mgid.com, 748800, DIRECT, d4c29acad76ce94f
Otak akan berkembang dengan baik jika mendapatkan stimulasi yang tepat dan sebaliknya otak tidak akan berkembang dengan baik jika stimulasi.

Otak akan berkembang dengan baik jika mendapatkan stimulasi yang tepat dan sebaliknya otak tidak akan berkembang dengan baik jika stimulasi.

Mojekerto, postjkt.com

Anak yang di bawah umur melakukan sipat orang dewasa, kini kedua pelaku kini di periksa polisi.

Kemudian anak itu di cabul oleh kedua temannya bermain ini di sebabkan sering nonton adegan vidio di Hanphon

Anaknya korban ibu menuturan, bahwa anakny perempuan masih duduk di TK B, kini di cabuli kedua anak yang berumur 8 tahun.

Seorang anak perempuan yang duduk di bangku TK dicabuli tiga anak SD di wilayah Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, pada Sabtu (7/1/2023).

DiberitakanΒ Kompas.com, Jumat (20/1/2023), tiga anak SD berusia 8 tahun itu mencabuli anak TK berumur 6 tahun yang merupakan tetangga dan teman bermainnya.

Akibat kejadian ini, korban mengalami trauma hingga enggan sekolah dan keluar rumah untuk bermain.

Lalu, mengapa anak kecil bisa melakukan tindakan pencabulan? Apa upaya pencegahan yang bisa dilakukan orangtua?

Menurut ahli psikologi perkembangan UIN Bandung Rosleny Marliani, otak anak berkembang berkat pengaruh faktor genetik dan lingkungan, baik internal maupun eksternal. dikutip kompas.com

Faktor internal berasal dari dalam dirinya, sedangkan faktor eksternal bisa berupa kondisi saat ibu hamil, tempat tinggal, dan pola asuh.

“Otak akan berkembang dengan baik jika mendapatkan stimulasi yang tepat dan sebaliknya otak tidak akan berkembang dengan baik jika stimulasi yang diperoleh tidak tepat,” jelasnya saat dihubungiΒ Kompas.comΒ pada Sabtu (21/1/2023).

Rosleny menyebutkan, otak anak tumbuh dan mampu menyerap informasi seiring bertambahnya usia.

“Informasi yang diserap itu baik atau buruk tergantung stimulasi yang diperoleh,” tambahnya.

yadi / aroma/ deni / postjkt