Walau Badai Dan Banjir Menerpa, Disdik Kabupaten Tangerang Menjamin Kegiatan Belajar Mengajar Tetap Berjalan Maksimal.
POSTJKT.COM |Tangerang, Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang merespons cepat peristiwa ambruknya plafon di salah satu ruang kelas Sekolah Dasar Negeri (SDN) Budimulya, Kecamatan Cikupa, yang terjadi pada Rabu (28/1/2026). Insiden tersebut dipastikan tidak menimbulkan korban jiwa.
Plafon berbahan PVC berukuran sekitar 1,22 x 2,44 meter dilaporkan jatuh diduga akibat cuaca ekstrem berupa hujan lebat disertai angin kencang yang melanda wilayah Kabupaten Tangerang dalam sepekan terakhir.

Kepala Bidang Pengelolaan Sekolah Dasar Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang Dili Windu mengatakan, pihaknya langsung melakukan langkah cepat begitu menerima informasi Insiden Ambruk plafon ruang belajar dari salah satu guru SDN BUDIMULYA.
βBegitu mendapatkan informasi, kami segera berkoordinasi dengan pihak sekolah untuk mengamankan lokasi,” ungkapΒ Kabid Bidang SD, biasa disapa bunda Dilly W.
Dilly W memastikan seluruh siswa serta tenaga pendidik dalam kondisi aman. Dia menjelaskan, Dinas Pendidikan bersama pihak sekolah telah melakukan peninjauan awal terhadap ruang kelas terdampak. Serta memeriksa kondisi bangunan lainnya guna mengantisipasi potensi risiko lanjutan.
“Kami memastikan kegiatan belajar mengajar tetap berjalan dengan memindahkan siswa ke ruang kelas lain yang masih aman dan layak. Perbaikan akan segera ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang berlaku,β tambahnya.
Dilly W juga menegaskan, sebelumnya Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang telah mengedarkan surat imbauan kepada seluruh satuan pendidikan terkait kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem. Dalam imbauan tersebut, sekolah diberikan fleksibilitas untuk melaksanakan pembelajaran jarak jauh (PJJ) sebagai langkah preventif demi keselamatan warga sekolah.
Kabid menegaskan, keselamatan peserta didik dan tenaga pendidik adalah prioritas utama. Dilly juga menghimbau seluruh sekolah untuk terus meningkatkan kewaspadaan dan segera melapor apabila terdapat kondisi sarana prasarana yang berpotensi membahayakan.
Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang mengapresiasi langkah cepat pihak sekolah dan dukungan orang tua siswa, serta peran masyarakat sekitar yang turut menjaga situasi tetap kondusif.
“Koordinasi lintas pihak akan terus dilakukan untuk memastikan lingkungan belajar yang aman di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu,” tandasnya.
(PURBA)
