Komandan Paspampres yang sebelumnya dijabat oleh Marsda TNI Wahyu Hidayat diserahterimakan kepada Mayjen TNI Rafael Granada.

Jakarta, postjkt.com

Danpaspampres Diserahterimakan, (Puspen TNI). Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M., memimpin serah terima jabatan Komandan Pasukan Pengamanan Presiden (Danpaspampres), bertempat di Mako Paspampres Jalan Tanah Abang II Nomor 6 Jakarta Pusat pada Senin (27/2/2023).

Komandan Paspampres yang sebelumnya dijabat oleh Marsda TNI Wahyu Hidayat diserahterimakan kepada Mayjen TNI Rafael Granada Baay yang sebelumnya menjabat Direktur H Bais TNI.

Marsda TNI Wahyu Hidayat selanjutnya menjabat Komandan Komando Pasukan Gerak Cepat (Dankopasgat) TNI AU.

Dalam upacara tersebut, Mayjen TNI Rafael Granada Baay melakukan penandatanganan pakta integritas dan berita acara serah terima jabatan.

Kemudian acara dilanjutkan dengan pengambilan sumpah jabatan yang dipimpin langsung oleh Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M.

Panglima TNI dalam sambutannya mengatakan Paspampres harus mampu menunjukan performa yang profesional, tegas dan tidak ragu-ragu dalam bertindak namun tetap humanis.

“Paspampres harus tetap dalam performa terbaik karena setiap saat selalu bersinggungan dengan simbol negara dan didalamnya terdapat juga simbol TNI,” ujar Panglima TNI.

Lebih lanjut Panglima TNI mengatakan setiap tugas adalah kehormatan, kebanggaan dan harga diri.

Oleh sebab itu kepentingan dan kesuksesan tugas harus didahulukan di atas segala-galanya sesuai moto Paspampres “Setia Waspada”.

“Saya minta tidak hanya slogan, namun itu adalah tekad dan komitmen prajurit Paspampres sebagai perisai hidup simbol negara,” jelas Panglima TNI.

Panglima TNI juga mengapresiasi pelaksanaan KTT G 20 yang dilaksanakan di Bali beberapa waktu yang lalu.

“Paspampres secara profesional telah mampu melaksanakan tugas pengamanan VVIP dalam skala internasional dapat berjalan aman dan sukses,” tegasnya.

Di akhir sambutannya Panglima TNI berpesan Paspampres harus mampu mengikuti perkembangan teknologi dan spektrum ancaman semakin beragam.

“Saya minta jajaran Paspampres harus mampu beradaptasi dalam mengikuti perkembangan teknologi agar dapat menangkal dan meredam ancaman tersebut” pungkas Panglima TNI.

Henri / postjkt

Jacob Ereste : Siti Fadilah Supari Siap Bergabung Dalam Acara GMRI & Posko Negarawan Pada 11 Maret 2023.

Jakarta, postjkt.com

Safari Silaturrahmi GMRI (Gerakan Moral Rekonsiliasi Indonesia) bersama Posko Negarawan ke sejuah tokoh, Kis 23 Februari 2023 menyambangi jediaman Dr. Siti Fadilah Supari di Kelapa Dua, Jakarta Timur.

Intinya beliau sangat senang dan mendukung sepenuhnya acara pertemuan agung tokoh negarawan pada 11 Maret 2023 untuk menyampaikan pesan-pesan kenegaraan kepada segenap anak bangsa, utamanya bagi penyelenggara negara dan pemerintahan.

Dalam obrolan panjang yang diselingi acara makan siang bersama, Srikandi kelahiran Buluwarti, Surakarta ini pun sempat curhat, Ikhwal kriminalisasi yang diperlakukan rezim terhadap dirinya atas permintaan Amerika Serikat itu.

Karena dia ngotot menutup laboratorim Namru milik negara adikuasa itu tanpa hendak kompromi. “Jadi, kalau saja saya tidak dipenjara, wabah Covid 19 tidak akan terjadi di Indonesia”, tandasnya

Berkisah tentang kedegilan otak manusia yang telah kerasukan materialisme dan birani kekuasaan sehingga tega mengabaikan nilai-nilai kemanusiaan.

Menurut Dr. Siti Fadilah Supari, Tuduhan korupsi yang ditudingkan kepada dirinya, tidak terbukti. Bahkan pihak yang dikatakan telah memberinya uang itu pun nihil, tidak ada. Karena itu, pada tingkat banding Dr. Siti Fadilah Supari memenangkan perlawanan hukum yang dia lakukan.

Mantan Menteri Kesehatan (Menkes) Siti Fadilah Supari akhirnya menghirup udara bebas. Putusan Pengadilan yang menyatakannya bebas murni itu, terlanjur memenjarakan 4 tahun di Lembaga Pemasyarakatan Pondok Bambu, Jakarta Timur.

Begitulah keji dan kejamnya rezim yang merasa tidak searah atau bahkan merasa terganggu dalam mempraktek keculasan yang dilakukan.

“Pengalaman tak terlupakan saat berada di dalam penjara, kata Siti Fadilah Supari berkisah adalah saat dibezuk oleh kawan dan saudara dari 212 yang terkenal militansinya itu, ujarnya.

Tapi sialnta waktu mau bebas, masalah jadi runyam, hanya karena saya pernah dikunjungi oleh kawan-kawan dari 212, maka saya harus dipaksa juga oleh pihak BNPT (Badan Nasional Penanggulangan Teroris), katanya tergelak-gelak Ikhwal logika rezim yang kupeg itu”, katanya Dr. Siti Fadilah Supari

Menutup Namru adalah sebuah keberanian, karena sebelumnya Siti Fadilah Supari sanfat sadar akan berhadapan dengan Amerika Serikat. Tetapi untuk menjadi pejuang itu memang harus berani.

Dan nyatanya saya mampu untuk mengalahkan Amerika di WHO. “Maka itu saya mau memberikan kekuatan yang saya miliki kepada Presiden Joko Widodo”, kata Siti Fadilah Supari, tapi yang bersangkutan tidak paham pada supranatural yang harus dimiliki oleh setiap orang.

Karenanya, kekuatan ghaib yang dia miliki itu kini sepenuhnya diberikan kepada Sri Eko Sriyanto Galgendu yang gigih dan tangguh untuk terus berjuang lewat GMRI dan Posko Negarawan.

Siti Fadilah Supari merasakan sejak amandemen UUD 1945 semua jadi bubrah, karena memang banyak kebijakan yang tidak berpihak pada rakyat, tapi semua kebijakan itu hanya untuk keperluan oligargi.

Maka itu, selama sistemnya masih seperti itu, jangan pernah berharap akan adanya perubahan menuju perbaikan, tandas Srikandi Indonesia yang sudah berusia 74 tahun, namun tetap tak hendak bungkam demi dan untuk rakyat.

“Saya siap kehilangan nyawa, demi bangsa. Sebab saya tidak mau bangsa saya menjadi korban”, tandasnya.

Tawaran yang menggiurkan pun, sempat disodorkan pada dirinya, tak cuma jabatan, tapi juga uang 2 triliun setiap tahun bila tak ceriwis hendak menutup Laboratorium Namru itu dahulu.

Kecuali itu, Siti Fadilah Supari juga mengaku sebagai sosok nasionalis religius. Atas dasar itu saya berani melakukan perlawanan.

Jadi, amandemen UUD 1945 itu telah melahirkan 9 lembaga tinggi negara, satu diantaranya adalah KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi). Tapi setiap tahun laporan keuangan lembaga tersebut harus ditanda tangani oleh Kedutaan Amerika.

“Jadi lucu kan”, katanya sambil tetawan sinis seperti sedang mengejek lawan bicaranya.

UUD 1945 hasil amandemen itu memberi kesempatan pada bangsa asing menginjak-injak rakyat Indonesia. “Itulah dosanya Amin Rais, yang katanya sudah insyaf itu.

Tapi menurut Siti Fadilah Supari, tidak bisa cuma minta maaf begitu saja. Sebab harus ada semacam penebusan dosa.

Oleh sebab itu, wanita yang tetap energik diusia senjanya ini yakin, Indonesia bakal ambruk jika tidak segera diantisipasi dengan bijak. Karena negara Indonesia sekarang tidak punya uang.

Maka itu dia sangat berharap pada segenap komponen bangsa mau melakukan antisipasi mulai sekarang, sebelum keambrukan itu terlanjur melantak Indonesia.

Ketika menolak Namru dahulu itu, dia harus memilih satu diantara dua pilihan.

Mau menerima tawaran 2 triliun setiap tahun, atau mati. “Dan saya istiqomah memilih mati untuk rakyat. Saya tetap menolak Namru”, kata Siti Fadilah Supari berkisah tentang

Pengalamannya hingga harus masuk penjara. Sebab, kalau Namru saya biarkan, maka kondisi negeri kita bisa lebih parah dari Wuhan.

Siti Fadilah Supari senang menerima Tim GMRI dan Posko Negarawan di kedianannya yang asri dan indah itu. Setidaknya dia kini merasa tidak lagi sendiri harus berjuang melawan kapitalisme global yang telah mengobrak-abrik dunia, utamanya Indonesia.

Itu sebabnya, dia terbilang satu-satunya sosok menteri yang menolak Bank Dunia. Karena kalau Indonesia dapat pinjaman yang sampai untuk rakyat cuma 40 persen saja.

Padahal, waktu mengembalikan rakyat harus bayar penuh 100 persen. Selebihnya menguap entah kemana-mana, katanya dengan mimik wajah yang sewot.

Kanjeng Raden Ayu asal Surakarta ini, sungguh masih sangat energik memasuki usia tiga perempat abad.

Dia pun menyatatan siap untuk hadir pada acara GMRI dan Posko Negarawan bersama 45 tokoh bangsa untuk menyampaikan seruan keprihatinan para negarawan di Jakarta, pada 11 Maret 2023 yang memiliki makna.

Jacop / Henri / postjkt

DPO Natalia Rusli kuasa hukum RSO sejak Desember Polisi enggan menangkap, orang LQ saja pernah lihat Natalia Rusli jalan-jalan di Plaza Senayan

Jakarta, postjkt.com

DPO Natalia Rusli kuasa hukum RSO sejak Desember Polisi enggan menangkap, orang LQ saja pernah lihat Natalia Rusli jalan-jalan di Plaza Senayan, berdua dengan Teddy Agustiansyah penjahat Investasi bodong Koperasi Pracico

LQ Indonesia Lawfirm prihatin keadaan di Institusi Polri yang terus merosot bukan hanya dilecehkan masyarakat, bahkan kini preman dan penjahat melecehkan Polri. Ada apa?

Kadiv Humas LQ Indonesia Lawfirm, Advokat Bambang Hartono, SH, MH “Saya miris nonton video Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran, beliau kesal karena anggotanya dilecehkan Debt Colector (DC).

Nah, sekarang Kapolda tahu dampak oknum Polri? Debt colector maupun penjahat tidak takut sama polisi kenapa? Karena mereka tahu ‘kasih uang habis perkara’ (KUHP).

LQ sudah berulang kali ingatkan bahwa Polda Metro Jaya ini memback up oknum penjahat terutama penjahat keuangan, investasi bodong, karena bisa saya sebutkan SEMUA INVESTASI BODONG mandek di Polda.

Sebut saja, Narada, Minnapadi, Mahkota Properti, Oso sekuritas, Raja Sapta Oktohari, ATG, Pracico, semua sudah 3 tahun sejak 2020 dan muter-muter di tempat. Jika bukan karena dugaan suap apakah karena Penyidik Polda ga tahu cara proses penyidikan?

Atau semua Laporan Polisi ada kendala teknis? Padahal kasus lain seperti ITE Roy Suryo dan Habib Rizieq secepat kilat beres. Nah hal inilah, debt collector tahu, di tangkap pun bos leasing mereka akan lepasin kasih setoran ke oknum Unit Ranmor dan oknum perwira Polda.

Dalam pikiran penjahat, untuk apa respek sama polisi, karena mereka digaji sama bos penjahat kerah putih, sama aja sperti pelayan, dan beckingan oknum pati polri lindungi jika ditangkap.”

Terutama dalam kasus PT Mahkota Properti Indo Permata (MPIP) dan OSO Sekuritas dengan Terlapor Raja Sapta Oktohari, “penyidik Polda hanya muter-muter alasan susah memeriksa saksi.

Padahal KUHAP sudah sangat jelas karena LP sudah naek sidik, maka penyidik berwenang melakukan upaya paksa, namun dengan sengaja tidak dilakukan para penyidik, alhasil sampai daluarsa penuntutan juga tidak akan jalan.

Modus yang dipakai para penyidik dan perwira polisi yang diduga masuk Angin. Kapolri bilang jika proses hukum tak jalan lapor propam, sudah di laporkan LQ berkali-kali, namun tidak pernah ada tindaklanjut dari propam.

Nah, laporan mandek ini membuat para penjahat mampu membayar suap jadikan polisi kacung mafia, sehingga penjahat pun tidak menghormati Polisi.” Ucap Advokat Bambang, SH, MH

Parahnya dalam kasus Mahkota Raja Sapta Oktohari ini, diduga aliran dana masuk ke Oknum Ketum Hanura, mengingat Ayah Terlapor Raja Sapta Oktohari, Oesman Sapta Oedang adalah ketum Hanura dan beredar kabar membeli Hanura senilai ratusan milyar yang diduga ini adalah uang aliran dana Investasi bodong PT Mahkota.

“Inilah sudah berkali-kali Para Korban meminta penyidik Fismondev meminta laporan ke PPATK, namun tidak dijalankan. Jelas sekali, penyidik, kanit dan kasubdit Fismondev yang menangani perkara mahkota dan OSO Sekuritas enggan memproses perkara ini. Padahal, sangat bahaya jika aliran dana Investasi Bodong mengalir ke ketum partai politik.” jelas Advokat Bambang Hartono.

arfaiz / postjkt

Situasi pengungsi Rohingya membutuhkan tanggapan kolektif dan pembagian tanggung jawab di antara negara-negara di seluruh Asia Pasifik.

Jakarta, postjkt.com

Kepala UNHCR Perwakilan Indonesia Ann Maymann di Banda Aceh mengatakan bahwa para tetangga negara asia dan asean, agar para penduduk kapalnya bersadar agar di izin untuk bermungkin sementara, jumat (17/02).

Karena negeranya lagiΒ  Srilangka lagi belum aman kondisinya.

Kini ada sekiat 1 jutaan penduduk Srilangka sudah kelaur dari Srilangka, karena negaranya lagi keadaan belum aman.

Bahwa kita tunggu negara Srilangka ini sampai tahun 2024 mendatang.

“Setelah negaranya sudah aman, maka penduduk Rohiyang yang ada di Asia dan Asean kembalikan”, katanya

Komisioner Tinggi Persatuan Bangsa-Bangsa untuk Pengungsi (United Nations High Commissioner for Refugees/UNHCR) Perwakilan Indonesia berharap kepada negara-negara di Asia Pasifik untuk mengizinkan jika ada kapal pengungsi Rohingya yang ingin melakukan pendaratan.

“Situasi pengungsi Rohingya membutuhkan tanggapan kolektif dan pembagian tanggung jawab di antara negara-negara di seluruh Asia Pasifik,” kata Kepala UNHCR Perwakilan Indonesia Ann Maymann di Banda Aceh, Jumat. dikutip antara.com

Di negara Bangladesh, lanjut Ann, kehidupan pengungsi Rohingya di tenda-tenda pengungsian sangat memprihatinkan dan kesempatan mereka untuk membangun masa depan terbatas.

(hen / hera / postj)

Jacob Ereste : GMRI & Posko Negarawan Ingin Menghadirkan Perawat Bangsa dan Negara Agar Tak Menjadi Puing Sejarah

Jakarta, postjkt.com

Jacob Ereste GMRI & Posko Negarawan mengatakan, yang bisa membenahi kerusakan negara yang carut marut hanyalah negarawan dengan dibantu oleh budayawan, agamawan dan seniman serta wartawan bersama ilmuan yang berbasis spiritual yang kuat.

Basis spiritual bagi seorang begarawan sangat diperlukan untuk menjaga etika, moral dan akhlak sebagai pengusung kebaikan yang berlandaskan pada ajaran serta tuntunan para Nabi bersama manusia lainnya sebagai khalifah Allah di muka bumi.

“Kebaikan, ketulusan dan kejujuran untuk berbuat baik bagi kepentingan orang banyak — rakyat — untuk negara dan bangsa, hanya mungkin dilakukan oleh para negarawan yang paripurna sifat dan sikapnya yang terjaga oleh etik profetik (sikap dan sifat kebabian) sebagai pembawa dan penebar nilai-nilai kebaikan untuk orang banyak”, katanyaJacob Ereste .

Karena itu sosok para negarawan dengan nilai etik profetik itu sangat dipercaya dan mampu — serta mau membenahi tata kelola negara yang rusak akibat dari cara pengelolaannya yang sembrono dan ugal-ugalan.

Untuk berharap pada politisi misalnya yang kini tengah kasmaran pada Pemilu maupun Pilkada dan Pileg, jelas dan pasti tidak bisa diharapkan, karena mereka lebih sibuk memposisikan diri untuk kembali tampil dan menduduki posisi yang lebih enak dari posisi atau kedudukan sebelimnya. Paling tidak, bisa tetap panggah di posisi sebelumnya.

Hasrat dan pamrih serupa itu wajar saja menjadi pilihan dalam kondisi dan situasi yang semakin dimabuk materi dan kekuasaan, tidak sama sekali mengusung nilai-nilai illahiyah seperti tugas dan kewajiban para Nabi sebagai penyampai pesan-pesan Tuhan.

“Karena itu pula, Pancasila yang menempatkan sila Ketuhanan Yang Maha Esa pada urutan pertama terkesan semakin dilupakan atau bahkan sengaja diabaikan.

Harapan pada fungsi dan peranan BPIP (Badan Pembina Ideologi Pancasila) seakan tiada berdaya tanpa asumsi tidak bisa berbuat apa-apa terhadap kondisi bangkrut moral bangsa — utamanya bagi mereka yang sedang berkuasa mengelola negara”, katanya.

Menurut beliau, bahwa Kerunyaman ekonomi yang selalu gaduh dan kacau seperti impor bahan pangan beras yang justru membingungkan rakyat disaat musim panen, mengesankan antara Kementetian Perdagangan dan Kementerian Pertanian menjadi seteru Badan Urusan Logistik yang cuma berperan sebagai Kepala Gudang belaka.

Hingga bibit dan pupuk bagi petani terus menjadi masalah sendiri, persis seperti kesedihan saat nenjual hasil panen yang tetap dibiarkan menjadi mangsa tengkulak.

Budaya tengkulak pada tataran yang lebih bergengsi itu sekarang disebut rente, seperti menangguk komisi dari jutaan beras impor yang masuk, sangat terkesan sedang menghimpun duit untuk bekal Pemilu.

Harapan dari bilik akademisi pun untuk membenahi kerusakan tata kelola negera yang semakin parah dan sangat mengkhawatirkan ini pun sudah tak lagi bisa menjadi andalan, sebab dipusat budaya akadenisi itu pun telah terbangun tradisi transaksi seperti di pasar pagi.

Itulah sebabnya semaxam backing power negarawan masih mungkin berharap dari para budayawan dan sebiman serta para tokoh agama yang masih relatif memiliki sisa untuk dipercaya ikut membenahi negara untuk kemudian segera memulihkan juga bangsa yang terlanjur meriang akibat didera derita bertumpuk yang tak lagi mampu untuk diidentifikasi, sebab musababnya. Apalagi kemudian ingin hendak dirinci cara penyembuhannya.

Jiwa bangsa dan negara yang sakit, tentu saja resume patologisnya tidak gampang untuk dinarasikan dalam resep yang singkat dan padat itu, misalnya sekedar untuk meredakan nyeri yang terkanjur menjalar ke sekujur tubuh.

Boleh jadi, alternatif klinisnya harus ada bagian yang diamputasi habis dengan kerelaan yang tak bisa ditawar.

Jadi kehadiran sejumlah sosok negarawan bagi negeri yang sakit senacam menanti sejumlah perawat yang penuh suka rela, tulus dan ikhlas membasuh luka maupun borok lama yang sudah membusuk.

“Jika tidak segera hadir dan bertindaknya para negarawan untuk menyelamatkan negeri ini, maka mungkin sekali dalam waktu dekat yang tersisa hanya seharahnya saja”, katanya.

Ibarat kata, GMRI (Gerakan Moral Rekonsiliasi Indonesia) bersama Posko Negarawan ingin menghadirkan perawat bangsa dan perawat negara, agar kisah tragisnya yang tengah sekarat tidak sampai menjadi kenangan sejarah.

Hen / postj

Pengukuhan Ortom Baru NAKES UMMAT Di Rakernas ke 1 PARTAI UMMAT.

Jakarta, postjkt.com

Setelah terbentuknya beberapa organisasi otonom yang ada seperti Permata Ummat, Garda Ummat, bertambah satu lagi ortom baru sebagai sayap Partai Ummat yaitu NAKES UMMAT.

Ortom ini sesuai namanya akan banyak bergerak di bidang sosial terutama yang terkait masalah kesehatan karena ortom ini didirikan oleh kader Partai Ummat yang berprofesi Dokter dan merekrut tenaga kesehatan dalam kegiatannya.

Nakes Ummat telah dikukuhkan tanggal 14 Pebruari 2023 oleh Ketua Umum Partai Ummat Ridho Rachmadi dalam Rakernas 1 Partai Ummat di Wisma Haji Pondok Gede,Jakarta yang dilaksanakan pada tanggal 13 sampai 15 Pebruari 2023.

Dalam kesempatan itu dilantik sekaligus pemberian Surat Keputusan Nakes Ummat tingkat Nasional sebagai Ketua dr. Sapto Widodo,Sp.Og.( K) M. HumKes yang juga Ketua DPD Partai Ummat Kota Tangerang, Banten.

Disela-sela acara Rakernas 1 Partai Ummat, H. Subandi selaku Wakil Sekretaris Bidang Hubungan Antar Lembaga Partai Ummat DPD Kota Tangerang, Banten menjelaskan kepada awak media.

Nantinya Nakes Ummat akan lebih fokus kedalam kegiatan sosial dengan memberikan bantuan medis kepada korban bencana alam, banjir, gempa bumi.

Gunung meletus, kebakaran dan memberikan pengobatan ke masyarakat dengan terjun langsung ke daerah yang dilanda wabah penyakit.

” Banyak masyarakat yang mengharapkan agar Nakes Ummat bisa membuka pelayanan kesehatan dengan mendirikan klinik.

Rumah sakit dan rumah singgah untuk memonitoring kesehatan masyarakat umum “.

“Banyak juga rekan Kader Partai Ummat yang berencana membuka Nakes Ummat di wilayahnya masing-masing diseluruh Indonesia” paparnya.

Lebih lanjut H. Subandi menambahkan bahwa dirinya yakin Partai Ummat akan menjadi partai besar yang bisa berperan aktif dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat sesuai taglinenya.

“lawan kezaliman-tegakkan keadilan”. Disamping itu, banyaknya tokoh nasional yang hadir di Rakernas 1 Partai Ummat seperti Jenderal Pur. Gatot Nurmantyo, Prof. Dien Syamsudin.

Refli Harun, Rocky Gerung membuktikan bahwa Partai Ummat punya nilai plus yang patut diacungi jempol.

Lebih cerdasnya lagi dengan langkah berani Partai Ummat mendukung Anies Baswedan sebagai bacapres 2024 yang telah resmi diumumkan Ketua Majelis Syuro Partai Ummat Amien Rais.

” Hal inilah yang akan menjadi acuan serta referensi bagi pemilih bahwa mereka akan menjatuhkan pilihannya kepada Partai Ummat di Pemilu 2024″, pungkasnya.

(Roy Satrio)

TIM SAR GABUNGAN SISIR KALI CILIWUNG CARI KORBAN TENGGELAM DI DEPOK.

Depok – postjkt.com

Tim SAR gabungan lakukan pencarian terhadap seorang korban yang tenggelam di kali Ciliwung, Kecamatan Beji, Kota Depok, Jawa Barat. Korban yang diketahui bernama Febrian (8) tenggelam pada selasa (14/2) sekitar pukul 17.30 WIB.

Korban pada saat itu sedang berenang dan mandi bersama 6 (enam) orang temannya di Kali Ciliwung, rekan-rekannya mengajaknya pulang tetapi korban tidak mau dan naas korban tersert arus kali ciliwung hingga akhirnya tenggelam.

Informasi tersebut kemudian diteruskan kepada Kantor SAR Jakarta dan melakukan aksi menuju lokasi kejadian untuk melakukan pencarian terhadap korban.

Upaya pencarian terhadap korban dilakukan pada rabu (15/2) dengan membagi area menjadi 3 (tiga) dimana tim pertama melakukan penyisiran di sepanjang aliran kali Ciliwung menggunakan perahu karet hingga radius 5 KM dari lokasi kejadian.

Tim kedua melakukan penyisiran secara visual melalui jalur darat di sepanjang bantaran kali ciliwung hingga radius 5 KM dan tim ketiga melakukan upaya pencarian di bawah permukaan air melalui proses penyelaman hingga radius 10 meter dari lokasi kejadian.

“Kami akan terus lakukan upaya yg maksimal bersama seluruh unsur SAR gabungan dengan harapan korban bisa segera kami temukan.” tegas Fazzli, S.A.P., M.Si., Kepala Kantor SAR Jakarta selaku SAR Mission Coordinator (SMC) dalam operasi SAR.

Puluhan personil SAR gabungan dilibatkan dalam upaya pencarian pada hari ini yang terdiri dari Kantor SAR Jakarta, Damkar Kab.Bogor.

Damkar Kota Depok, Kodim 0508 Depok, Koramil 02 Beji, Polsek Beji, Tagana Depok, Kancil, Sahabat Ciliwung, PMI Depok, Karang Taruna Pondok Cina.

Pramuka Peduli Depok, Ketapel Catapluts, KCD, KJD, DCC, Sekolah Relawan, Lingsan Bambon, Repotin, WMI, Nakama Rescue, SAR MTA, FAJI Depok.

ORARI, RAPI, Banteng Muda Indonesia, BAZNAS pusat, RMB, Relawan Pasundan, SAKTI Bogor, Mapala Gunadarma, dan masyarakat.

“Pencarian hingga petang ini masih nihil, kami juga tadi telah berkoordinasi dengan Pintu Air Manggarai mengenai kejadian ini agar menginformasikan kepada kami apabila terdapat tanda-tanda dari korban.” tutup Fazzli.

HUMAS KANTOR SAR JAKARTA / POSTJKT

Diduga Anak sekolah masih ada di jembatan pada saat jam sekolah.

Tangerang, postjkt.com

Diduga Sekelompok Anak SMPN 2 Pondok Jaya, Kec. Sepatan Tangerang, Banten masih ada di jam sekolah.

Kini masih ada nongrong di jembatan di depan kantor Desa Pondok Jaya, rabu (15/02) tadi siang.

Bahkan pihak pihak sekolah belum ada peneguran, bahwa anaknya sekolah di sekitar jam 09.00 wib berada di jembatan, Pisangan Jaya, Kecmatan Sepatan pada masih seragan sekolah.

Apakah tidak ada penegguran pihak sekolah, sepertinya pihak sekolah tidak tahu.

sehingga masih jam sekolah masih berkeluyuran, di luar sekolah.

Anak sekolah masih ada di jembatan pada saat jam sekolah, ini belum ada sangsi oleh pihak dinas Pendidikan Kab. Tangeran.

“Kami berharap pada pihak Kepala desa dan Kepala sekolah agar anak yang nongkrong agar di berikan hukuman”, kata Budi Haryadi (40) orang pasar sepatan.

Menurut Budi, bahwa anak masih ada di jam sekolah masih nongrong berarti pihak sekolah kurang disiplin.

“Setidaknya kepala sekolah harus ada peneguran terhadap kepala sekolah”, katanya Nurhayadi (34) di Pasar Sepatan.

Kata Nurhayadi, di sini di tuntut pihak sekolah yang membina anak di bawah umur, apalagi anak sekolah di sekolah tersebut.

ketika pihak sekolah di komfirmasi, lagi tidak ada di tempat.

“Bapak kepala sekolah keluar barusan, ia mau rapat ke tigaraksa”, katanya penjaga yang tidak mau di sebutkan namanya.

hen / jan / postj

Akhir Februari sudah mulai pusing, uang ujian kelulusan harus di bayar untuk mengikuti Pada bulan Maret 2023.

Tangerang, postjkt.con

Sebentar lagi orangtua siswa SMP/SMK di Kab. Tangerang, Banten akan mengikuti ujian Kelulusan, Sabtu (12/02).

Bahkan orang tua murid kini bulan Akhir Februari 2023 sudah harus punya uang.

Bahkan di bulan Maret 2023 sudah mulai pusing kembali, yang harus bayar uang anak sekolah.

“Saya dari orang tua murid atas nama Yadi Hendro sekarang sudah kelas dan mau kelulusan”, katanya Siti Fatria dari orang tua Yadi.

Menurut Siti, untuk kelulusan harus siapkan 10 juta, buat persiapan ujian Nasional, ujian sekolah dan ujian kompetensi keahlian.

Itu di hitung sama suami saya ada sekitar 10 juta, sedangkan gaji suami saya terkadang di potong oleh di perusahaan.

“Kalau tidak bisa bayar 50% dari jumlah yang saya sebutkan, tidak boleh ikut ujian”, katanya Siti

Menurut Yadi, memang sekolah kata Pemkab Tangerang sudah dana bos, kok masih di bebankan pada orang tua kami.

“Belum lagi wisudah di sekolah, itu juga perlu dana dan sama jalan-jalan”, katanya Yadi

Akhir Februari sudah mulai pusing, uang ujian kelulusan harus di bayar untuk mengikuti Pada bulan Maret 2023.

Ketika di tanya oleh media www.postjkt.com, sekolah mana pihak keluarga Siti dan Yadi tidak mau menyebutkan inditiras sekolah mana.

Dan berita saat di tayangkan tidak menyebutkan sekolahnya, ini kayaknya curhat orangtua.

Henri / postjkt

 

Nilai Sementara, Nilai Mata kuliah Anti korupsi untuk kampus Arrahmaniyyah Depok

Tangerang, postjkt.com

Nilai Sementara, Nilai Mata kuliah Anti korupsi untuk kampus Arrahmaniyyah Depok

Baca juga : Seorang anak yatim yang menerima bingkisan menyatakan rasa gembiranya karena di undang ke acara ini.

Baca juga : Bukan dalam sebuah pertemuan formal di ruang kelas, para siswa ini diterima Ganjar

KAMPUS STKIP ARRAHMANIYAH DEPOK
TAHUN 2022, JANUARI
TENAGA PENGAJAR : HEVVI HENRIZAN, SE, M.SI
KAMPUS STKIP ARRAHMANIYAH DEPOK : ANTI KORUPSI
NO NIM NAMA MAHASISWA P/L NILAI UTS TAHUN 2022
ABSEN TUGAS UTS UAS TOTAL N-RAPORT N-HURUF Kerjakan Tambahan
40% 15% 10% 35%
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12
1 Abdul Rohim L 50 0 70 71 191 47,75 D Makalah
2 Ahmad Rifai Salsas L 60 0 70 73 203 50,75 D Makalah
3 Ajun L 60 0 70 76 206 51,5 D Makalah
4 Anggun Nathasya P 50 73 73 71 267 66,75 C Lulus
5 Diki Chanra L 50 0 68 70 188 47 D Makalah
6 Muhamad Firmansyah L 50 70 68 73 261 65,25 D Makalah
7 Gunawan W L 60 0 70 70 200 50 D Makalah
8 Juheti P 60 78 75 77 290 72,5 C Lulus
9 Juliyanah P 60 0 70 76 206 51,5 D Makalah
10 Khoirunnisah Syah P 60 0 70 78 208 52 D Makalah
11 M. Faiz H L 60 0 70 70 200 50 D Makalah
12 M. Yusuf L 60 0 70 71 201 50,25 D Makalah
13 Maman L 60 0 70 74 204 51 D Makalah
14 Muhamad Khoirul Akbar L 60 0 68 73 201 50,25 D Makalah
15 Muhamad Musowi L 60 0 68 72 200 50 D Makalah
16 Muhamad Qomarzzam L 60 0 68 72 200 50 D Makalah
17 Nailah Magfiroh P 60 73 68 72 273 68,25 C Lulus
18 Nia Aldina P 60 78 72 72 282 70,5 C Lulus
19 Nina Sutiawati P 60 78 73 73 284 71 C Lulus
20 Nur Aulia Sari P 20 0 73 78 171 42,75 E Makalah
21 Nur Hasanah P 60 0 75 72 207 51,75 D Makalah
22 Riswadana Imawan L 20 0 73 93 23,25 E Makalah
23 Siti Anisah P 60 0 70 73 203 50,75 D Makalah
24 Siti Fadilatul Uzlah P 60 0 74 73 207 51,75 D Makalah
25 Siti Robiatul Adawiyah P 60 0 70 75 205 51,25 D Makalah
26 Siti Sumiyati P 60 0 70 76 206 51,5 D Makalah
27 Sri Shuhada P 60 0 72 73 205 51,25 D Makalah
28 Syarif Setiawan L 60 0 70 72 202 50,5 D Makalah
29 Upiq Laila Hannum P 60 0 74 74 208 52 D Makalah
30 Wulan Putri Utami P 60 78 70 73 281 70,25 C Lulus
31 Yatna L 60 0 75 73 208 52 D Makalah
32 Ade Purnomo L 60 0 74 72 206 51,5 D Makalah
33 Santi Dwi damanyanti P 60 0 75 72 207 51,75 D Makalah
34 M. Faktur Rizqi A L 60 0 75 73 208 52 D Makalah
35 Ahmad Dairobby L 60 0 75 73 208 52 D Makalah
36 M. Allan Maulana L 20 0 0 71 91 22,75 E Makalah
37 Ika Subarkah P 20 0 0 73 93 23,25 E Makalah
38 Riki Riyanto L 20 0 0 75 95 23,75 E Makalah
39 Akbarudin L 20 0 0 70 90 22,5 E Makalah
40 Agi Mulana L 20 70 70 70 230 57,5 D Makalah
41 Ahmad Dairobby L 20 70 70 70 230 57,5 D Makalah
42 Siti Shofa Nafisah P 20 0 75 75 170 42,5 E Makalah