google.com, pub-1396855558734503, DIRECT, f08c47fec0942fa0 DINAS BINA MARGA DAN SUMBER DAYA AIR DALAM SOROTAN LEMBAGA SWADAYA MASYARAKAT? | π—£π—’π—¦π—§π—π—žπ—§.𝗖𝗒𝗠
mgid.com, 748800, DIRECT, d4c29acad76ce94f

DINAS BINA MARGA DAN SUMBER DAYA AIR DALAM SOROTAN LEMBAGA SWADAYA MASYARAKAT?

Asmudi ketua LSM KM

POSTJKT.COM / Tangerang Jum’at (24/10) Hampir Setiap Hari Disugukan Dengan Berita Keluhan Warga Terkait Jalan Rusak.Β  Asdiyanto apa Solusi…? Dari Dinas Bina Marga Dan Sumber Daya Air Kabupaten Tangerang?

Warga Kabupaten Tangerang, menolak untuk terus menjadi saksi bisu atas bobroknya tata kelola pemerintahan daerah, terutama di tubuh Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (BMSDA). Selama empat tahun terakhir, dari 2021 hingga 2024, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK RI) telah berulang kali menemukan berbagai penyimpangan dalam proyek jalan dan irigasi mulai dari ketidaksesuaian volume pekerjaan, mutu beton di bawah standar, hingga lemahnya pengawasan internal. Total nilai temuan mencapai Rp13,9 miliar, dan semua itu terjadi bukan sekali, tapi berulang kali, dengan pola yang sama.Ungkapnya, (As) Fakta ini tidak hanya menunjukkan ketidakefisienan birokrasi, tetapi juga menggambarkan kerusakan moral dan hilangnya tanggung jawab pejabat publik terhadap amanah rakyat.

Ironisnya, setiap tahun BPK memberi rekomendasi perbaikan, tetapi Dinas Bina Marga dan SDA tak pernah benar-benar berubah. Kesalahan terus diulang, laporan diperbaiki di atas kertas, namun praktik di lapangan tetap bobrok. Ini bukan lagi soal kelalaian teknis, melainkan soal mental pejabat yang sudah kebal terhadap kritik dan tidak lagi memiliki malu di hadapan rakyat. Pemerintahan yang seharusnya hadir untuk melayani justru menjadi mesin birokrasi yang kaku, tertutup, dan kehilangan arah.

Tidak berhenti di situ, publik juga diguncang oleh fakta pengurukan badan Sungai Kronjo-Muncung yang dilakukan oleh pihak swasta dengan dalih memiliki izin PKKPR. Kegiatan itu jelas-jelas melanggar hukum dan merusak lingkungan hidup, menutup aliran air dan mengubah fungsi ekologis sungai. Sementara Dinas yang bertugas menjaga sumber daya air justru diam tanpa tindakan. Tindakan ini adalah bukti pembiaran, pembiaran adalah bentuk pengkhianatan terhadap tanggung jawab. Ketika pejabat publik membiarkan sungai dikubur hidup-hidup atas nama proyek, maka sesungguhnya nurani mereka sudah ikut tertimbun bersama lumpur kekuasaan.

Sementara itu, mutu proyek jalan di berbagai wilayah Kabupaten Tangerang kian mempermalukan wajah pembangunan daerah. Banyak jalan baru yang sudah retak sebelum waktunya, berlubang setelah diguyur hujan, dan mengelupas seakan tak punya daya tahan. Padahal anggaran yang dikeluarkan mencapai miliaran rupiah dari uang rakyat. Ini bukan pembangunan, ini pengkhianatan terhadap kepercayaan publik. Dinas BMSDA jelas gagal memastikan standar mutu dan gagal menegakkan pengawasan teknis. Proyek dikerjakan seperti ritual rutin tahunan, cepat cair, cepat selesai, cepat rusak. Begitu seterusnya, tanpa perbaikan.

Lebih mencengangkan lagi, BPK juga mencatat adanya penyimpangan pertanggungjawaban belanja BBM dan pelumas senilai sekitar Rp690 juta. Data kendaraan tak sesuai, nota fiktif, dan bukti administrasi tidak lengkap. Bila untuk sekadar mencatat pembelian bahan bakar saja Dinas ini tidak bisa jujur, bagaimana mungkin masyarakat bisa mempercayakan miliaran rupiah untuk membangun jalan dan jembatan?

Sudah saatnya kita berbicara tanpa basa-basi bahwa Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kabupaten Tangerang Telah Gagal Total. Gagal menjaga uang rakyat. Gagal membangun dengan benar, Gagal menjaga lingkungan Dan di atas semuanya, gagal mempertahankan kepercayaan masyarakat. Ungkap ketua LSM (AS).

Tuntutan yang akan disampaikan dalam aksi 5 hari kedepan, sebagai berikut.

1. Mendesak Kepala Dinas Bina Marga Dan Sumber Daya Air Kabupaten Tangerang Agar Segera Mengundurkan Diri Dari Jabatannya Sekarang Juga.

2. Mendesak Kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Untuk Turun Tangan Mengusut Tuntas Dugaan Penyimpangan Proyek Dan Keuangan Di Bina Marga Dan Sumber Daya Air Kabupaten Tangerang.

Dalam pernyataannya sikap dalam waktu dekat, masyarakat akan melakukan aksi demonstrasi selama beberapa hari,dalam pesan singkatnya, media diundang ikut serta menyuarakan agar, Kabupa Tangerang bersih dari tindakan merugikan negara.

 

Tim Red. ( Bagian 1)

[otw_is sidebar=otw-sidebar-7]

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.