Camat Tigaraksa H. Cucu Abdurrosyied SH. SJP, MSI

MUSREMBANG 2026 KECAMATAN TIGARAKSA BERJALAN DENGAN BAIK, DENGAN USULAN 50 PROGAM PRIORITAS

POSTJKT.COM Tangerang, Pemerintah Kecamatan Tigaraksa telah menyepakati 50 usulan program prioritas dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan untuk Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2026. Salah satu usulan infrastruktur strategis yang mencuat adalah pembangunan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di depan kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tangerang.

Pembangunan JPO ini dinilai penting dan sangat krusial mengingat tingginya mobilitas masyarakat dan pegawai di kawasan pusat pemerintahan, terutama saat memasuki tahapan pemilu atau kegiatan besar di kantor KPU. Keberadaan JPO diharapkan dapat memberikan keamanan bagi pejalan kaki serta mengurai potensi kemacetan di ruas jalan utama tersebut.

Selain JPO, program prioritas lainnya mencakup:

– Revitalisasi Simpang Tiga Polsek Tigaraksa*: Untuk mengatasi kemacetan parah pada jam berangkat dan pulang kerja
– Pembangunan Ruang Terbuka Hijau (RTH): Penataan estetika kota agar Tigaraksa tampil lebih tertib sebagai pusat pemerintahan
– Peningkatan SDM dan Ekonomi: Termasuk pemberdayaan UMKM dan fasilitas pendidikan

Total usulan dari Kecamatan Tigaraksa ini diperkirakan mencapai nilai investasi sebesar Rp38,6 miliar.

Usulan-usulan tersebut selanjutnya akan dikawal dalam forum perangkat daerah dan Musrenbang tingkat kabupaten untuk mendapatkan alokasi anggaran dari APBD 2026 . Ungkap Cucu.

 

 

Red.

CAMAT TIGARAKSA 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Red.PURBA

 

PENGURUS DPC KWRI MASA BAKTI 2026-2029 KABUPATEN TANGERANG, RESMI DILANTIK

POSTJKT.COM | Tangerang, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Komite Wartawan Reformasi Indonesia (KWRI) Kabupaten Tangerang masa bakti 2026–2029 resmi dilantik dan dikukuhkan disaksikan oleh prokompinda Kabupaten Tangerang. Prosesi pelantikan berlangsung khidmat di Ruang Bola Sundul, Gedung Usaha Daerah (GUD) Puspemkab Tangerang, Tigaraksa, Rabu (21/1/2026).

Acara diawali dengan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia  dan dilanjutkan Mars KWRI, menandai dimulainya rangkaian pelantikan kepengurusan baru organisasi wartawan tersebut.

Sejumlah pejabat dan tokoh hadir dalam kegiatan ini, di antaranya Plh Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang H. Iwan Firmansyah Efendi yang mewakili Bupati Tangerang, Ketua DPRD Kabupaten Tangerang Mohamad Amud, Kepala Dinas Kominfo Dian Mayang dan Kabid Komimfo Feby, Sekretaris Dinas Pendidikan H. Agus Supriyatna, perwakilan Dispora, Danramil Tigaraksa, serta jajaran pengurus KWRI pusat dan daerah. Hadir pula Ketua DPP KWRI yang diwakili Sekjen DPP KWRI, Drs. Mico Kasah, M.Si, Ketua Bidang Hukum dan LPBH, Damai Hari Lubis, Ketua DPD KWRI Banten yang diwakili Ari Ashari Manan, Ketua DPC KWRI Kabupaten Tangerang Heriyanto, Dewan Kehormatan dan Etik, Agie Rahmatullah, Dewan Pertimbangan, Sudirman Indra, aktivis Subandi Misbah, serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Plh Sekda H. Iwan Firmansyah Efendi menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas dilantiknya pengurus DPC KWRIhttps://www.postjkt.com/pengurus-dpc-kwri-masa-bakti-2026-2029-kabupaten-tangerang-resmi-dilantik/ Kabupaten Tangerang periode 2026–2029.

“Pelantikan kepengurusan baru ini menunjukkan bahwa roda organisasi berjalan dengan baik dan solid. Proses regenerasi dan keberlangsungan organisasi dapat terlaksana secara tertib,” ujarnya.

Ia berharap KWRI Kabupaten Tangerang semakin dewasa dan matang dalam bersikap serta berpikir, sehingga mampu menjalankan organisasi sesuai aturan dan etika jurnalistik.

“Bangun koordinasi dan komunikasi yang baik antara pengurus, anggota, masyarakat, dan pemerintah daerah. Dengan sinergi yang kuat, insyaallah KWRI Kabupaten Tangerang dapat berkontribusi positif,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Tangerang Mohamad Amud memberikan apresiasi atas terselenggaranya pengukuhan pengurus DPC KWRI Kabupaten Tangerang.

“Kami berharap ke depan DPC KWRI Kabupaten Tangerang dapat terus bersinergi dengan pemerintah daerah, pihak swasta, serta elemen masyarakat lainnya,” tuturnya.

Ketua Umum DPP Komite Wartawan Reformasi Indonesia (KWRI) yang diwakili Sekjen DPP, Drs. Miko Kasah, M.Si juga menyampaikan ucapan selamat kepada jajaran pengurus yang baru dilantik. Ia menegaskan bahwa kemerdekaan pers harus diiringi dengan profesionalisme dan tanggung jawab.

“Kemerdekaan pers belum tentu melahirkan pers yang berkinerja baik tanpa integritas. Oleh karena itu, insan pers harus menjaga marwah kemerdekaan pers yang independen dan bermartabat,” tegasnya.

Ia pun berharap DPC KWRI Kabupaten Tangerang dapat bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Tangerang, TNI, Polri, serta seluruh pemangku kepentingan demi terwujudnya Kabupaten Tangerang yang gemilang.

Ketua terpilih DPC KWRI Kabupaten Tangerang, Heriyanto, menyatakan komitmennya untuk mengemban amanah organisasi dengan sebaik-baiknya serta membangun kolaborasi dengan berbagai pihak.

“Kami siap menjalin hubungan baik dan menjadi mitra strategis pemerintah daerah, termasuk Polres, Kodim, Kejaksaan, OPD, dan stakeholder lainnya. Semoga kepengurusan ini dapat membawa KWRI Kabupaten Tangerang ke arah yang lebih baik,” ujarnya.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya pelantikan dan pengukuhan pengurus DPC KWRI Kabupaten Tangerang sehingga berjalan lancar dan sukses.

Papan bunga dari berbagai instansi dan pribadi, turut memberi warna dalam pelantikan.

Red.Purba

Rapat Pra-Musrembang Kecamatan Mauk Tahun 2026 Berjalan Lancar, dan Lebih Hidup

POSJKT.COM / Tangerang, Senin 19Jan2026-Dalam rangka penyusunan rencana kerja pemerintah daerah (RKPD) tahun 2027 Kecamatan Mauk: Penguatan Pondasi Transformasi Sosial Ekonomi dan Tata Kelola Pemerintahan, Kabupaten Tangerang – Selasa, 19 Januari 2027, Kecamatan Mauk menggelar kegiatan Pra Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Pra-Musrenbang) 2027 di Aula Kecamatan Mauk. Yang dihadiri oleh kepala desa sekecamatan Mauk, adapun Tema yang diangkat dalam acara ini adalah “Optimalkan Sektor Industri Perdagangan dan Ketahanan Pangan Berbasis Keberlanjutan”. Acara tersebut dihadiri oleh seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), stakeholder, serta kepala desa se-Kecamatan Mauk.

Aula OTTO ISKANDARFINATA

Camat Mauk, Angga Yulyantono,S.IP,M.Si, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan Musrenbang kali ini membahas 50 usulan yang diidentifikasi sebagai skala prioritas. Sebanyak 35% dari usulan tersebut berfokus pada sektor Sumber Daya Manusia (SDM), terutama di bidang pendidikan dan kesehatan. Selanjutnya, 30% dari usulan terkait dengan penguatan perekonomian, khususnya dalam mendukung perkembangan UMKM di Kecamatan Mauk. Sementara itu, 15% dari usulan lainnya mencakup kegiatan terkait tata kelola pemerintahan yang lebih efektif.

“Harapan kami adalah agar usulan-usulan ini dapat menjadi prioritas utama dalam pembangunan ke depan, demi kesejahteraan masyarakat Mauk,” ungkap Angga Yulyantono S.IP kepada awak media.

Musrenbang ini merupakan langkah penting dalam menyusun rencana pembangunan yang lebih inklusif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat, serta mendukung kemajuan sosial ekonomi di wilayah Kecamatan Mauk.

 

Red.Postjkt.com/purba

(J.siahaan/Kaperwil Banten)

50 USULAN DARI DESA SEKECAMATAN MAUK, KABUPATEN TANGERANG

POSTJKT.COM | Tangerang, Pramusrembang Kecamatan Mauk telah dilaksanakan dengan tujuan menerima masukan dan pengarahan program pembangunan tahun 2026. Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk anggota DPRD Kabupaten Tangerang, Camat Mauk, dan perwakilan dari berbagai instansi terkait. Dibacakan sekcam Mahmud, Kecamatan Mauk.

Susana Rapat Pramusrembang Kecamatan Mauk

 

 

Dalam acara tersebut, dibahas beberapa usulan prioritas, antara lain:
– Peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM): 35% dari usulan, fokus pada pendidikan dan kesehatan
– Pengembangan Ekonomi: 30% dari usulan, fokus pada UMKM
– Tata Kelola Pemerintahan: 15% dari usulan, fokus pada peningkatan efisiensi dan transparansi
– Infrastruktur dan Ekologi: 15% dari usulan, fokus pada pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur

Usulan-usulan ini akan dikaji dan dievaluasi untuk menjadi program pembangunan tahun 2026 .

Desa Mauk timur mengusulkan beberapa usulan yang belum masuk dalam program prioritas dalam Pramusrembang.

 

 

Purba.

BEBAS DARI SAMPAH LIAR, DIBAWAH KEPEMINPINAN DADANG SUDRAJAT S.Sos MM. Msi CAMATA KELAPA DUA, APA SOLUSINYA?YA

POSTJKT.COM | TANGERANG, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, berkomitmen memaksimalkan penanganan sampah rumah tangga melalui berbagai langkah strategis, mulai dari edukasi kemasyarakat, kerja sama dengan swasta, hingga optimalisasi bank sampah disetiap kelurahan.
Menurut keterangan camat kelapa dua Dadang S , melalui voice not / pesan singkat/ wa ke awak media postjkt.com dalam menangani sampah hal-hal yang perlu dilakukan,
  • Penerapan Ekonomi Sirkular (Eco Pioneer): Kecamatan Kelapa Dua menjalin kerja sama dengan pihak swasta (seperti Summarecon Serpong) dan lembaga terkait untuk menciptakan program “Eco Pioneer”. Program ini bertujuan mengubah sampah rumah tangga bernilai guna, mendaur ulang, dan menciptakan produk ramah lingkungan.

 

  • Optimalisasi Bank Sampah:  Dadang S Camat Kelapa Dua memberikan perhatian khusus pada pengelolaan bank sampah di tingkat RW (contoh: Bank Sampah RW 06 Kelurahan Kelapa Dua) untuk mengurangi volume sampah yang dibuang ke TPS.

 

  • Kolaborasi Penanganan Sampah: Bersama UPT 6 Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Tangerang, kecamatan terus berupaya melakukan penanganan sampah di Tempat Pembuangan Sampah (TPS) secara intensif.
  • Kampanye Kebersihan: Camat Kelapa Dua, Dadang Sudrajat, aktif mengimbau warga  melalui baleho dan sosial media untuk tidak membuang sampah sembarangan, menggunakan tempat sampah yang tersedia, dan menjadikan kebersihan sebagai budaya sehari-hari.
  • Respon Cepat Laporan Warga: Aparat kecamatan sigap merespons laporan warga mengenai tumpukan sampah dengan melakukan pengecekan langsung dan pembersihan di lokasi.
  • Program Lingkungan: Kecamatan kelapa Dua mendorong partisipasi masyarakat dalam program peduli sampah, termasuk rencana pengaktifan kembali program Jumat Bersih (Jumsih).
Dadang S juga menekankan agar setiap kelurahan agar aktif mendukung program ini bertujuan untuk mengurangi dampak limbah rumah tangga, meningkatkan efisiensi pengelolaan sampah, dan mewujudkan lingkungan yang lebih sehat.  sekaligus untuk mengurangi genangan air dan solusi mengatasi banjir . Pungkasnya.
#Red.purba

Bupati Kab.Tangerang Ikut Merasakan Penderitaan Korban Banjir, Dengan Makan Bersama

Postjkt.com | Tangerang,Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid meninjau langsung lokasi banjir di Perumahan Taman Cikande, Kecamatan Jayanti pada Jumat (16/1/2026).

Dalam peninjauannya, Bupati Maesyal menyerahkan bantuan logistik, dan berinteraksi dengan warga terdampak, termasuk ikut memasak dan makan bersama.

Respon Cepat Pemkab Tangerang 

Kunjungan tersebut didampingi oleh pejabat terkait seperti Kepala BPBD, Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air, serta Camat Jayanti.

“Hari ini kami bersama Kepala BPBD, Pak Kadis Bina Marga, Pak Camat, alhamdulillah bisa bertemu langsung dengan masyarakat di Perumahan Taman Cikande, untuk melihat secara langsung kondisi banjir yang terjadi,” ujar Bupati Maesyal.

Ia juga menyampaikan bahwa masyarakat mengusulkan beberapa langkah penanganan banjir, di antaranya pembangunan tanggul di Sungai Cidurian serta pembangunan pintu air antara Sungai Cidurian dan Sungai Parung Ceri.

“Permohonan-permohonan ini akan segera kami bahas dan tindak lanjuti yang terbaik untuk masyarakat,” ungkapnya.

Ia menambahkan, pembangunan tanggul dan pintu air tersebut memerlukan ijin dan koordinasikan lebih lanjut dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), mengingat kewenangan sungai besar berada di pemerintah pusat.

Meskipun memerlukan perizinan dari BBWS karena kewenangan berada di pemerintah pusat, Pemkab Tangerang berupaya agar pembangunan pintu air dapat dipercepat.

Ia menambahkan, pembangunan tanggul dan pintu air tersebut memerlukan ijin dan koordinasikan lebih lanjut dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), mengingat kewenangan sungai besar berada di pemerintah pusat.

Meskipun memerlukan perizinan dari BBWS karena kewenangan berada di pemerintah pusat, Pemkab Tangerang berupaya agar pembangunan pintu air dapat dipercepat.

Mudah-mudahan ini bisa kita lakukan di tahun 2026, paling lambat 2027. Kami mohon doa dari masyarakat agar upaya ini bisa segera terealisasi sesuai ketentuan yang berlaku,” tambahnya.

Dalam beberapa hari terakhir, Bupati bersama jajarannya telah memantau dan turun langsung ke berbagai wilayah terdampak banjir di Kabupaten Tangerang, termasuk Kosambi, Teluknaga, Kresek, Pakuhaji, dan Jayanti.

Kunjungan ini, kata Bupati Maesyal, bertujuan untuk mendengarkan aspirasi dan menindaklanjuti permasalahan yang ada.

Tercatat secara keseluruhan, banjir kali ini melanda 24 kecamatan di Kabupaten Tangerang, mencakup 119 desa dan kelurahan, dengan sekitar 14 ribu kepala keluarga atau 62 ribu jiwa terdampak.

Bupati menekankan bahwa penanganan bencana ini merupakan tanggung jawab bersama seluruh unsur pemerintah daerah dan masyarakat.

Sementara itu, Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kabupaten Tangerang, Iwan Firmansyah, menjelaskan bahwa penanganan banjir tidak bisa dilakukan sendiri oleh Pemkab, melainkan harus melibatkan koordinasi lintas sektor dengan BBWS C3 untuk sungai-sungai besar.

Iwan menambahkan, banjir juga disebabkan oleh alih fungsi lahan, berkurangnya daerah tangkapan air di hulu, serta perilaku masyarakat yang kurang peduli lingkungan.(AS/PUR)

Tugu Titik Nol Kabupaten Tangerang Diresmikan sebagai Zona Literasi Digital

Postjkt.com | Tangerang, Wah, keren….! Peresmian Titik Nol Kabupaten Tangerang menandai tonggak sejarah baru bagi Kabupaten Tangerang. Tugu Titik Nol, yang dibangun dengan anggaran 2 Milyar lebih, ini tidak hanya sebagai referensi geografis, tapi juga menjadi destinasi wisata edukasi dan ruang publik bagi masyarakat kabupaten Tangerang, hususnya para pengunjung.

Firzada, Asda 3 yang mewakili Bupati Tangerang, mengatakan bahwa Titik Nol ini adalah simbol titik awal pembangunan dan sejarah panjang Kabupaten Tangerang. Ini menunjukkan bahwa pemerintah daerah ingin meningkatkan rasa bangga masyarakat terhadap identitas kabupaten Tangerang.

Peresmian tersebut menandai pemanfaatan kawasan ikonik ini sebagai ruang publik berbasis edukasi dan teknologi digital.

Dalam kesempatannya Asisten Daerah bidang Administrasi Umum Firzada Mahalli menyampaikan  Tugu Titik Nol tidak hanya berfungsi sebagai penanda geografis, tetapi juga menjadi simbol identitas, arah pembangunan, dan kebanggaan daerah.

“Tugu Titik Nol merupakan simbol awal dan jati diri Kabupaten Tangerang. Dari titik ini kita menegaskan arah pembangunan sekaligus mengingatkan pada sejarah dan cita-cita bersama masyarakat,” ujarnya, Kamis (15/01/2026)

Tugu Titik Nol yang dibangun pada tahun 2025 tersebut memiliki luas sekitar 1.100 meter persegi. Kawasan ini dimanfaatkan sebagai Zona Literasi Digital dan ke depan akan dikembangkan menjadi Technopark.

Sebagai Zona Literasi Digital, area Tugu Titik Nol telah dilengkapi fasilitas internet gratis yang dapat diakses masyarakat setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 20.00 WIB, serta sarana pendukung literasi digital lainnya. (Dilansir dari web porkopin)

Selain itu Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Erwin Mawandy menambahkan, hal ini menjadi momentum untuk memperkenalkan Tugu Titik Nol kepada masyarakat luas sekaligus membuka ruang partisipasi publik agar kawasan tersebut dapat berkembang sebagai ruang edukasi, ruang interaksi sosial, dan ruang publik yang inklusif.

“Kami berharap keberadaan Zona Literasi Digital ini dapat mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya dalam pemanfaatan teknologi dan informasi di era digital,” Kata Erwin, pada postjkt.com dikantonya.

Dalam peresmian hadir ketua TP PKK Kabupaten Tangerang, serta berbagai siswa untuk di kenalkan fasilitas yang dapat di manfaatkan sebagai sarana edukasi bagi masyarakat.

 

 

(Purba)

Bupati Tangerang Kunjungi Rumah Roboh Warga Akibat Hujan dan Angin di Kecamatan Kresek

Bupati Tangerang Kunjungi Rumah Roboh Warga Akibat Hujan dan Angin di Kresek

Foto prokompinda kab.Tangerang

POSTJKT.COM | Tangerang,—Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mengunjungi rumah Ibu Sati (63), seorang janda warga Desa Talok, Kecamatan Kresek, yang roboh akibat hujan deras disertai angin kencang, beberapa hari yang lalu. Rabu, (14/1/26).

Pada kunjungannya tersebut, Bupati Maesyal Rasyid yang didampingi anggota DPRD, Camat Kresek, Kades beserta perangkat Desa Talok meninjau langsung kondisi rumah Ibu Sati  dan memberikan bantuan pembangunan ulang rumah yang mengalami kerusakan parah akibat hujan yang terus-menerus dan terpaan angin.

Bupati Maesyal Rasyid menyampaikan bahwa rumah Ibu Sati yang roboh perlu segera diperbaiki secara gotong royong seluruh pihak agar dapat kembali layak huni.

“Ini rumah Bu Sati yang pada hari Senin terkena hujan dan angin hingga roboh. Alhamdulillah hari ini kami datang bersama dewan, Pak Camat, Pak Lurah, dan warga untuk bergotong royong agar rumah ini bisa segera dibangun kembali, sehingga ibu tidak kehujanan lagi dan nyaman ditinggali,” ujar Bupati Maesyal Rasyid.

Dia menekankan bahwa perbaikan rumah Bu Sati tidak hanya difokuskan pada bangunan fisik semata, tetapi juga perlunya panataan agar rumahnya bisa lebih sehat dan layak huni serta nyaman.

“Nanti rumahnya akan ditata supaya lebih sehat, ada ventilasi, kamar mandi, dan kamar tidur, sehingga bersih dan sehat. Mudah-mudahan ini bermanfaat bagi Bu Sati, keluarganya, dan juga masyarakat sekitar,” tambahnya.

Pihaknya mengimbau seluruh jajaran kecamatan dan desa untuk terus meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan menghadapi musim penghujan yang berpotensi menimbulkan bencana. Ia juga meminta Camat, Kades, RW dan warga untuk menjaga kebersihan lingkungan, terutama tidak membuang sampah sembarangan serta mengaktifkan kembali kerja bakti pembersihan saluran air agar tetap berfungsi dengan baik.

Foto Bupati Memberikan Piala Ke Camat Kelapa Dua Dadang S

 

 

Baca selengkapnya