DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN TANGERANG MENGANGGAR 2,8 MILYAR UNTUK PENGADAAN PAKET PEMBELAJARAN DIGITAL UNTUK TINGKAT SMP DAN SD

Kabupaten Tangerang //postjktc.com– Dinas Pendidikan (Dindik) Kabupaten Tangerang menganggarkan sangat besar untuk Belanja Paket Pembelajaran Digital.

Melalui Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan,yang sudah selesai dilaksanakan pada triwulan pertama, pengadaan Belanja Paket Pembelajaran Digital tersebut menyedot Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2024 dengan total pagu sebesar Rp2,850 miliar.
Dalam rinciannya, Dindik Kabupaten Tangerang merinci belanja Paket Pembelajaran Digital tersebut terdapat sebanyak 23.750 paket.

Namun tak ada rincian detail terkait Paket Pembelajaran Digital tersebut digunakan untuk jenjang pendidikannya, apakah untuk Sekolah Dasar (SD) atau Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Selain itu tidak ada penjelasan Paket Pembelajaran Digital tersebut untuk mata pelajaran apa saja.

Berbanding terbalik dengan fasilitas gedung sekolah yang sudah banyak usang dan palafon ruang kelas pada ambruk, di tingkat sekolah dasar. Kurang tepatnya pengangaran dalam sekala prioritas, menjadi sorotan publik terutama para pengamat dunia pendidikan.

Kasi sapras Yudi, melalui pesan singkat, saat di konfirmasi terkait pengadaan pembelajaran digital tersebut, mengaku tidak tau.

Sampai dengan diterbitkan postjktc.com, berita ini, pihak-pihak terkait yang seharusnya dapat menjelaskan pegadaan tersebut, masih bungkam dan memilih menggunakan haknya, tidak menjawab wartawan, baik secara tatap muka maupun melaui telepon seluler. Seperti kabid SD , lebih memilih memblokir nomor dari dari media postjktc.com.

Sangat disayankan, hal hal yang seharusnya terpublikasi kepublik dengan transparan, justru tertutup rapat , seakan-akan menjadi rahasia negara. Yang tidak dapat diketahui umum.

TercatatΒ  di sirup lkpp 2025, Dinas Pendidikan Belanja Paket Pembelajaran Digital 2.850.000.000 E-Purchasing APBD 53949365 December.

Produk paket digital untuk tingkat SMP (Sekolah Menengah Pertama) dapat berupa berbagai jenis konten edukatif yang dirancang untuk mendukung proses pembelajaran siswa. Berikut beberapa contoh produk paket digital yang dapat digunakan di tingkat SMP:

 

1. *Paket Pembelajaran Online*: Konten pembelajaran online yang mencakup materi pelajaran, video, animasi, dan latihan soal untuk berbagai mata pelajaran seperti matematika, IPA, IPS, dan bahasa Indonesia.

 

2. *Aplikasi Pembelajaran Interaktif*: Aplikasi mobile atau desktop yang menyediakan pengalaman belajar interaktif melalui game edukatif, simulasi, dan aktivitas lainnya yang dirancang untuk meningkatkan pemahaman siswa.

 

3. *E-Book dan Materi Digital*: Buku digital dan materi pembelajaran lainnya yang dapat diakses melalui perangkat digital, memungkinkan siswa untuk belajar secara mandiri dan fleksibel.

 

4. *Video Pembelajaran*: Video yang dirancang untuk menjelaskan konsep-konsep pelajaran dengan cara yang menarik dan mudah dipahami, seringkali dilengkapi dengan animasi dan contoh nyata.

 

5. *Platform Belajar Online*: Platform online yang menyediakan akses ke berbagai sumber belajar, termasuk video, artikel, dan latihan soal, serta memungkinkan interaksi antara siswa dan guru.

 

6. *Simulasi Digital*: Simulasi digital yang memungkinkan siswa untuk melakukan eksperimen atau mencoba berbagai skenario dalam lingkungan virtual, sangat berguna untuk mata pelajaran seperti IPA dan matematika.

 

7. *Game Edukasi*: Game yang dirancang untuk tujuan edukatif, membantu siswa belajar sambil bermain dan meningkatkan motivasi belajar.

 

Paket pembelajaran digital ini dapat membantu meningkatkan kualitas pembelajaran, meningkatkan motivasi siswa, dan memberikan fleksibilitas dalam proses belajar.

Dikutip dari berbagai sumber, jenis pembelajaran tersebut entah kesekolah mana saja yang sudah di terapkan, sampai saat ini masih misterius.

 

 

 

Red. Purba.

DI DUGA RSUD KAB. TANGERANG TIGARAKSA, TIDAK PROFESIONAL DALAM ADMINISTRASI

 

Tangerang, PostJktC.com β€” Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tigaraksa yang terletak hanya sekitar 500 meter dari Kantor Bupati Tangerang, menjadi sorotan publik. Meski dibangun dengan anggaran yang mencapai puluhan miliar rupiah dan diharapkan mampu memberikan layanan kesehatan yang prima bagi masyarakat, faktanya pelayanan di rumah sakit ini dinilai jauh dari harapan.

Salah satu warga Kecamatan Tigaraksa, Liber, mengaku sangat kecewa dengan pelayanan yang diterimanya saat membawa istrinya berobat ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Tigaraksa pada 8 Agustus 2024 lalu.

Kwitansi dikeluarkan rumah sakit

 

Menurut pengakuan Liber, saat tiba di IGD, ia sempat menanyakan kepada petugas apakah istrinya bisa dirawat inap. Petugas menjawab bahwa rawat inap memungkinkan, namun dengan biaya mandiri karena layanan BPJS belum tersedia. Demi keselamatan istrinya, Liber menyetujui untuk melakukan rawat inap secara mandiri dan menandatangani persetujuan biaya penanganan dan biaya obat obatan.

 

Namun, setelah pasien mendapatkan penanganan awal oleh dokter, keluarga diarahkan untuk melakukan pembayaran ke kasir rumah sakit. Setelah itu, mereka diberitahu bahwa pasien tidak dapat dirawat inap karena peralatan yang tersedia belum memadai.

“Awalnya kami dijanjikan bisa rawat inap. Tapi setelah ditangani dokter, kami malah diberi alasan bahwa fasilitas tidak memadai. Ini jelas kebohongan dan sangat mengecewakan,” ungkap Liber kepada wartawan PostJktC.com.

Lebih lanjut, dalam proses pembayaran, ditemukan kejanggalan pada kwitansi yang diberikan rumah sakit. Tercantum dalam kwitansi tersebut bahwa seolah-olah pihak rumah sakit yang memberikan uang, bukan menerima. Nama petugas penerima tertulis atas nama Ainul. Hal ini diduga sebagai bentuk mal-administrasi yang harus segera ditindaklanjuti.

Tokoh masyarakat Tigaraksa,H. Purba,SH juga angkat bicara terkait kejadian ini. Ia menilai, RSUD Tigaraksa seharusnya sudah dilengkapi dengan peralatan medis yang memadai serta petugas yang profesional dalam melayani masyarakat, mengingat besarnya anggaran pembangunan rumah sakit tersebut.

“Pelayanan rumah sakit ini sangat memalukan. Saya mendorong agar dilakukan audit menyeluruh, baik dari segi administrasi maupun fasilitas dan SDM-nya,” tegas Switno.

Sampai berita ini diterbitkan, pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang belum memberikan keterangan resmi. Upaya konfirmasi wartawan kepada bagian Humas juga tidak membuahkan hasil.(Switno Purba)

Hardiknas Memperkuat Komitmen Seluruh Insan Pendidikan

Banten-posjktc.com, 2 Mei 2025 Dalam momentumΒ  Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang rutin dilaksanakan setiapΒ  tahun, Β  memiliki tujuan memperkuat komitmen seluruh insan pendidikan akan penting dan srategisnya pendidikan bagi perdaban dan daya saing bangsa.Hal itu diungkapkan kepala sekolah sdn peusar Iwan setiawan Spd. Saat ditemui pada saat upacara dilapangan halam kantor Bupati kabupaten Tangerang.

β€œMomen ini jugaΒ  mengingatkan kembali kepada seluruh insan pendidikanΒ  akan filosofi perjuangan Kihadjar DewantaraΒ  dalam meletakkan dasar dan arah pendidikan bangsa serta peningkatan rasa nasionalisme dikalangan insan pendidikan,”kata Iwan setiawan.

IWAN SETIAWAN Spd MENGUCAPKAN SELAMAT HARI PENDIDIKAN NASIONAL

 

By Red.switno purba