KABUPATEN TANGERANG DIGEMPUR BANJIR

POSTJKT.COM | Tangerang Raya, Banjir melanda 15 titik di Kabupaten Tangerang, Banten, setelah hujan lebat disertai angin kencang pada Senin (12/1/2026).

Peta wilayah kabupaten Tangerang cuaca extrim

 

Beberapa lokasi terdampak antara lain:

– Desa Sukawali, Pakuhaji
– Duta Villa Bandara, Kosambi
– Perum Villa Tomang Baru, Kosambi(23 rumah terendam, ketinggian air 140 cm)
– Kampung Rawa Burung, Kosambi
– Pergudangan Pantai Indah Dadap Blok GF, Kosambi
– Kampung Lontar Gang Jamblang, Desa Kalibaru, Pakuhaji
– Kampung Sepatan Tengah, Sepatan
– Kampung Rawa Lumpang, Kosambi (ketinggian air 100 cm, 2.000 KK terdampak)
– Jalan Perumahan Duta Bandara Permai, Kosambi.
– Kampung Kalijaya Gang Mushola 2, Teluknaga.
– Kampung Babulak Astana, Pakuhaji (ketinggian air 30 cm, 19 KK dan 57 jiwa terdampak)
– Kampung Babulak Batok, Pakuhaji (ketinggian air 30 cm, 5 KK dan 20 jiwa terdampak)
– Kampung Sungai Turi, Pakuhaji (ketinggian air 50 cm, 330 KK dan 990 jiwa terdampak)
– Kampung Sungai Turi, Pakuhaji (ketinggian air 80 cm, 660 KK dan 1.000 jiwa terdampak).

Sumber foto dari Instagram BPBD kab.Tangerang

 

 

BPBD Kabupaten Tangerang telah berjibaku membantu warga terdampak korban banjir dan menerjunkan petugas dan peralatan evakuasi untuk membantu warga terdampak.

Namun sangat disayangkan, salah satu pejabat tinggi kabupaten Tangerang, Level Kabid ini sial HA, viral di sosial media berfoto di salah satu sadion sepak bola di Arab Saudi berselfi ria dengan keluarnya. Disaat wilayah kabupaten Tangerang di gempur bencana banjir.

Foto pejabat publikΒ 

 

Tuntutan Kehadiran Pejabat Setingkat Kabid di Tengah BencanaΒ 

Sebagai daerah yang sedang dalam situasi darurat, Kabupaten Tangerang membutuhkan koordinasi lintas sektor yang cepat dan efektif. Kehadiran langsung seorang pejabat publik di lapangan sangat krusial untuk memastikan penanganan banjir dan perbaikan jalan berjalan maksimal.

Absennya pejabat di tengah bencana dianggap menjadi preseden buruk yang memperkuat persepsi bahwa pemegang kekuasaan semakin menjauh dari penderitaan rakyat.

Publik kini menuntut klarifikasi resmi dari pihak Pemkab Tangerang mengenai prioritas kerja dan tanggung jawab moral para pejabatnya.

 

Red.

Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Jumbo, Angka kemiskinan tetap memilukan?

Postjkt.com Kabupaten Tangerang menghadapi tantangan besar dalam mengatasi kemiskinan meskipun memiliki Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) terbesar di Provinsi Banten, yaitu Rp8,65 triliun. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Tangerang dari hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) Maret 2025, masih ada sekitar 260.900 jiwa atau 6,42% penduduk yang hidup dalam kemiskinan.

Sorotan Utama:
– Data Kemiskinan Lemah: Ketua Fraksi DPRD Kabupaten Tangerang, Deden Umardana, menekankan bahwa lemahnya data kemiskinan menyebabkan program bantuan tidak tepat sasaran.
– Audit Program APBD*: Deden meminta audit menyeluruh terhadap program APBD yang ditujukan untuk penanganan kemiskinan.
– Peningkatan APBD Tidak Berbanding Lurus dengan Penurunan Kemiskinan: APBD Kabupaten Tangerang meningkat menjadi Rp8,72 triliun pada 2025, namun penurunan angka kemiskinan hanya *0,13% dibandingkan tahun sebelumnya.

Langkah yang Disarankan:
– Perkuat Validasi Data Warga Miskin*: Untuk memastikan bantuan seperti PKH, BPNT, dan lainnya tepat sasaran.
– Evaluasi Program APBD: Jika program tidak berdampak signifikan, harus diganti dengan program yang lebih efektif untuk menurunkan angka pengangguran dan kemiskinan.

 

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah ( DPRD ) Kabupaten Tangerang setujui Rancangan Peraturan Daerah (Perda) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Tangerang Tahun Anggaran 2025 untuk menjadi Perda. Seluruh fraksi telah menyampaikan pandangan akhir dalam Rapat Paripurna pada Senin, (25/11). Pimpinan DPRD dan Pj. Bupati menandatangani berita acara persetujuan bersama terhadap R-APBD tersebut.

Anggaran Pendapatan Daerah dalam Nota Keuangan Rancangan Perda tentang APBD Tahun 2025 direncanakan sebesar Rp7,52 triliun, tetapi setelah pembahasan bersama DPRD meningkat sebesar Rp8,12 triliun atau mengalami kenaikan naik sekitar 7,86%. Kenaikan tersebut berasal dari komponen yang terdapat dalam Pendapatan Daerah, yakni Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan Pendapatan Transfer.

Untuk PAD sendiri ditargetkan sebesar Rp4,57 triliun atau bertambah Rp313,18 miliar dari sebelum pembahasan bersama DPRD. Adapun peningkatan tersebut bersumber dari pajak daerah, retribusi daerah, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan dan lain-lain PAD yang sah. Lalu, Pendapatan Transfer, yang terdiri atas Pendapatan Transfer Pemerintah Pusat dan Pendapatan Transfer antar Daerah ditargetkan Rp3,54 triliun, meningkat Rp278,24 miliar atau naik 8,51% dari sebelum pembahasan.

Kemudian, pada Belanja Daerah dianggarkan sebesar Rp8,49 triliun atau naik 7,49%. Adapun pos-pos tersebut berisikan Belanja Operasi, Belanja Modal, Belanja Tidak Terduga, dan Belanja Transfer. Dari sisi Pembiayaan Daerah, Pemda menargetkan Penerimaan sebesar Rp400 miliar dan menganggarkan Pengeluaran sebesar Rp30 miliar, yang dialokasikan untuk penyertaan modal PT LKM Artha Kerta Raharja sebesar Rp10 miliar sesuai dengan Perda No. 3 tahun 2023, dan Unit Pengelola Dana Bergulir Dinas Koperasi sebesar Rp20 miliar sesuai dengan Perda No. 5 Tahun 2019.

Dalam rapat ini, fraksi-fraksi turut menyampaikan apresiasi atas kinerja Badan Anggaran dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), dan Pemerintah Daerah atas pembahasan Raperda tentang APBD Tahun 2025 yang berjalan dengan baik, lancer, dan sukses. Antara KUA, PPAS, dan Struktur APBD harus disinkronisasikan agar dapat berjalan secara efisien, efektif, dan sesuai dengan prioritas pembangunan daerah. Diperlukan juga indikator yang menggambarkan capaian kinerja.

DPRD mendukung upaya Pemda dalam menggali potensi pendapatan dari transaksi lahan yang terjadi di wilayah Kabupaten Tangerang. Mengingat banyaknya lahan yang terkena dampak pembangunan infrastruktur, baik yang bersifat publik maupun swasta. Pemungutan juga dapat dioptimalkan pada kawasan yang memiliki potensi, seperti PIK 2, Bandara Soekarno-Hatta, dan Gading Serpong melalui pajak daerah, retribusi, atau pengelolaan lahan yang lebih efisien. Upaya lainnya yang dilakukan juga dengan perluasan digitalisasi layanan pajak dan retribusi daerah melalui QRIS, Virtual Account, dan Mobil Banking.

Selanjutnya, DPRD mendorong agar kebijakan anggaran dapat difokuskan untuk program-program yang berdampak langsung pada kesejahteraan rakyat, seperti pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi lokal, peningkatan pelayanan publik, dan pembangunan infrastruktur. Dalam konteks ini, Pemda juga harus memprioritaskan sektor usaha mikro, seperti mempermudah akses permodalan, pendampingan usaha, memperbanyak program padat karya, serta memaksimalkan fungsi BLK dengan memberi keterampilan kerja.

Dalam bidang kesehatan, DPRD berharap anggaran dapat difokuskan pada program Universal Health Coverage (UHC) atau Jaminan Kesehatan Semesta bagi masyarakat, termasuk anggaran penanganan stunting. Kami berharap Pemerintah daerah harus dapat menjamin dan memastikan seluruh masyarakat Kabupaten Tangerang sudah memiliki akses terhadap layanan kesehatan yang komprehensif dan bermutu, tanpa terkendala masalah biaya.

Dalam mendukung terselenggara dan tercapainya tujuan pendidikan, DPRD menilai diperlukannya berbagai langkah seperti, pembangunan berbasis data, pemerataan sekolah sesuai dengan jumlah penduduk, mewujudkan Gerakan Sekolah Menyenangkan (GSM) dengan kurikulum yang dapat meningkatkan minat siswa, bagi siswa yang berprestasi diberikan reward sehingga akan lebih tumbuh semangat untuk lebih berprestasi, sekolah gratis dan terjangkau, dan penerapan teknologi digitalisasi.

 

Red

PT. Adis Dimension Footwear Mendapatkan Apresiasi Dari Bupati Kab.Tangerang, sebagai mitra pemerintah daerah dalam Meningkatkan kwalitas Tenaga Kerja.

Postjkt.com / Tangerang – Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid menyampaikan apresiasinya kepada PT Adis Dimension Footwear yangΒ  dinilai konsisten menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam peningkatan kualitas tenaga kerja serta memperluas kesejahteraan karyawan melalui pengembangan koperasi.

 

Hal ini disampaikan Bupati Maesyal, saat bersama Gubernur Banten, Andra Soni meresmikan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) dan Adis Mart, Koperasi Pegawai PT Adis Dimension Footwear di Kecamatan Balaraja, Senin (17/11/2025).

 

β€œPeresmian LPK dan Koperasi Adis Mart ini menandai komitmen kuat pemerintah daerah dan PT Adis dalam meningkatkan keterampilan tenaga kerja serta memperluas kesejahteraan karyawan melalui pengembangan koperasi,” ujar Bupati Maesyal.

 

Dia menambahkan bahwa pemerintah daerah sebelumnya telah membuka pelatihan keterampilan di BLK Jayanti untuk 400 peserta.

 

Pelatihan tersebut hasil kerja sama dengan berbagai perusahaan di Kabupaten Tangerang, termasuk PT Adis.

 

β€œDari 400 peserta pelatihan, luar biasa PT Adis saat itu langsung menerima 250 orang. Ini bentuk kolaborasi nyata antara pemerintah daerah dan dunia usaha,” imbuhnya.

 

Ia juga menegaskan bahwa PT Adis merupakan salah satu perusahaan mitra pemerintah daerah yang telah bersinergi dan berkolaborasi dalam pembangunan daerah.

 

Untuk itu, pihaknya juga berharap PT. Adis terus menguatkan komitmennya, salah satunya dalam menjaga stabilitas hubungan ketenagakerjaan dan menghindari pemutusan hubungan kerja (PHK).

 

β€œDalam kondisi apa pun, kami atas nama pemerintah daerah memohon jangan sampai ada PHK. Karena jika satu perusahaan besar melakukan PHK, saya khawatir perusahaan lain akan ikut,” serunya.

 

Dia juga berharap Koperasi Adis Mart dapat terus berkembang dan bisa memberikan manfaat, baik untuk para pekerja PT. Adis maupun masyarakat sekitar.

 

β€œIni koperasi yang luar biasa. Selain untuk anggota dan karyawan, kini sayapnya dikembangkan untuk masyarakat. Semoga terus memberi manfaat,” pungkasnya.

 

Hal yang sama juga diutarakan Gubernur Banten Andra Soni. Dalam sambutannya, dia sangat mengapresiasi upaya-upaya PT Adis Dimension Footwear yang sangat peduli terhadap pengembangan dan peningkatan kapasitas SDM serta kesejahteraan melalui koperasi.

 

Menurut Gubernur, PT Adis menjadi salah satu pabrik sepatu dengan penanaman modal dalam negeri (PMDN) yang dikelola oleh putra daerah, dan memiliki karakter kepemimpinan yang kuat serta visioner.

 

β€œSaya paling senang bergaul dengan orang-orang yang optimis. Dan saya melihat PT Adis, khususnya Pak Haryanto, adalah sosok yang memiliki optimisme tinggi dan mampu menular ke lingkungan perusahaan,” ujar Andra Soni.

 

Selain itu, dia juga berharap Lembaga Pelatihan Kerja yang diresmikan tersebut juga bisa menjadi pusat pembelajaran bagi pengembangan koperasi dan pelatihan tenaga kerja di Banten.

 

β€œKami ingin belajar dari PT Adis. Mesin-mesin pelatihan yang ada bisa dimanfaatkan untuk melatih masyarakat secara rutin. Pemerintah provinsi siap berkolaborasi,” ujarnya.

 

Gubernur juga menegaskan bahwa optimisme dan kerja sama antara pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat menjadi kunci kemajuan Provinsi Banten.

 

β€œMelalui moment ini diharapkan menjadi model kerja sama yang efektif dalam peningkatan SDM, pemberdayaan koperasi, dan penciptaan lapangan kerja di Kabupaten Tangerang dan Banten pada umumnya,” pungkasnya.

Pimpin Apel Hari Santri, Bupati Tegaskan Santri Harus Jadi Pelaku Sejarah

POSTJKT.COM Tangerang,–Bupati Tangerang, Moch Maesyal Rasyid menegaskan bahwa santri harus jadi pelaku sejarah baru dalam membangun peradaban.

Hal tersebut diungkapkan Bupati Maesyal Rasyid saat apel pagi dalam rangka memperingati Hari Santri tahun 2025 mengusung tema “Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Dunia,” di Lapangan Raden Aria Yudhanegara Puspemkab Tigaraksa, Rabu (22/10/25)

“Santri tidak boleh hanya menjadi penonton dalam perubahan zaman. Santri harus hadir sebagai pelaku sejarah baru, menjadi pembawa nilai-nilai Islam rahmatan lil alamin dalam membangun peradaban dunia yang damai, adil, dan berkeadaban,” tegas Bupati Maesyal Rasyid.

Bupati Maesyal Rasyid yang membacakan amanat dari Menteri Agama Republik Indonesia menyebut Hari Santri tahun 2025 adalah hari santri yang istimewa. Tahun ini adalah 10 tahun peringatan Hari Santri sejak pertama kali ditetapkan oleh pemerintah pada tahun 2015.

“Dalam rentang waktu 10 tahun itu, kita menyaksikan semakin kuatnya peran pesantren dan santri dalam berbagai bidang kehidupan. Dari pesantrenlah lahir generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara spiritual dan moral. Banyak alumni pesantren yang kini menjadi tokoh nasional, pejabat publik, pengusaha, ilmuwan, hingga pemikir dunia,” ungkapnya.

Lanjut dia, Pemerintah Kabupaten Tangerang telah meluncurkan Program ASPONTREN (Asrama Pondok Pesantren) dalam rangka memperkuat peran pesantren sebagai pusat pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan umat. Program ini merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah daerah dalam mendukung peningkatan fasilitas dan kualitas pendidikan di lingkungan pesantren.

“Melalui Pembangunan Asrama Pondok Pesantren (ASPONTREN), pemerintah berupaya memberikan kenyamanan bagi para santri dalam menuntut ilmu, menciptakan lingkungan belajar yang layak, sehat, dan mendukung pembentukan karakter santri yang berdaya saing dan berakhlak mulia,” jelasnya.

Pihaknya pun mengajak seluruh peserta apel untuk menjadikan Hari Santri sebagai momentum kebangkitan santri Kabupaten Tangerang. Terus menguatkan semangat sinergi dan kolaborasi, bersama-sama membangun Kabupaten Tangerang yang religius, sejahtera dan berdaya saing, serta mengawal Indonesia merdeka menuju peradaban dunia yang damai dan berkeadaban.

“Mari kita jadikan Hari Santri ini sebagai momentum kebangkitan santri Kabupaten Tangerang. Tanamkan dalam diri bahwa barangsiapa menanam ilmu, maka ia menanam masa depan. Rawatlah tradisi pesantren, namun juga peluklah inovasi zaman. Jaga akhlak, hormati guru dan kiai, cintai tanah air, serta bawa semangat pesantren ke ruang publik dan dunia kerja,” tuturnya.

Pada kesempatan tersebut, dia juga mengajak semua peserta apel untuk mendoakan para santri yang wafat dalam musibah yang menimpa Pesantren Al-Khoziny, Sidoarjo Jawa Timur.

“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Kita semua berduka, bangsa ini berduka. Semoga seluruh korban mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah, dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan serta kekuatan iman,” ucapnya.

(Dikutip)

(Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kab. Tangerang)

NO: 400.14.4.3/33-Prokopim/X/2025

 

Red.

Ribuan Rekening Judol Diblokir Kemkomdigi dan OJK, Bandar satupun tak tertangkap?

POSTJKT.COM / Jakarta – Sebanyak 23.929 rekening yang digunakan untuk aktivasi transaksi judi online (Judol) telah diblokir Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi).

Pemblokiran tersebut dilakukan Kemkomdigi yang bekerja sama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Puluhan rekening tersebut merupakan hasil dari patroli siber dan laporan masyarakat yang diterima oleh Kemkomdigi.

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk memberantas judi online yang sangat merugikan masyarakat.

β€œKami ingin memastikan aliran dana dari aktivitas ilegal seperti judi online ini benar-benar terputus,” ujar Meutya di Kantor Kementerian Komdigi, Jakarta Pusat, Selasa (14/10/2025).

Upaya ini merupakan bentuk langkah konkret dan kolaboratif lintas kementerian/lembaga dalam memberantas judi online dengan memutus jalur transaksi keuangan antara masyarakat dengan pengelola situs judi online.

Meutya juga meminta masyarakat turut berpartisipasi aktif melaporkan situs dan akun judi online serta rekening yang terindikasi digunakan untuk judi online melalui kanal-kanal pengaduan yang tersedia.

β€œKami mengajak masyarakat untuk terus berpartisipasi melaporkan situs, akun, atau aktivitas yang mencurigakan,” tambah Meutya.

Kemkomdigi menyediakan berbagai layanan pengaduan yang dapat digunakan masyarakat, di antaranya aduankonten.id untuk mengadukan konten terindikasi judi online dan cekrekening.id untuk melaporkan rekening yang digunakan untuk transaksi judi online.
Switno Purba mengunkapkan IndonesiaΒ  menghadapi masalah serius terkait judi online yang semakin marak. Banyak masyarakat yang menjadi korban penipuan dan kehilangan uang. Kasus rekening yang diblokir bandar dan beking yang sulit ditangkap menjadi salah satu contoh bagaimana judi online dapat merugikan banyak orang. Pemerintah dan lembaga terkait perlu mengambil tindakan tegas untuk mengatasi masalah ini dan melindungi masyarakat dari praktik judi online yang ilegal.

 

 

 

Situmeang SH.