlu ku rcc mu karna aku tau kau tak kembali karna cinta mu bukan untuku.

“”””””””
Hingga hari ini aku masih belum lupa ,bagaimana dulu khawatir mu pada ku.
Cemburu dan marah mu saat terlambat pesan terbalas ..
Serta takut jika mungkin akan kehilangan …
~
Sangat seberarti itu dulunya aku bagi mu.
Namun lain sekarang yang hanya menjadi lembaran cerita yang telah usai terbaca.
~
Akankah kan kembali terbaca ulang lembaran² cerita itu ,atau mungkin hanya kan menjadi tumpukan² lembaran berdebu yang terlupa…

Entahlah …

Seakan tak percaya bila kini aku hilang arti dimata mu setelah seistimewanya dulu ..
‘Bahagia lalu bergati kecewa…

Sang bijak benar,, ,jika telah memutuskan untuk mencintai ,itu atrinya telah siap tuk kecewa dan sebesar apa rasa cinta mu maka sebesar itu pula rasa perih luka yang kan kamu rasakan…

Harusnya aku tak mencintai mu sebesar ini.
Aku telah jatuh kedasar yang dalam ,harus bagaimana lagi ….
Hanya bisa teriak dalam tangis memohon .
Berharap bisa kembali pulang .

Sedang kamu yang menjadikan ku harapan, kini tak ubahnya jejak yang tersapu ombak ,Hilang tak berbekas …

Dan aku yang kau buat terbang tinggi diawan ,kini tak ubahnya seekor burung yang terpatahkan sayapnya ,,terkulai tak berdaya .
Apakah kan pulih atau hanya berharap mungkin..

Aku ,Kamu yang dulu asing dan pernah menjadi terkasih lalu kembali asing ,namun demikian ,Aku dan Kamu akan tetap menjadi indah dimasing² memory ….

Dan hingga waktu berganti ,mungkin kamu takkan terganti..

LEMBARAN BERDEBU…..
🌷Aku ingin berlari kedalam pelukan mu ,merasakan degup jantung mu yang berdetak …
🌷Aku ingin berlabuh dalam erat peluk mu dan tenggelam dalam buayan cinta tuk lampiaskan siksa rindu ku ..
🌷Jangan pernah lepaskan dan tak kan ku lepaskan hingga aku berpeluh …
🌷Kau tak tau sekeras apa aku menahan rindu ini agar tak merontah .
Jadi kini jangan menahan geloranya tuk bergejolag
Agar hepaskan semua lara rindu yang menyesakan .
Jatuh cinta adalah kepada siapa aku memilih patah hati. Karena jatuh cinta dan mencintai layaknya memujamu. Memuja ketidaksempurnaan yang tampak sempurna karena tertutup rasa cinta itu.

Red  postjkt.com