Ketua DPD Golkar Kab Tangerang Intan Nurul Hikmah Bagikan 1000 Paket Sembako.

POSTJKT.COM | Ikuti Instruksi DPP. Ketua DPD Golkar Kab Tangerang Intan Nurul Hikmah Bagikan 1000 Paket Sembako.

Kegiatan DPD kab.Tangerang PARTAI GOLKAR 

 

Sesuai instruksi DPP Golkar di bawah komando Ketua Umum Bahlil Lahadalia , Ketua DPD II Golkar Kabupaten Tangerang membagikan 1000 paket sembako kepada warga, acara yang digelar pada Rabu (7/1/2026) di Kantor DPD II Partai Golkar Kabupaten Tangerang tersebut berjalan lancar, dalam pembagian tersebut dibagi dua tahap , untuk tahap pertama 500 paket dibagikan di kantor DPD Golkar, untuk tahap kedua akan dibagikan di rumah  pembina DPD Golkar Kabupaten Tangerang H Jaini Sepatan Kamis (8/1/2026)

Berdasarkan pantauan dilokasi, acara tersebut dihadiri ratusan kader Golkar, dengan mengenakan kaos kuning, ratusan kader berkumpul dan mendengarkan arahan dari ketua DPD II Golkar Kabupaten Tangerang Hj Intan Nurul Hikmah, dalam acara tersebut hadir anggota DPRD Provinsi Banten , Muhammad Faisal, Wahyu Nugraha, dan anggota DPRD Kabupaten Tangerang,
H Deni Hendardi, Fikri Faiz Muhammad, Herni Susilawati, Sholi Sobirin,
M Nur Rojab, M.H, Eli Nurhaeni, Febri Nur Irawan, Bimo Mahfudz Fudianto S.H, MH,
yang merangkap selaku ketua Panitia acara baksos Golkar peduli serta penguru DPD Golkar Kabupaten Tangerang dr Zainal Muttaqin, Ari Asari Maenan.

” Acara hari ini merupakan kegiatan Golkar peduli sebagai wujud syukur dan kepedulian sosial, mengimplementasikan arahan untuk selalu hadir membantu masyarakat dan memperkuat kesejahteraan rakyat,”terang Ketua DPD II Golkar Kabupaten Tangerang Hj Intan Nurul Hikmah kepada awak media , (Rabu/7/1/2026).

Intan mengatakan, pada baksos kali ini, 1000 paket Sembako dibagikan secara gratis kepada warga yang membutuhkan, untuk tahap pertama, 500 sembako dibagikan pada hari ini di kantor DPD Golkar Kabupaten Tangerang, untuk tahap kedua akan disalurkan bagi warga Tangerang Utara lokasinya di Sepatan Kediaman Kader Golkar H Jaini yang juga anggota DPRD Provinsi Banten.

“Melalui aksi-aksi nyata ini, Partai Golkar ingin menunjukkan bahwa prioritas utama partai adalah kesejahteraan rakyat dan berupaya menjadi bagian dari solusi atas persoalan sosial dan ekonomi yang dihadapi masyarakat sehari-hari. Kegiatan ini juga menjadi implementasi langsung dari semangat karya dan Pengabdian untuk Bangsa,”tandasnya.

Sementara ketua panitia acara Baksos Partai Golkar Bimo Mahfudz Fudianto S.H, M.H. mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia acara, dan pengurus Golkar Kabupaten Tangerang dan pengurus Golkar kecamatan yang telah membantu acara hingga sukses, terutama ketua DPD II  partai Golkar Kabupaten Tangerang Hj Intan Nurul Hikmah, yang telah mensupport kegiatan acara baksos ini, program baksos Golkar peduli ini sangat dirasakan manfaatnya oleh warga yang membutuhkan, sehingga mendapatkan apresiasi dari masyarakat, kedepan kita berharap acara ini akan lebih meriah lagi.

” Kegiatan baksos ini merupakan program ketua DPD II Golkar Kabupaten Tangerang terpilih yakni ibu Hj Intan Nurul Hikmah, di era kepemimpinannya ini kita harus benar – benar lebih semangat lagi , dan kita harus sukseskan program – programnya ibu ketua kita, agar Golkar lebih dicintai masyarakat,”tandasnya.

 

Red.Max

Oktober Tahun 2025, ASG Memberikan Dana CSR pd KDMP Kab Tangerang untuk mendukung Program Presiden

POSTJKT.COM | Tangerang, Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih adalah program pemerintah strategis yang diluncurkan Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat ekonomi desa secara nasional, bertujuan menciptakan kemandirian ekonomi rakyat dengan melibatkan 18 kementerian/lembaga dan menargetkan pembentukan puluhan ribu koperasi baru di seluruh Indonesia, bergerak di sektor pertanian, nelayan, UMKM, dan menyediakan fasilitas seperti gudang, gerai, hingga apotek desa, didukung akses kredit KUR.
Tujuan Utama:
Meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa melalui gotong royong dan kekeluargaan.
Memberdayakan petani, nelayan, dan pelaku UMKM dari akar rumput.
Menjadi motor penggerak ekonomi desa yang mandiri.
Langkah Strategis:
Instruksi Presiden (Inpres) No. 9 Tahun 2025: Mempercepat pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.
Fasilitasi: Menyediakan gudang, kamar pendingin, truk, serta gerai dan apotek desa.
Akses Pembiayaan: Membuka akses Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari perbankan negara.
Pendampingan & Digitalisasi: Memberikan pelatihan dan pendampingan, serta mengadopsi sistem manajemen modern dan digitalisasi.
Manfaat bagi Masyarakat:
Meningkatkan taraf hidup dan membuka lapangan kerja.
Memperbaiki nilai jual hasil pertanian (meningkatkan NTP).
Mempercepat konsolidasi dan agregasi UMKM.
Menghadirkan layanan dasar yang lebih terjangkau (obat, pupuk).
Proses Pembentukan (Umum):
Musyawarah Desa: Forum awal untuk membahas rencana.
Pembentukan Struktur & AD/ART: Menentukan pengurus (Ketua, Sekretaris, Bendahara, Pengawas).
Legalitas: Akta Notaris, AHU, NPWP, NIB.
Digitalisasi: Pendaftaran dan integrasi sistem.
Pendampingan: Pelatihan manajemen dan bisnis.
Kopdes Merah Putih diharapkan menjadi tulang punggung ekonomi desa, menggerakkan potensi lokal, dan mewujudkan kemandirian ekonomi nasional dari desa.

Agung Sedayu Group (ASG) telah menyalurkan dana CSR sebesar Rp 6 miliar untuk mempercepat pengembangan koperasi desa/kelurahan Merah Putih di Kabupaten Tangerang. Bantuan ini diberikan kepada 60 koperasi, dengan masing-masing koperasi menerima Rp 100 juta.(Postjakarta.com)

Penyerahan bantuan ini merupakan bagian dari komitmen ASG untuk memperkuat ekonomi kerakyatan dan mendorong kemandirian masyarakat. Menteri Koperasi dan UKM, Ferry Juliantono, menyampaikan apresiasinya atas dukungan ASG ini, yang merupakan bukti nyata keterlibatan semua pihak untuk mendukung kegiatan koperasi Merah Putih.

Dana CSR ini diharapkan dapat dimanfaatkan untuk pengembangan usaha produktif, permodalan anggota, dan peningkatan kapasitas manajerial koperasi. ASG berencana membina total 274 koperasi, dengan harapan koperasi desa/kelurahan Merah Putih dapat segera aktif bergerak membantu masyarakat dalam perekonomian.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha dalam mempercepat pemerataan ekonomi melalui penguatan koperasi berbasis masyarakat.

Penting untuk diperhatikan jika dana CSR 100 juta ini disalahgunakan oleh koperasi, maka pidana yang dikenakan dapat berupa:

1. Pidana Korupsi: Jika dana CSR disalahgunakan untuk kepentingan pribadi atau pihak lain, maka dapat dikenakan pidana korupsi berdasarkan Undang-Undang No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.
2. Pidana Penipuan: Jika koperasi membuat laporan palsu atau menyembunyikan informasi tentang penggunaan dana CSR, maka dapat dikenakan pidana penipuan berdasarkan Pasal 378 KUHP.
3. Pidana Penggelapan: Jika koperasi menggunakan dana CSR untuk kepentingan lain yang tidak sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan, maka dapat dikenakan pidana penggelapan berdasarkan Pasal 372 KUHP.

Sanksi pidana yang dapat dikenakan antara lain:

– Penjara maksimal 20 tahun
– Denda maksimal Rp 1 miliar
– Pengembalikan dana yang disalahgunakan

Selain itu, koperasi juga dapat dikenakan sanksi administratif, seperti:

– Pembekuan atau pencabutan izin usaha
– Denda administratif
– Pengawasan ketat oleh pemerintah

Namun, perlu diingat bahwa setiap kasus memiliki keunikannya sendiri, dan sanksi pidana yang dikenakan akan tergantung pada hasil investigasi dan keputusan hakim.

 

 

Red.Purba

Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-56 Kabupaten Tangerang. Acara ini diselenggarakan di Pagedangan dan akan berlangsung s beberapa hari. Acara: MTQ ke-56 Kabupaten Tangerang. Lokasi: Pagedangan. Tanggal: 8 – 13 Januari 2026.

Postjkt.com-//-Tangerang.

Ayo, kita ramaikan! 😊 Pemerintahan Camat Kelapa Dua mengajak kita semua untuk menghadiri MTQ ke-56 Kabupaten Tangerang di Pagedangan. Mari kita tambah ilmu dan wawasan tentang Al-Qur’an dan kebudayaan Islam. Jangan diam di rumah, yuk kita ikut serta! 🎉

Untuk MenDukung PLTSa, Bupati Rudi Maesyal Pastikan Stok Bahan Baku 2.700 Ton Sampah Per-Hari

POSTJKT.COM | TANGERANG, Bupati Moch. Rudi Maesyal Rasyid, meninjau progres kesiapan pematangan lahan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin di Kecamatan Mauk. Lahan ini akan digunakan untuk pembangunan fasilitas pengolahan sampah berbasis energi, yang diharapkan dapat mengatasi volume sampah yang menumpuk di TPA Jatiwaringin.

Pembangunan instalasi pengolah sampah menjadi energi listrik (PSEL) ini memerlukan bahan baku minimal 1.000 ton sampah perhari, yang akan diproses melalui teknologi untuk menghasilkan panas atau biogas yang menggerakkan turbin generator.

 

Kabupaten Tangerang memiliki volume sampah yang mencukupi untuk mendukung operasional PLTSa, yaitu sekitar 2.700 ton perhari. Bahkan, akan ada kolaborasi dengan Kota Tangerang dan Kota Tangerang Selatan untuk meningkatkan pasokan sampah.

Kehadiran PSEL di TPA Jatiwaringin diharapkan dapat menjadi solusi jangka panjang dalam pengelolaan sampah berkelanjutan sekaligus menghasilkan energi listrik yang ramah lingkungan.

Bupati Maesyal Rasyid dan rombongan meninjau langsung progres pematangan dan pemadatan lahan untuk pembangunan fasilitas pengolahan sampah berbasis energi di TPA Jatiwaringin, Mauk. Ini adalah tahapan awal yang penting untuk memastikan lahan siap digunakan. (Liputan postjkt.com)

Bupati Maesyal Rasyid menyatakan bahwa setelah proses pematangan dan pemadatan lahan selesai, Pemerintah Kabupaten Tangerang akan melaporkan kesiapan tersebut kepada Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) sebagai tindak lanjut pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PSEL) di TPA Jatiwaringin. Ini adalah langkah penting untuk memastikan proses pembangunan berjalan lancar. 👍

 

Redaksi/sp/purba.

BUPATI RESMIKAN HALTE SEPANJANG JALAN CIBADAK -TIGARAKSA

POSTJKT.COK | Senin 5 Januari 2026 Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang membangun halte bus sekolah gratis yang berlokasi di Jalan Baru Matagara, Tigaraksa.

Halte tersebut diresmikan langsung oleh Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid bersama Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah, pada Senin (5/1/2026) turut meninjau langsung beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lokasi peresmian.

Bupati Maesyal menyampaikan bahwa program bus sekolah gratis merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya di bidang pendidikan dan transportasi.

Peresmian halte bus sekolah ini dilakukan bertepatan dengan hari pertama masuk sekolah tahun ajaran 2026.

“Hari ini kami bersama Wakil Bupati, Pak Sekda, dan seluruh OPD melihat secara langsung anak-anak kita kembali bersekolah di tahun 2026 dan menggunakan bus sekolah gratis,” ungkap Bupati Maesyal.

“Alhamdulillah, mereka merasa senang dan mengucapkan terima kasih. Pemerintah daerah terus berupaya meningkatkan pelayanan masyarakat,” sambungnya.

Dia menjelaskan, pada tahap awal Pemerintah Kabupaten Tangerang telah mengoperasikan 15 unit bus sekolah gratis yang melayani beberapa zona yang telah ditetapkan, dengan tambahan dua unit kendaraan operasional pendukung.

“Saat ini ada tujuh halte bus sekolah yang disiapkan, dan objek peresmian kita pusatkan di Jalan Pemda. Bus sekolah gratis ini diharapkan dapat membantu dari sisi ekonomi, keselamatan, kenyamanan, sekaligus memudahkan pengawasan terhadap anak-anak kita,” jelasnya.

Dia menambahkan bahwa seluruh bus sekolah telah dilengkapi dengan sistem aplikasi pemantauan berbasis teknologi.

Sistem tersebut, kata Maesyal, berfungsi untuk mengontrol kecepatan kendaraan, memastikan sopir mematuhi batas maksimal kecepatan 60 km/jam, serta menerapkan aturan keselamatan lainnya.

“Bus ini dilengkapi sistem aplikasi, kecepatan dikontrol maksimal 60 km/jam, ada sanksi jika melanggar, dan pengemudi juga dilarang merokok saat mengemudi. Semua ini demi keselamatan dan kenyamanan para pelajar,” tegasnya.

Pihaknya berharap program bus sekolah gratis ini dapat terus dikembangkan dan ditambah jumlah armada maupun rutenya sesuai dengan kebutuhan di masing-masing wilayah ke depannya.

“Mudah-mudahan di tahun 2026 dan seterusnya program ini bisa kita tambah sesuai kebutuhan wilayah. Mohon doa dan dukungannya agar pelayanan kepada masyarakat, khususnya di bidang pendidikan dan transportasi, dapat terus kita optimalkan secara bertahap,” pungkasnya.

Sementara itu, M. Azzam, siswa SMA Negeri 18 Kabupaten Tangerang mengungkapkan rasa bahagianya dan menyampaikan apresiasinya atas hadirnya bus sekolah gratis dan halte yang disediakan oleh Pemerintah Kabupaten Tangerang.

“Kami sangat terbantu dengan adanya bus sekolah gratis ini. Alhamdulillah, kami semua senang karena sekarang berangkat sekolah jadi lebih nyaman, tidak kepanasan, dan sudah ada halte khususnya. Semoga ke depannya jalurnya bisa ditambah dan pelayanannya semakin baik,” ungkapnya

 

 

Red.

BENCANA DATANG KEBIJAKAN BERUBAH,Bupati Maesyal Rasyid Menyatakan bahwa Penanganan Banjir menjadi Prioritas Pemda Kab.Tangerang..

POSTJKT.COM | Tangreang, Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, meninjau lokasi banjir di Perumahan Nuansa Mekarsari 1, Desa Mekarsari, Kecamatan Rajeg, Sabtu (3/1/2026). Banjir tersebut dipicu hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut sejak Jumat malam hingga Sabtu dini hari, dengan ketinggian air mencapai sekitar lutut orang dewasa.

Dalam peninjauan itu, Bupati didampingi Kepala BPBD Kabupaten Tangerang, jajaran Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air, Camat Rajeg, Kepala Desa Mekarsari, serta unsur RW dan RT setempat. Ada warga yang masih bertahan di rumah, namun ada juga yang sudah dievakuasi.

Bupati Maesyal Rasyid menyatakan bahwa penanganan banjir menjadi prioritas pemerintah daerah, dengan rencana normalisasi saluran air dan pembangunan tandon air untuk mengantisipasi banjir di masa mendatang.

Sebelumnya Pemerintah Daerah Kabupaten Tangerang fokus pada pengembangan estetika lingkungan pusat pemerintahan. Langkah ini bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan menciptakan suasana yang nyaman bagi warga dan pengunjung.

Gapura Selamat Datang 2.4 M

 

Nilai fantastis yang diinvestasikan sangat banyak menunjukkan komitmen pemerintah daerah untuk menciptakan lingkungan yang indah dan fungsional. Ini bisa termasuk penataan taman, perbaikan infrastruktur, dan penambahan fasilitas publik.

Aliansi Masyarakat Tangerang Raya menilai kegiatan tersebut kurang tepat sasaran, karna masih banyak yang lebih prioritas untuk dikerjakan.

 

Red.SP Baca selengkapnya

Kabupaten Tangerang Kembangkan Siwasjada 2.0 untuk Tingkatkan Pengawasan Pajak Daerah

POSTJKT.COM | Tangerang, Dalam upaya memperkuat pengawasan dan meningkatkan kepatuhan wajib pajak, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Tangerang tengah mengembangkan Sistem Informasi Pengawasan Pajak Daerah (Siwasjada) 2.0. Pengembangan ini merupakan langkah strategis dalam mendukung penerapan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah (UU HKPD) yang menekankan pentingnya penguatan local taxing power.

Kepala Bidang Pengawasan dan Pengendalian Bapenda Kabupaten Tangerang menjelaskan bahwa sistem Siwasjada yang telah digunakan sejak tahun 2021 memiliki peran penting dalam mendukung fungsi pengawasan pajak daerah. Namun, hasil evaluasi menunjukkan masih adanya sejumlah kendala, seperti keamanan aplikasi yang belum optimal, beberapa fitur yang belum berjalan maksimal, serta proses administrasi yang masih dilakukan secara manual. 

Menjawab tantangan tersebut, Siwasjada 2.0 hadir dengan konsep dan rancangan yang lebih modern, adaptif, dan terintegrasi. Beberapa pembaruan utama dalam sistem ini meliputi: 

  • Integrasi Data Otomatis dengan sistem pajak daerah lain seperti SIMPAD dan dashboard alat perekam transaksi usaha.
  • Dashboard Interaktif yang menampilkan data kepatuhan wajib pajak, status alat perekam, hingga laporan penerimaan pajak secara real time. 
  • Fitur Otomatisasi Dokumen, seperti pembuatan surat imbauan, teguran, berita acara, dan laporan pemeriksaan yang dapat dihasilkan langsung dari sistem. 
  • Aplikasi Mobile Berbasis Android untuk memudahkan petugas lapangan dalam melakukan monitoring, pemeriksaan, dan penagihan pajak di lokasi. 
  • Peningkatan Keamanan Sistem dengan autentikasi ganda dan pembaruan framework teknologi terbaru. 

Melalui pengembangan ini, Bapenda Kabupaten Tangerang berharap Siwasjada 2.0 dapat menjadi instrumen digital yang mendorong transparansi, efisiensi, dan akuntabilitas dalam pengelolaan pajak daerah. Sistem ini juga diharapkan dapat membantu meningkatkan penerimaan pajak serta memperkuat kepercayaan publik terhadap layanan Bapenda. 

“Dengan hadirnya Siwasjada 2.0, kami ingin memastikan bahwa setiap proses pengawasan, pemeriksaan, dan penagihan pajak dilakukan secara cepat, akurat, dan terintegrasi,” ujar Kepala Bidang Pengawasan, Pemeriksaan, dan Penagihan Bapenda Kabupaten Tangerang. 

Pengembangan Siwasjada 2.0 menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam menghadirkan inovasi digital untuk tata kelola pajak yang lebih profesional, transparan, dan berorientasi pelayanan publik.

 

 

 

Red.Sp

Dikutip dari web bapenda kan.Tangerang

 

BAGAIKAN BERLIAN, DIMANA PUN DITEMPAT TETAP AKAN BERSINAR, DWI CANDRA BUDIMAN LAGI LAGI MELAKUKAN TROBOSAN/ INOVASI DALAM PELAYANAN DI LINKUNGAN KERJANYA

Harapan Masyarakat Kemudahan Dalam Pelayana dan Jangkauan , terimplementasi awal tahun 2026 di Kecamatan Kelapa Dua Perkenalkan Aplikasi Inovasi Digital “Pedas Dikit” dalam hal pelayanan Adminduk.

POSTJKT.COM | Tangerang —Dalam memudahkan pelayanan ke masyarakat Kecamatan Kelapa Dua melakukan soft launching inovasi pelayanan publik bertajuk Pedas Dikit (Pelayanan Dasar Digitalisasi Kecamatan Kelapa Dua Terintegrasi). Platform layanan digital ini hadir sebagai solusi untuk memudahkan masyarakat dalam mengakses layanan administrasi kependudukan, khususnya pengurusan Kartu Identitas Anak (KIA) dan Kartu Keluarga (KK) secara lebih cepat, efisien, dan transparan.

Diketahui Kecamatan Kelapa Dua merupakan salah satu kecamatan dengan tingkat pertumbuhan penduduk yang cukup tinggi di Kabupaten Tangerang. Wilayah ini terdiri dari 5 Kelurahan dan 1 Desa dikenal sebagai kawasan penyangga perkotaan yang berkembang pesat dengan karakter masyarakat yang heterogen, terdiri dari pekerja sektor industri, jasa, perdagangan, serta masyarakat perumahan dan permukiman padat penduduk.

Dalam penyampaiannya Camat Kelapa Dua Dadang Sudrajat menjelaskan dengan jumlah penduduk yang didominasi oleh usia produktif dan keluarga muda, kebutuhan akan layanan administrasi kependudukan yang cepat dan mudah menjadi sangat penting. Aktivitas masyarakat Kelapa Dua yang dinamis, mobilitas tinggi, serta kebiasaan menggunakan perangkat digital seperti ponsel pintar dan aplikasi daring menjadi latar belakang utama lahirnya inovasi Pedas Dikit.

“Pedas Dikit dirancang sebagai layanan digital terintegrasi yang memungkinkan masyarakat mengajukan permohonan administrasi kependudukan tanpa harus datang langsung ke kantor kecamatan, mengurangi antrean, serta meminimalkan waktu dan biaya pelayanan. Namun tanpa menghilangkan eksistensi aplikasi SIAK, Krn aplikasi PEDAS DIKIT merupakan pendukung” Ungkapnya, Selasa (30/12/25).

Menurutnya Inovasi ini sebagai fungsi kecamatan dalam garda terdepan dalam pekayanan dasar di masyarakat. Pihaknya berharap nantinya dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus mendukung transformasi digital pemerintahan di tingkat kecamatan.

Sementara itu Sekretaris Camat Kelapa Dua, Dwi Chandra Budiman Sebagai *Penggagas/inisiator* menyampaikan bahwa inovasi ini merupakan bentuk komitmen kecamatan dan menjadi implementasi program unggulan PRIMA dalam menghadirkan pelayanan publik yang adaptif terhadap perkembangan zaman.

“Bismillah semoga inovasi Pedas Dikit yang akan kami hadirkan sebagai jawaban atas kebutuhan masyarakat Kelapa Dua yang menginginkan pelayanan administrasi yang praktis, cepat, dan mudah diakses. Dengan sistem digital terintegrasi ini, kami menghadirkan 15 layanan terverifikasi, berharap masyarakat tidak lagi terbebani oleh proses yang panjang dan berulang,” ujar DCB.

Kemudahan Dalam Jangkauan, awal tahun 2026 Kecamatan Kelapa Dua Perkenalkan Inovasi Digital “Pedas Dikit” dalam hal pelayanan Adminduk.

Ia juga menambahkan bahwa soft launching ini menjadi tahap awal untuk penyempurnaan layanan berdasarkan masukan dan kebutuhan masyarakat. Selain itu jam operasional aplikasi ini baru bisa di pergunakan jam 11.00 WIB s.d jam 13.00 WIB serta masyarakat bisa mendownload di App Store.

“Kami membuka ruang evaluasi dan masukan dari warga agar ke depan Pedas Dikit benar-benar menjadi layanan yang bermanfaat dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat Kelapa Dua,” tambahnya.

Salah satu warga kecamatan kelapa Dua, Eva juga berharap inovasi ini dapat dimanfaatkan serta dikembangkan untuk layanan administrasi lainnya.

“Semoga ke depan layanan digital seperti ini bisa diperluas, karena sangat membantu masyarakat yang aktivitasnya padat,” ujarnya.

Melalui inovasi Pedas Dikit, Kecamatan Kelapa Dua menunjukkan komitmen nyata dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik berbasis digital. Diharapkan inovasi ini mampu menjadi contoh pelayanan administrasi kependudukan yang modern, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

 

Redaksi.

Editor. PURBA

278 Personel Polda Banten Laksanakan Upacara Korps Raport Kenaikan Pangkat

PostJKT.Com | BANTEN, Kapolda Banten, Irjen Pol Hengki, memimpin Upacara Laporan Kenaikan Pangkat Polri Polda Banten Periode 1 Januari 2026 di Lapangan Apel Polda Banten. Dalam kesempatan itu, ia menekankan bahwa kenaikan pangkat bukan hanya hak personel, tapi juga penghargaan atas prestasi, dedikasi, dan loyalitas.

“Kenaikan pangkat ini bukan semata-mata hak, namun penghargaan atas prestasi, dedikasi, dan loyalitas. Di baliknya, terkandung tanggung jawab dan harapan yang semakin besar,” ujar Kapolda Banten.

 

Sebanyak 278 personel Polda Banten menerima kenaikan pangkat, dengan rincian:
– Kombes Pol: 5 personel
– AKBP: 12 personel
– Kompol: 9 personel
– AKP: 19 personel
– IPTU: 22 personel
– Aiptu: 13 personel
– Aipda: 39 personel
– Bripka: 8 personel
– Brigpol: 42 personel
– Briptu: 79 personel

Kapolda Banten juga mengingatkan personel untuk menjunjung tinggi prinsip Presisi (Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan) dalam menjalankan tugas.

Red.postjk.com

 

.