”PAD MELIMPAH TIDAK MENJAMIN JALAN MULUS”, JALAN BERLOBANG MEMAKAN KORBAN JIWA

POSTJKT.COM | Tangerang, Komika asal Kabupaten Tangerang, Aulia Rasyid, mengkritik jalan rusak di daerahnya dengan cara yang unik. Ia mengirimkan papan bunga dengan ucapan “Turut Berduka” di lokasi jalan yang rusak, sebagai bentuk protes atas kondisi jalan yang buruk.

Aulia Rasyid mengatakan bahwa ia ingin menyadarkan pemerintah daerah tentang pentingnya memperbaiki jalan rusak yang sering menyebabkan kecelakaan. “Saya ingin pemerintah daerah sadar bahwa jalan rusak ini sangat berbahaya dan perlu diperbaiki segera,” katanya.

Papan bunga dengan ucapan “Turut Berduka” ini menjadi viral di media sosial dan memicu reaksi dari netizen. Banyak yang mendukung aksi Aulia Rasyid dan berharap pemerintah daerah segera memperbaiki jalan rusak di Kabupaten Tangerang.

Di sesi yang berbeda Bupati Tangerang, Moch Maesyal Rasyid, telah merespons kritik masyarakat terkait banyaknya jalan rusak dan berlubang yang mengakibatkan kecelakaan lalu lintas. Ia mengklaim bahwa pemerintah daerah (Pemkab) Tangerang telah melakukan perbaikan pada sejumlah jalan rusak tersebut.

Beberapa contoh perbaikan jalan yang telah dilakukan antara lain:
– Perbaikan Jalan Jati Gintung-Cituis: Perbaikan jalan ini telah dimulai sejak 9 April 2025 dan diharapkan selesai dalam 120 hari kalender.
– Perbaikan Jalan Bojong Renged-Teluknaga: Perbaikan jalan ini difokuskan pada titik-titik yang mengalami kerusakan parah, dengan total panjang jalan sekitar 7 kilometer .

“Maesyal juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan yang mungkin timbul selama proses perbaikan berlangsungkawa”.Β 

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Tangerang Muhammad Amud mengatakan pemerintah daerah melalui OPD terkait harus segera memperbaiki jalan rusak tersebut.

Terlebih, banyak jalan rusak setelah banjir dan hujan dengan intensitas tinggi beberapa waktu terakhir yang melanda Kabupaten Tangerang.

“Saya sudah mendengar informasi banyaknya kecelakaan di ruas Jalan Raya Pasar Kemis. Pemerintah daerah harus gerak cepat merespons kerusakan jalan, jangan sampai menunggu korban berikutnya, keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas,” ujarnya.

Ia mengemukakan pemerintah daerah memiliki anggaran pemeliharaan jalan yang dapat dimanfaatkan untuk mempercepat penanganan kerusakan, sehingga tidak lagi menimbulkan kecelakaan di lokasi tersebut.

Amud juga mengingatkan bahwa keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas, dan pemerintah daerah memiliki anggaran pemeliharaan jalan yang dapat dimanfaatkan untuk mempercepat penanganan kerusakan. “Jangan sampai menunggu korban berikutnya, keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas,” ujarnya.

Ketua LEMBAGA SWADAYA MASRAKATΒ  PILAR BANGSA Gordon SitinjakΒ  menggungkapkan ke postjkt.comΒ  Ya, pimpinan daerah dapat dipidana jika membiarkan jalan umum rusak. Menurut Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, Pasal 273 ayat (1) menyatakan bahwa:

“Setiap orang yang dengan sengaja tidak melakukan pemeliharaan jalan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 26 ayat (1) sehingga mengakibatkan kerusakan jalan dipidana dengan pidana penjara paling lama 1 (satu) tahun atau denda paling banyak Rp 25.000.000,00 (dua puluh lima juta rupiah).”

Pasal 26 ayat (1) tersebut menyatakan bahwa:

“Pemerintah dan pemerintah daerah bertanggung jawab atas pemeliharaan jalan umum.”

Jadi, jika pimpinan daerah tidak melakukan pemeliharaan jalan umum sehingga mengakibatkan kerusakan jalan, maka mereka dapat dipidana dengan pidana penjara atau denda.

Selain itu, Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah juga mengatur tentang tanggung jawab pemerintah daerah dalam pemeliharaan jalan umum. Pasal 367 ayat (1) menyatakan bahwa:

“Pemerintah daerah bertanggung jawab atas pemeliharaan jalan umum yang berada di wilayahnya.”

Jadi, pimpinan daerah yang tidak memenuhi tanggung jawab ini dapat dipidana sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

red**

purba

Purbaya memberikan komentar tajam terkait lesunya bisnis media “Saya lihat jurnalisnya mingkem semua!” (diam saja)

POSTJKT.COM | Jakarta, Menteri Keuangan Indonesia, Purbaya Yudhi Sadewa, memberikan komentar tajam terkait lesunya bisnis media di Indonesia. Menurutnya, kondisi bisnis media yang sedang turun disebabkan oleh kurangnya kritik tajam dari jurnalis terhadap jalannya pemerintahan dan kondisi ekonomi.

Purbaya menyindir jurnalis dengan mengatakan, “Saya lihat jurnalisnya mingkem semua!” (diam saja), yang menurutnya turut membuat ekonomi melambat. Ia mendorong agar media kembali ke fungsinya sebagai kontrol sosial, berani memberikan kritik, dan memberikan masukan konstruktif agar ekonomi tidak jatuh lebih dalam.

Purbaya bahkan menyebut jurnalis “berdosa” karena tidak mengkritik saat ekonomi melemah, yang akhirnya menyebabkan kondisi bisnis media itu sendiri ikut terpuruk. Komentar ini muncul di tengah gelombang efisiensi dan tantangan berat yang dihadapi industri media pada 2025, termasuk pergeseran iklan ke platform digital dan media sosial.

 

 

 

Pimpinan redaksi postJakartaΒ  s.purba mengakui dan menerima bahwa komentar tajam dari Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menjadi tamparan keras bagi dunia pers sebagai pilar keempat bangsa. Kurangnya kritik tajam dari jurnalis terhadap jalannya pemerintahan dan kondisi ekonomi…..???

red.**

Pelayanan Tetap Optimal Selama Ramadan, PERUMDAM TKR Pastikan Distribusi Air Aman dan Lancar

POSTJKT.COM | Tangerang, perumdamtkr.com – Memasuki bulan suci Ramadan, kebutuhan air bersih menjadi kebutuhan utama khususnya bagi umat muslim untuk menunaikan ibadah. PERUMDAM TKR (Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Kerta Raharja) Kabupaten Tangerang memastikan untuk penyediaan air bersih bagi masyarakat di bulan Ramadan aman.


Optimalisasi operasional dilakukan agar suplai air bersih tetap stabil dan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat sepanjang bulan puasa. Produksi air bersih di Instalasi Pengolahan Air (IPA) akan dipastikan berjalan sesuai langkah-langkah teknis untuk menjaga kestabilan suplai air.

PERUMDAM TKR berkomitmen untuk terus menjaga kualitas dan pelayanan kepada pelanggan tetap berjalan seperti biasa di bulan puasa. Petugas PERUMDAM TKR akan tetap bersiaga untuk menindaklanjuti setiap laporan maupun keluhan pelanggan, guna memastikan ketersediaan pasokan air bersih tetap terjaga dengan baik selama bulan Ramadan 1447 H.

Dengan kesiapan pelayanan ini, PERUMDAM TKR berharap masyarakat dapat fokus menjalankan ibadah puasa tanpa khawatir terhadap ketersediaan air bersih. Pelayanan yang responsif diharapkan mampu memenuhi kebutuhan air masyarakat secara berkelanjutan.
Press Release No. 006/PR-TKR/II/2026
Sumber : Humas PERUMDAM TKR

 

Red. Purba

PAD KABUPATEN TANGERANG TERBAIK DI PROPINSI BANTEN, MENUNJUKKAN PERTUMBUHAN YANG POSITIF

POSTJKT.COM | Tangerang, Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Tangerang tahun 2025 telah mencapai Rp5,38 triliun, melampaui target yang ditetapkan. Capaian ini menunjukkan pertumbuhan positif perekonomian daerah dan partisipasi aktif masyarakat dalam membayar pajak.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Tangerang, Slamet Budhi Mulyanto, menyampaikan bahwa realisasi PAD ini didorong oleh berbagai program keringanan pajak, seperti Oktober Raya dan November Raya, serta pengembangan Sistem Pengawasan Pajak Daerah (Siwasjada) 2.0 untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan pajak.

Beberapa jenis pajak yang memberikan kontribusi signifikan terhadap PAD Kabupaten Tangerang antara lain :
– Pajak Hotel: Rp60 miliar (melebihi target Rp56 miliar)
– Pajak Restoran: Rp615 miliar (melebihi target Rp593 miliar)
– Pajak Hiburan: Rp71 miliar (melebihi target Rp64 miliar)
– Pajak Penerangan Jalan: Rp462 miliar (melebihi target Rp448 miliar)
– Pajak Parkir: Rp46 miliar (melebihi target Rp43 miliar)

Dengan capaian ini, Bapenda Kabupaten Tangerang optimis target PAD tahun 2026 dapat tercapai dengan dukungan pertumbuhan ekonomi dan situasi politik yang kondusif.

Red : **Purba

”DIDUGA SARANA IBADAH , MENJADI LADANG KONGKALIKONG “

POSTJKT.COM | Tangerang, Dugaan penyimpangan dan pelanggaran spesifikasi dalam pengerjaan proyek Penataan dan Sarpras Masjid Agung Al Amjad Kabupaten Tangerang Tahun Anggaran 2025 telah dilaporkan ke Kejaksaan Agung Republik Indonesia.Β  Laporan tersebut dilakukan karena proyek tersebut diduga mengangkangi peraturan dan perundang-undangan yang berlaku, sehingga diduga ada indikasi unsur perbuatan melawan hukum atau tindakan korupsi, kolusi, dan nepotisme. Menurut keterangan ketua LSM PILAR BANGSA, Gordon S.

Proyek senilai Rp10.000.000.000,00 ini dimenangkan oleh CV Bintang Selatan, namun diduga ada penyimpangan dalam proses tender dan pengerjaannya. Lembaga Monitoring Pilar Bangsa meminta agar kasus ini diusut tuntas dan diproses sesuai hukum yang berlaku .

Dugaan penyimpangan menurut ketua lsm pilar bangsa Gordon S

– Proses tender yang tidak transparan
– Spesifikasi teknis yang tidak sesuai
– Penggunaan anggaran yang tidak tepat
– Keterlibatan pihak-pihak yang tidak berwenang

Tindakan yang telah dilakukan lsm sampai saat ini, melaporkan ke Kejaksaan Agung Republik Indonesia. Dan meminta Β agar kasus dugaan tersebut Diusut tuntas dan diproses sesuai hukum yang berlaku. pungkasnya.

 

 

 

 

 

 

red:**pur

Wabup Intan Ajak Remaja Konsumsi Pangan Lokal di Hari Gizi Nasional

IMG_20260211_205301

POSTJKT.COM| Tangerang – Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah, baru saja memberi β€œmantra” sakti buat para remaja di Kabupaten Tangerang: gizi seimbang itu mulainya dari piring sendiri, bukan dari menu delivery yang tinggi kalori tapi minim nutrisi.

Membuka seminar β€œSehat Dimulai Dari Piringku” dalam rangka Hari Gizi Nasional Ke-66 di GSG Puspemkab Tangerang, Rabu (11/02/26), Wabup Intan mengajak para pelajar untuk berhenti sejenak dari tren makanan instan dan mulai melirik kekayaan pangan lokal.

β€œPemanfaatan pangan lokal ini strategi utama. Kita punya daun kelor dan banyak bahan lain yang bergizi, murah, dan gampang dicari. Ini harus jadi perhatian kita bareng-bareng,” ujar Wabup Intan.

Dalam acara yang dihadiri lautan seragam sekolah tersebut, Intan menegaskan bahwa remaja bukan cuma jadi objek yang diceramahi. Ia ingin anak muda Tangerang jadi influencer gizi di lingkungannya masing-masing.

β€œRemaja itu pilar masa depan. Kalau mau jadi generasi unggul dan punya daya saing, investasinya ya dari apa yang dimakan sekarang. Harus sadar gizi dan jaga kesehatan mental juga,” tambahnya.

Peringatan Hari Gizi Nasional tahun ini disebutnya sebagai β€˜alarm’ keras bagi masyarakat. Bukan sekadar seremoni, momentum ini diharapkan mampu memperbaiki pola konsumsi warga Kabupaten Tangerang demi mewujudkan Indonesia Sehat.

Tak lupa, Wabup Intan menitipkan pesan kepada para guru, tenaga kesehatan, dan relawan untuk terus memberikan contoh nyata di sekolah maupun rumah.

Bonusnya, Kalau semua warga hobi makan pangan lokal, ekonomi petani Kabupaten Tangerang pun ikut naik kelas alias makin cuan.

β€œAyo, kita kampanyekan gizi seimbang lewat aksi nyata. Kalau badan sehat, ekonomi jalan, semua senang,” pungkasnya.

 

RED**