DIDUGA POLRES MANGGARAI TIMUR LAMBAN MALASAH TIDAK MENEMUKAN TITIK TERANG

Postjkt.com / Laporan yang di layangkan oleh korban dan keluarga korban pengeroyokan di desa nanga puun elar selatan tidak menemukan titik terang,hal ini di sebabkan lambannya pihak penegak hukum dalam hal ini pihak kepolisian untuk mengambil tindakan
Dinilai “Lamban”, Polres Matim Diminta Cepat Tangani Kasus Dugaan Pengeroyokan di Elar Selatan.

Manggarai Timur – Kepolisian resort (Polres) Manggarai Timur, dinilai lamban dalam penanganan kasus dugaan pengeroyokan yang terjadi di desa Nanga Pu’n, kecamatan Elar Selatan, kabupaten Manggarai Timur.

Korban kasus dugaan pengeroyokan Eduardus Masang (36), kepada Wartawan menyampaikan, kalau Polres Manggarai Timur dinilai lamban dalam menangani laporan dugaan pengeroyokan yang menimpa atas dirinya.

Tercatat, kopian surat tanda penerima laporan, korban Eduardus Masang (36) telah laporkan kejadian yang menimpa atas dirinya tersebut sejak tanggal 2 Januari 2026.

“Belum ada kejelasan sampai sekarang, kami lagi putar balek, Elar Selatan – Borong ne, belum ada titik terang,”ujar salah satu keluarga korban.

Mereka berharap, agar Polres Manggarai Timur Untuk secepatnya memberikan titik terang terkait, perkembangan kasus yang sedang ditangani.

” Za’o hanya go pita keadilan. Zao harap Polisi bisa selesaikan masalah do. Zao Kole nuk bapa awo Natar, gia ata beti do’n. Zao harap untuk Pidang pelaku bisa bertanggung jawab,”. ( Saya hanya mencari keadilan. Saya harap Polisi bisa selesaikan masalah ini. Saya ingat Bapa di kampung, dia lagi sakit. Saya harap untuk semua pelaku bisa bertanggung jawab).

Itulah sebaris kalimat, dan kata- kata sederhana yang disampaikan Eduardus Masang,

Sementara itu, sampai berita ini dipublikasi, media ini masih berusaha untuk meminta konfirmasi ke kepolisian, melalui Kasat Reskrim Polres Manggarai Timur.

Kronologi Kejadian

Kejadian itu bermula, pada Senin 29 Desember 2025 sekitar pukul 15.00 WITA, bertempat di Lapangan Stasi Lando Nanga, desa Nanga Pu’n, kecamatan Elar Selatan, Manggarai Timur.

Dugaan pengeroyokan itu terjadi saat keributan pada pertandingan sepak bola. Dimana para penonton berlari masuk ke lapangan lakukan penyerangan terhadap salah satu pemain.

Nas nya pada kesempatan bersamaan, korban yang selaku penjaga gawang berlari ke tengah lapangan dan hendak melerai, namun korban dikeroyok oleh para terduga pelaku yang berjumlah delapan orang.

Mereka memukul korban dibagian mata kanan, bagian kepala dan badan, hingga korban terjatuh. Tidak sampai disitu, setelah korban terjatuh para terduga pelaku lanjut menginjak korban di bagian punggung dan pinggang. Hingga terjadinya luka lebam dan bengkak, pada bagian tubuh korban yang terkena benturan tersebut.

(Maxi)

admin

Media online posjkt.com lahir dari pemikiran tokoh rakyat, bergerak dibidang karya jurnalistik yang diawasi oleh dewan pers. Dengan kemajuan tehnologi yang terus berkembang dan pentingnya informasi yang cepat dan terkonfirmasi. Media yang terlahir dari pemikiran tokoh masyarakat. - Media postjkt.com untuk menyampaikan pesan atau ide. - Media yang lahir dari aspirasi dan kebutuhan masyarakat, yang kemudian dikembangkan oleh tokoh masyarakat. - Media online Posjkt.com (situs web, blog) yang dibuat untuk menyampaikan informasi dan gagasan, berbagi informasi dan memobilisasi dukungan mempromosikan ide, membangun kesadaran, dan menggerakkan perubahan sosial.

Lihat Semua Postingan