POSTJKT.COM | Tangerang , Angin kencang dan disertai hujan deras menghantam atap ruang belajar murid SDN BUDI MULYA sampai ambruk. Roboh lagi… dah masih untung tidak memakan korban jiwa. Diduga kurang tanggab kurang respon dan pengawasan dinas pendidikan atas laporan/aduan operator sarana prasarana dan aduan publik, terkait keadaan dan kondisi sekolah. Selain faktor cuaca sekolah mudah roboh tidak lepas dari faktor usia bangunan yang sudah tua dan sudah lapuk.
- SMAN 5 Kabupaten Tangerang (Kosambi)Β (Januari 2026):Β Plafon kelas X di lantai 2 ambruk saat kegiatan belajar mengajar (KBM) berlangsung pada Kamis pagi (22/1/2026). BPBD menyebut penyebabnya adalah cuaca ekstrem dan atap bocor. Enam hingga dua belas siswa dilaporkan mengalami luka-luka.
- SDN Budimulya, CikupaΒ (Januari 2026):Β Plafon ruang kelas ambruk pada Rabu (28/1/2026). Dinas Pendidikan segera merespons, memastikan tidak ada korban jiwa, dan memindahkan siswa ke ruang aman. Ruang kelas yang terdampak langsung diperbaiki.
- SDN Kedung Dalam II, MaukΒ (Agustus 2025):Β Atap sekolah ambruk akibat hujan deras, mengakibatkan dua siswa terluka saat mengambil alat tulis. Sekolah ini sempat direncanakan direhabilitasi melalui APBD Perubahan 2025.
- Tindakan Dinas Pendidikan terkesan hanya ceremonial belaka, melihat dan meninjau.Β Dindik Kabupaten Tangerang melakukan peninjauan, mengimbau kewaspadaan cuaca ekstrem, dan memperbaiki bangunan yang rusak. …?
Dari sekian banyak kejadian menurut KetuaΒ LSMΒ pilar bangsa, prioritas pembangunan yang berskala prioritas yang diusulkan dalam MUSRENBANG tingkat kecamatan seharusnya berfokus pada pembenahan ahlak dan moral bangsa. Agar pelaksanaan pembangunannya benar-benar dilaksanakan dengan baik.
(Purba)

